Curhat Playboy: Bukannya Berkelana Tanpa Arah tapi Kami Sibuk Mencari Sosok yang Disebut “Rumah”

curhat playboy

Mungkin banyak di antara kaum hawa yang langsung memincingkan mata. Apalagi yang udah pernah jadi salah satu korban dari ‘kenakalan’ para cowok playboy ini. Kadang kita gampang men-judge orang tanpa tahu bagaimana sudut pandang mereka. Sekali lagi kamu yang sentimen dengan golongan pria ini pasti bakal mengumpat dengan makian paling sarkastik.

Advertisement

Tapi… pernah ga sih kamu mencoba memahami sudut pandang mereka? Pernahkah terbesit dalam benakmu kenapa ya mereka begitu? Kenapa yah mereka mudah bilang sayang? Mudah gonta-ganti pacar? Dengan barisan para mantan yang ga kalah panjangnya, sepanjang antrian ABG yang mau nonton konser idolanya. Atau… kapan ya mereka taubat? Dari pada semakin banyak pertanyaan di kepala, langsung aja yuk, kita dengerin curhatan mereka para playboy

1. Pesonaku memang memikat, hingga membuat banyak wanita mudah dekat…

Photo by Helena Lopes from Pexels via www.pexels.com

Tampang mempesona, tajir, pintar merayu, dan royal sama cewek, udah jadi trademark kami. Satu lagi, bonus tambahan berupa kecerdasan. Itulah yang membuat banyak wanita terpikat. Status sosial yang ninggi, membuat kami dipuji sekaligus dicaci. Dicaci karena banyak wanita yang merasa kami memanfaatkan sederet kelebihan kami untuk menjerat wanita. Padahal, apa yang salah dari punya banyak teman dekat wanita?

2.Bukan salah kami jika mudah bilang sayang…

Mudah bilang suka ke banyak wanita...

Mudah bilang suka ke banyak wanita… via www.fanforum.com

Dekat dengan banyak wanita, membuat kami juga menyukai lebih dari satu wanita. Perkara bilang sayang juga bukan sesuatu yang sakral. Karena hanya ingin sekadar jujur dengan apa yang dirasa. Ini mungkin yang dibenci para wanita. Memang wajar jika mereka hanya ingin jadi satu-satunya. Satu-satunya yang diperlakukan spesial. Yang menjadi soal adalah kami suka pada banyak wanita. Suka sama cewek A yang rajin memberi perhatian. Suka sama cewek B yang notabene idola semua pria. Suka sama cewek C sang pendengar yang baik. Si D yang stylish, Si E yang tomboy tapi manis. Serta masih banyak lagi. Tanpa bermaksud menjadi egois, tapi kami ingin dekat dengan semuanya.

Advertisement

3. Kerap dicap hanya bisa berkomitmen seumur jagung…

Leonardo Dicaprio. termasuk aktor yang mudah bergonta-ganti pacar...

Leonardo Dicaprio. termasuk aktor yang mudah bergonta-ganti pacar… via meatgrinder.co

Kami juga kerap dicap pacaran seumur jagung. Karena terlalu sering bergonta-ganti pasangan dengan waktu yang singkat dan jeda yang dekat. Tindakan impulsif kami yang jelas dibenci kaum hawa. Bukan bermaksud mempermainkan, hanya saja… dari sekian banyak wanita yang dekat, belum ada seorang pun yang menyentuh titik nyaman di hati ini..

4. Akan tetapi, mengenal banyak wanita membuat kami belajar memahami karakter mereka

Mengenal banyak wanita, membuat kami paham karakter mereka...

Mengenal banyak wanita, membuat kami paham karakter mereka… via rebloggy.com

Berkesempatan mengenal banyak wanita, membuat kami paham karakter mereka. Bahwa banyak wanita hanya ingin diperhatikan dan dimanja. Terkadang sedikit kejutan di akhir pekan cukup membuat mereka berbunga-bunga. Karenanya kami dikenal royal dengan wanita. Kami tidak segan memberi kado mahal karena itu bagian dari cara kami untuk memanjakan kaum hawa.

5. Kami pun terkadang lelah dicap player dan ingin juga segera menemukan apa yang disebut orang: the one…

Kadang, kami pun merindukan sosok wanita itu. Hanya satu...

Kadang, kami pun merindukan sosok wanita itu. Hanya satu… via www.thetubdoc.com

Mendapat julukan player dari banyak orang, terkadang bikin kami lelah. Berkelana ke banyak hati tapi tak satu pun dari mereka yang membuat kami nyaman. Tuntutan untuk selalu dimengerti, dimanjakan, padahal hati ini juga butuh kasih sayang. Tidak sedikit dari kami yang terlihat ekstrovert, ternyata menyimpan luka di hati yang belum terobati. Dan belum ada seorang wanita pun yang mampu menyembuhkannya. Taukah kamu bahwa sesungguhnya kami ini butuh perhatian?

Advertisement

6. Suatu ketika hati ini berlabuh di satu-satunya yang mengena di hati

Jika tengah menemukan “rumah” untuk melabuhkan hati via depositphotos.com

Mungkin ini adalah jawaban dari pertanyaan tentang kapan cowok macam kami ini taubat? Ketika kami mengenal seorang wanita yang mampu menyentuh titik nyaman kami, di detik itulah kami akan melabuhkan hati kami seutuhnya padanya. Tanpa terbagi dengan yang lain. Sesosok wanita yang juga menerima kekurangan kami. Menerima masa lalu kami yang rebel. Tidak silau dengan segala kelebihan yang kami punya. Yang dengannya kami tidak perlu jadi orang lain…

Tanpa bermaksud untuk memaklumi ‘kenakalan’ mereka… Mungkin dengan mendengar curhatan para playboy/player… Kita jadi sedikit paham kenapa mereka sering gonta-ganti pacar. Ternyata mereka masih dalam proses mencari. Mencari yang paling pas di hati…

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Belum bisa move on dari Firasat-nya Dewi Dee.

Editor

Not that millennial in digital era.

CLOSE