Mungkin saat ini rasa yang kamu punya sedang membuncah dan gejolaknya begitu hebat. Sampai mempengaruhi isi duniamu, membuatnya seakan lebih berwarna. Nggak salah kalau itu semua terjadi padamu, itu tandanya dia memberikan pengaruh baik untuk hidupmu. Namun ada satu hal yang nggak boleh kamu lupakan, bahwa dia juga manusia yang hatinya bisa mudah dibalik-balikan oleh sang pencipta.

Bisa saja, seseorang yang membuatmu bahagia saat ini dan membuat semangatmu kembali berkobar akan menjadi seseorang yang akan kamu benci nantinya. Untuk itu, demi kesehatan jiwamu dan ketenangan hidupmu. Mencintailah dengan sewajarnya dan kadar yang tepat, 6 hal ini yang jadi alasan.

1.Kamu ataupun dia butuh ruang gerak, agar kalian tetap bisa berkembang dan nggak melulu memikirkan urusan cinta

Kamu dan dia butuh ruang via Www.pexels.com

Advertisement

Aroma cinta diudara sering kali membuatmu kehilangan kendali dan sulit melihat kenyataan bahwa sesuatu hal selalu punya baik dan buruknya, begitu juga perihal jatuh cinta. Cintamu memang sedang hangat-hangatnya dan seakan dia hanya boleh bersamamu, sebelum hal itu malah meracuni hubungan dan membuat kalian berdua malah nggak berkembang karena persoalan asmara.

Lebih baik kamu mulai sadar untuk mencintai sewajarnya, agar kalian nggak saling terikat sesak satu sama lain. Toh usia kalian juga masih segar untuk melakukan hal-hal produktif ketimbang hanya fokus pada urusan percintaanmu.

2. Cinta dalam kadar berlebihan malah akan membuatmu menjelma menjadi pribadi yang egois dan posesif

Bisa jadi orang yang egois via Www.pexels.com

Cinta yang berlebihan semakin membuatmu ingin memilikinya, hampir nggak ada bedanya dengan obsesi. Setiap dia pergi kamu harus tau, setiap apapun yang ingin dia lakukan juga harus seizinmu.

Advertisement

Sadarkah kamu? Bahwa perlahan kamu menjelma menjadi seseorang yang posesif. Bahkan nggak jarang kamu terlalu egois, selalu ingin dimengerti dan selalu ingin dituruti apapun yang kamu inginkan. Saat mencintai dengan sewajarnya, kamu pun bisa jadi lebih adil dan menghargai perasaannya juga.

3. Hubungan yang dibangun dengan pondasi rasa percaya tak akan mudah goyah karena rasa curiga

Saling percaya via Www.pexels.com

Saat dia sedang berkumpul dengan teman-temannya saja pun kamu masih menaruh curiga, padahal sebelum ada kamu dihidupnya mereka lebih dulu menemani hari-hari kekasihmu sekarang lho. Curiga adalah bentuk ketidakpercayaanmu pada pasangan, rasa curiga lahir karena rasa takut kehilangan sebab mencintai dengan kadar yang lebih dari sewajarnya itu lah kamu selalu dipenuhi rasa curiga. Cemburu memang tanda cinta, tapi saat kamu mencintai dengan sewajarnya dan punya pondasi rasa percaya dalam hubungan, kecemburuan itu dengan sendiri bisa cepat diatasi dan nggak jadi persoalan besar.

4. Mencintai berlebihan membuatmu sibuk memikirkan kebahagiaannya, sampai lupa bahwa kamu juga butuh itu

Jangan lupa bahagia juga via Www.pexels.com

Mencintai itu butuh saling mengisi dan melengkapi tanpa kamu melupakan apa yang jadi kebutuhanmu saat kamu terlalu mencintai seseorang itu. Mencintai itu memang seharusnya memberi tanpa pamrih. Bukan bermaksud menagih balasan, namun kalau dia juga mencintaimu dia pun nggak akan lupa dengan kebahagiaanmu. Saat mencintai dengan sewajarnya, kamu nggak hanya mementingkan kebahagiaannya tapi juga bisa menyeimbangkan apa yang jadi kebahagiaanmu

5. Lagipula kamu masih punya masa depan yang harus diperjuangkan, jadi cinta seadanya perlu biar dirimu pun fokus mengembangkan karir sesuai impian

Perjuangkan juga masa depan via Www.pexels.com

Mencintai sewajarnya itu bisa memberikan ketenangan, kamu nggak terlalu takut kehilangan karena kamu percaya dia pun nggak akan meninggalkanmu kalau dia memang sayang, kalau dia meninggalkanmu pun kamu nggak terlalu larut dalam kesedihan karena kamu bisa mengambil hikmah dari semua yang terjadi bahwa Tuhan sedang menjauhkanmu dari orang yang tak tepat.

Nggak pernah ada yang namanya terlalu repot dalam mencintai di kamusmu. Kamu bisa menjalaninya dengan sederhana dan bisa tetap fokus pada masa depan tanpa terlalu sibuk khawatir kehilangan dia. Karena mencintai dengan sewajarnya bisa membuatmu menyeimbangkan antara hubungan dan karir.

6. Lebih baik mencintai dengan kadar yang pas namun pasti, daripada mencintai berlebihan namun cepat lekang oleh waktu

Mencintai dengan porsi yang pas via Www.pexels.com

Ada ungkapan yang mengatakan, cintailah seseorang cukup dengan seujung kuku, karena walau dipotong ia akan tumbuh lagi. Begitu memang cara mencintai sewajarnya, tak usah berlebih-lebihan karena semakin dalam kamu mencintai semakin dalam pula lukanya nanti.

Dia juga manusia yang punya kesalahan, yang mungkin bisa melukaimu sewaktu-waktu. Kadar cinta memang tak pasti, tapi setidaknya kamu juga perlu mawas dalam mencintai seseorang. Justru cinta yang terlalu penuh malah akan menjadi terlalu menyesakan bagimu.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya