Rasa yang sudah kelewat nyaman dan kelewat sayang, sudah pasti bikin kamu jadi leluasa bergaya apa adanya di depan pacar. Namun, jangan jadikan hal tersebut alasan agar kamu bisa seenaknya memperlakukan kekasihmu. Ingat, kalau dia juga masih punya perasaan yang harus dihargai.

Walaupun sudah nyaman tapi tak saling menghargai, bagaimana hubungan kalian bisa berjalan awet? Bahkan kamu suka luput menyadari kalau hal kecil yang selama ini sering kamu lakukan dan jadi kebiasaan malah jadi krikil di dalam hubungan kalian berdua. lalu apa saja sih Kebiasaan kecil yang bikin hubungan kamu terancam tak harmonis? Baca baik-baik, biar bisa diminimalisir sekarang.

1. Waktu lagi teleponan dan pacarmu ngomong panjang lebar di sana, kamu dengerinnya malah sambil main game atau media sosial

Jadi nggak fokus telpon via Www.pexels.com

Advertisement

Saat waktu buat ketemu lagi susah disesuaikan, kamu dan pacar biasanya hanya bisa bertukar cerita lewat telepon atau video call. Itu adalah waktu kalian yang harusnya dihargai agar waktunya berkualitas, sebaiknya stop dulu aktivitas lain atau kalau masih sibuk dengan urusanmu, ya selesaikan dulu.

Baru setelah itu, mendengar ceritanya di telepon. Jangan sampai saat dia sedang cerita panjang lebar di telepon, kamu malah asyik scrolling media di sebrang sana. Malah bikin kamu nggak fokus dengerin dia dan akhirnya cuma “oh, iya”, “hmm”, “eh ngomong apa tadi?”, jadi nggak nyambung deh. Nggak enak lho diperlakukan seperti itu! Kalau memang sedang nggak mood buat teleponan, katakan saja. Daripada kamu dengerinnya setengah-setengah.

2. Kebiasaan phubbing kalau lagi sama pacar, jangan nunduk mulu ah. Hal itu bisa merusak keharmonisan kalian, lho

Jadi sibuk sendiri via Www.pexels.com

Phubbing ini istilah phone snubbing, kebiasaan asyik sendiri dengan handphone sampai terkadang melupakan kehadiran orang lain yang sedang bersamamu. Pasti pacarmu juga sebel kalau lagi quality time berdua tapi kamu malah sibuk dengan telepon genggammu. Mungkin entah membalas chat urusan kerjaan atau kepentingan lain, tapi tetep saja nggak bisa lama-lama bermesraan dengan ponselmu.

Advertisement

Kamu perlu menghargai keberadaan dia di depanmu jangan ponsel saja yang diliat. Kalau kamu sibuk dengan ponsel dan jadi nyuekin dia, dia pun jadi ikut-ikutan main handphone. Yah, dua-duanya jadi sibuk sendiri deh. Kapan ngobrolnya? Coba hentikan kebiasaan ini dengan mulai responsif terhadap keluh kesah pasangan dan mencoba memahami apa yang sedang dia rasakan.

3. Daripada selalu bilang “kamu tuh ya, nggak pernah ngertiin aku” mending diubah jadi “kita selesain baik-baik ya”

Jangan nuntut mulu ah via Www.pexels.com

Jangan cuma memuaskan keinginanmu sendiri, coba rubah kata “kamu tuh” jadi “kita”. Daripada terus-terus menghardik dia dengan segala macam keinganmu untuk terus dimengerti, kenapa tak sebaiknya kalian saling memahami? Kesampingan dahulu ego masing-masing dan lakukan kesepakatan untuk menguntungkan kedua belah pihak. Kurangi menuntut dan komplain, jangan sampai kamu merasa berkuasa dalam hubungan ini.

4. Jangan kebiasaan mengintrogasi berlebihan, pacarmu bukan maling. Dia juga bisa risih

Introgasi mulu kaya satpam via Www.pexels.com

“Kamu lagi di mana? Sama siapa? Cewek apa cowok? Pulang jam berapa? Pulang sama siapa? Sekarang lagi ngapain?”

Cuma mau main dengan teman-temannya saja dia harus menerima rentetan pertanyaan dulu dari kamu, terlalu banyak intrograsi dalam setiap kegiatannya malah akan membuatnya risih sendiri. Dia bukan pelaku kejahatan yang harus dirundung dengan berbagai macam pertanyaan saat dia sedang tidak bersamamu.

Hal itu hanya membuat gerak-geriknya seakan dibatasi dan pikiran negatifmu selalu muncul saat dia sedang bersama teman-temannya. Mungkin kamu bermaksud perhatian tapi kalau berlebih dan terus-menerus, dia pun nggak nyaman.

5. Kalau lagi berantem, harusnya ngomong langsung saja. Nggak perlu jadi sindir-sindiran di status

Mending diomongin baik-baik via Www.pexels.com

Biasanya hal ini kerap terjadi dengan perempuan, mereka ingin dimengerti tanpa mereka harus bilang dan cari perhatian dengan menyindir pacarnya di status media sosial. Kalau sudah ngaku mau serius sama pasangan, sebaiknya kamu hentikan hal kekanakan seperti itu, bukannya kembali baik-baik saja tapi masalah malah semakin tambah runyam.

Masalah pribadi kalian berdua memang seharusnya nggak perlu lah mengadu ke sosial media, yang tadinya hanya masalah berdua kemudian kamu koar-koar di sosial media jadi banyak orang yang tahu dan secara tidak langsung kamu itu sedang menggiring opini publik yang bukan-bukan tentang kalian berdua. Masalah yang ada harusnya dihadapi dengan komunikasi yang baik, jalan keluarnya pun pasti baik juga.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya