Dalam sebuah hubungan seringkali intensitas pertemuan harus terjaga dengan baik. Tak jarang banyak pasangan yang rajin bertemu untuk bertatap muka selalu dan melihat secara langsung kondisi pujaan hati. Padahal untuk menciptakan hubungan yang harmonis tak harus sering bertemu dan apa-apa dilakukan bersama. Karena sebenarnya kisah kasih dua insan harus ada jarak – yang akan mewarnai hubungan sejenak.

Adanya jarak nggak hanya berlaku buat yang menjalani long distance relationship (LDR) saja, tapi juga yang satu kota pun perlu. Hal ini demi menjaga tali cinta yang telah terajut agar dapat bertahan selamanya. Sayangnya problematika yang kadang muncul akibat jarak yang terlalu membentang malah bikin kalian jadi memanas. Padahal hal itu bisa dihindari kalau kalian mampu menjaga keharmonisan hubungan. Apalagi dengan 6 alasan berikut ini kenapa setiap pasangan harus ada jarak – baik yang beda maupun satu kota, bikin kamu percaya akan hal itu.

1. Rasa bosan seringkali jadi pemicu masalah. Lebih baik bertemu 2 minggu sekali daripada setiap hari tapi bikin penat hati

kalian jadi bosan sendiri via sadloveqoute.blogspot.co.id

Intensitas pertemuan sangat berpengaruh terhadap keharmonisan hubungan kalian. Rasa ingin bertatap muka selalu membuncah, padahal setelahnya kamu dan dia jadi bosan sendiri. Jadwal rutin bertemu hampir setiap hari ternyata bisa jadi pemicu masalah kalian. Oleh karena itu, tak ada salahnya bertemu sekadarnya saja. Misalnya yang tadinya setiap hari jadi seminggu sekali atau dua miggu sekali. Bukankah lama tak bertemu akan buat perasaan kalian meluap-luap?

2. Kamu nggak mau memberikan kesempatan pada rindu untuk mendatangi hatimu? Tanpa rindu apalah arti sebuah hubungan

beri rindu kesempatan mendatangi kalian via www.mrporter.com

Advertisement

Rindu merupakan sesuatu yang sukses membuat hubungan penuh warna. Dengan adanya rindu perasaan kalian tak lagi statis dan hubungan nggak datar begitu saja. Rasanya sayang sekali jika tak memberikan kesempatan pada rindu untuk mendatangi kalian. Toh, demi hubungan yang makin hangat, mengapa tak mengumpulkan kerinduan sejenak agar saat bertemu nanti jadi tambah cinta dan sayang?

3. Kamu dan dia perlu menyelami dunia masing-masing. Ini demi hidup kalian di masa depan yang lebih baik

Kalian tentu ingin hubungan yang sedang dijalani bisa bertahan selamanya. Masa depan yang akan kamu dan dia genggam harus direncanakan dengan matang dari sekarang. Makanya, kalian perlu ada jarak agar bisa menjalankan kehidupan masing-masing karena banyak hal-hal yang belum dijamah. Dengan menyelami berbagai hal itu, kamu dan dia punya modal kuat untuk merajut hidup bersama ke depannya.

4. Dunia tak berisi hanya kalian saja. Para kerabat telah menunggu untuk bercengkrama lebih dekat

Keluarga, sahabat, dan teman-teman pasti rindu menghabiskan waktu denganmu. Awal-awal jadian bersamanya bikin kamu ke mana-mana selalu berdua dan nggak jarang mengesampingkan mereka. Misalnya saat ada acara keluarga atau reunian, kamu pilih jalan bareng pasangan. Oleh karena itu, kalian memang butuh jarak untuk merekatkan hubungan dengan para kerabat.

5. Kalian jadi punya cerita baru saat bertemu nanti. Pembicaraan kamu dan dia jadi lebih berwarna

Percaya deh kalau adanya jarak bikin kamu dan dia makin berwarna. Hal ini karena kalian disibukkan oleh urusan masing-masing yang cukup menyita waktu. Dengan begitu obrolan kamu dan dia nggak melulu tentang itu-itu saja. Banyak topik menarik yang bisa dijadikan bahan obrolan bersamanya dan bikin kalian makin hangat.

6. Hubungan kalian juga masih belum pasti. Daripada sulit melupakan, lebih baik ciptakan ruang sendiri

Daripada sulit melupakan via www.glamourmagazine.co.uk

Inginnya memang berlanjut hingga pelaminan dan setelahnya. Namun apa daya hal itu tak ada yang bisa memprediksinya. Makanya, jarak perlu terbentang untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Bukan mendoakan cepat putus, tapi ini demi kalian jika tak bersama lagi mudah melepaskan dan melupakan. Karena jarak mengajarkanmu untuk tetap mandiri, meski nanti dia memilih pergi.

Intensitas bertemu dan saling mengabari perlu dijaga sebaik mungkin. Tapi jangan sampai terlalu sering atau jarang berinteraksi yang menimbulkan masalah datang. Ini demi keharmonisan dalam hubungan yang tetap terjaga.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me