Masih segar di ingatan tentang kasus Ussy Sulistiawaty yang dibuat menangis akibat anak-anaknya dibully. Saat itu, Ussy mengunggah rasa kecewa dan kesedihannya karena kedua anak tertuanya, Amel dan Ara yang diserang warganet dengan kata-kata yang tidak seharusnya. Kedua anak Ussy itu diserang karena warganet merasa ‘kurang cocok’ jika disandingkan dengan dua anak Ussy yang lainnya. Padahal menurut Ussy sendiri, dia sama sekali tak membeda-bedakan keempat anaknya.

Rasanya nggak ada seorang pun yang ingin buah hatinya mendapat perlakuan yang menyakitkan. Apalagi di media sosial, di mana komentar pedas warganet akan selalu ada dan bisa kapan saja dibaca oleh anak-anaknya.

Atas tindakan tidak bertanggungjawab dari oknum-oknum ini, akhirnya Ussy melaporkan kasus perundungan anak-anaknya ke pihak berwajib

Ussy melaporkan kasus perundungan anak-anaknya via www.instagram.com

Advertisement

Kemarin, tepatnya tanggal 11 Desember 2018, Ussy Sulistiawaty melaporkan kasus perundungan yang menimpa anak-anaknya. Ussy yang didampingi kuasa hukumnya saat itu terlihat ingin sekali memberikan efek jera pada oknum-oknum yang merundung anak-anaknya melalui komentar di akun Instagramnya. Menurut kuasa hukum Ussy, terdapat lebih dari 10 akun Instagram yang saat ini sudah dilaporkan dan tengah diproses secara hukum.

Nggak hanya buka-bukaan soal pelaporan ini pada publik, tapi Ussy juga mengaku telah menceritakan apa yang terjadi pada anak-anaknya

Anak kecil memang memiliki psikis yang belum stabil. Maka dari itu kebanyakan orangtua berusaha melindungi mereka dari hal-hal yang dirasa bisa menganggu psikis dan perkembangan mereka. Makanya, tak jarang orangtua di luar sana menutupi sesuatu agar anaknya terhindar dari hal-hal yang mengganggu psikis mereka. Namun Ussy justru sebaliknya. Ia justru ingin anak-anaknya mengetahui kasus perundungan yang terjadi di Instagram ini. Ia tak mau anak-anaknya tahu diri mereka di-bully orang lain. Selain itu, dia juga ingin mendidik anak-anak mereka biar lebih kuat dan nggak takut pada keadaan yang nggak sesuai dengan keinginan mereka.

Advertisement

“Mereka memang tidak punya Instagram, tapi ada teman-teman mereka yang follow Instagram aku. Aku tidak ingin mereka tahu dari orang lain. Aku kasih tahu mereka beberapa yang sempat ter-capture. Kak, ada berita ini tentang kalian. Kenapa aku ngomong kayak gitu, karena aku ingin mereka kuat.”

Cara mendidik anak memang tergantung masing-masing orangtua. Namun cara Ussy mendidik anak-anaknya untuk tegar dan kuat ini, juara!

Cara mendidiknya juara! via www.instagram.com

“Kak pokoknya jangan drop. Ini jadi cambuk buat kalian dan tunjukkan ke orang-orang itu.”

Penggalan kalimat tersebut diungkapan Ussy Sulistiawaty setelah ia dan kedua anak tertuanya saling merangkul dan menangis tanpa kata. Seperti yang dilansir dari hasil konferensi persnya, Ussy berharap kasus ini menjadi cambuk bagi anak-anaknya agar bisa menjadi sosok yang lebih kuat ke depannya. Caranya mendidik anak seperti inilah yang bikin patut dilabeli juara. Sebab nggak banyak kan orang-orang yang membiarkan anak-anak mereka (apalagi yang masih di bawah umur) untuk tahu keadaan dunia yang sesungguhnya. Apalagi mereka merupakan anak dari publik figur yang sudah pasti setiap gerak geriknya menjadi bahan konsumsi umum.

Tantangan menghadapi hidup di zaman sekarang memang nggak main-main lagi. Apalagi bagi kamu yang hidupnya erat dengan dunia maya dan sosial media. Harus kuat mental dan bisa menguatkan orang-orang terdekatnya seperti yang dilakukan Ussy pada anak-anaknya ini. Pun bagi kamu yang ingin memberikan komentar, yuk ah pikirkan lagi (dan lagi) dampaknya bagi orang lain. Katanya pengguna smartphone, tapi kok malah nggak smart sih~

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya