Menjadi pasangan berarti menjadikan satu sama lain sebagai orang spesial. Memasukannya dalam prioritas, meski tidak harus di poin pertama. Pun siap menjadi sosok yang diandalkan saat dibutuhkan. Menjadi pasangan, sudah sewajarnya saling ada untuk satu sama lain. Karenanya, seringkali hal-hal baik dan romantis yang dilakukan pasangan dianggap sebagai kewajiban. Sehingga ungkapan terima kasih tidak lagi diperlukan.

Padahal ada banyak cara untuk menunjukkan kasih sayang. Ada yang secara tegas mengucap “I love you” minimal sehari sekali. Ada pula yang menunjukkannya dengan berbagai tindakan, salah satunya adalah ucapan terima kasih. Untuk kamu yang khawatir karena pacarmu tak pernah bilang “I love you”, tak perlu cemas ataupun insecure. Kamu beruntung bila dia selalu mengucapkan terima kasih untuk hal-hal di bawah ini.

1. Atas hal-hal kecil yang kamu lakukan. Sesederhana mengiriminya makanan saat dia terlalu sibuk untuk makan siang

kirim makan siang via www.pexels.com

Advertisement

“Hai, beb. Aku kirim sesuatu yaa. Udah aku beliin, awas kalau sampai nggak kemakan! :)”

Apa yang terlalu istimewa dari mengirimi pacar makan siang? Mungkin yang sering melakukannya akan dibilang romantis, sedang yang tak pernah melakukannya dibilang cuek dan nggak perhatian. Namun, di balik kesederhanaan makan siang yang dia kirimkan ada perhatian, yaitu supaya dia nggak lupa makan meski sedang banyak pekerjaan.

2. Telah mengingatkannya untuk tetap berjuang, saat dia terlalu lelah untuk melanjutkan langkah

mengingatkan untuk terus berjalan via www.123rf.com

“Ini belum final kok. Jangan nyerah dulu ya, sayang lho…”

Advertisement

Ada kalanya hari terasa begitu berat. Ada banyak hal yang meleset dari ekspektasi. Saat dibetulkan, justru semakin berantakan. Lantas, pikiran untuk menyerah pun muncul di kepalanya. Namun, kamu ingatkan dia untuk terus melangkah dan berusaha sedikit lagi. Karena mungkin tujuannya sudah lebih dekat beberapa langkah dari sebelumnya. Dia yang berterima kasih atas hal ini mengerti bahwa kamu tidak membiarkannya sendiri.

3. Telah memberikan waktumu untuk mendengarkannya saat dia butuh bercerita. Meski kadang saranmu tak berarti apa-apa

beri waktu untuk mendengarnya bercerita via pixabay.com

“Maaf aku nggak bisa ngasih saran, karena aku belum pernah ngalamin juga. Kalau jadi kamu mungkin aku juga bakal galau…”

Waktu adalah hal yang berharga bagi setiap orang. Waktu tak bisa dibeli, apalagi dikembalikan. Karenanya waktu yang kamu berikan pun wajib dihargai. Mendengarkannya bercerita, mengungkapkan resah, dan bahkan mengutuk takdir yang terasa salah. Barangkali kamu tak bisa memberikan saran yang istimewa, sebab kamu bukan orang paling bijaksana. Namun, bila dia berterima kasih padamu karena ada di sana saat dia butuh teman bicara, keberadaanmu berarti signifikan padanya.

4. Atas setiap pujian tulus yang kamu lontarkan padanya. Meski dia tahu itu hanya untuk membesarkan hatinya

pujian via www.pexels.com

“Ya dia emang ganteng sih. Tapi belum tentu bisa bikin nyaman kayak kamu ‘kan?”

Memberi pujian dengan tujuan membesarkan hati mungkin biasa dilakukan. Bukannya berbohong, namun kamu peka bahwa dia sedang butuh ditenangkan. Apalagi saat krisis percaya diri melanda. Mungkin dia tahu kamu hanya sekadar bermanis kata. Namun, dia menghargaimu dengan rasa terima kasih. Sebab dalam hatinya sendiri dia tahu bahwa kamu tak peduli bagaimanapun dia.  Sebab hatimu telanjur nyaman bersamanya.

5. Atas maaf yang dia kamu berikan saat dia melakukan kekeliruan. Dan kesempatan untuk belajar dari kesalahan

memberi kesempatan via www.123rf.com

Well, setidaknya kamu udah ngerti salahmu di mana…”

Setiap orang memang pernah melakukan kesalahan. Itu juga yang membuat manusia istimewa dan layak dicintai dengan segala kekurangannya. Namun, bukan berarti memberi maaf itu bisa digampangkan. Ada hati yang sempat terluka, dan barangkali perasaan yang tersinggung. Memberikan maaf itu juga butuh usaha yang besar, apalagi memberi kesempatan. Jadi, bila dia berterima kasih atas kesempatan yang kamu berikan, itu artinya tidak hanya dia mengakui kesalahan, melainkan juga tidak menganggapmu sebagai gampangan.

6. Atas setiap bantuan yang kamu berikan padanya. Karena dia tak lantas menganggap itu kewajiban meski kalian pasangan

memberi bantuan meski kecil via www.123rf.com

“Katanya kamu pulang malam hari ini? Aku jemput aja ya, daripada kehabisan kereta kamu nanti.”

Mudah untuk merasa bahwa bantuan yang kamu berikan itu kewajiban. Mudah juga untuk berpikir bila kamu tidak melakukannya, berarti perasaanmu pelu diragukan. Namun, dia mengerti bahwa membantunya itu bukan sebuah kewajiban selama hubungan kalian belum disahkan. Kamu dan dia tetap bertanggung jawab atas kepentingan masing-masing. Karenanya, dia mengucapkan terima kasih atas hal-hal yang kamu lakukan. Sekecil apa pun itu.

7. Pastinya berterima kasih atas keberadaanmu dalam hidupnya. Itu semanis-manisnya ungkapan rasa meski tak ada kata cinta

berterima kasih atas kehadiranmu via pixabay.com

“Makasih yaa udah hadir dalam hidupku selama ini…”

Kata “I love you” mungkin romantis dan bertabur gula. Mendengarnya bikin hati berbunga-bunga. Lalu kamu khawatir saat pacarmu jarang sekali mengucapkannya. Padahal “I love you” itu hanya salah satu kalimat cinta saja lo. Berterima kasih atas kehadiranmu dalam hidupnya juga tak kalah manis. Sebab itu berarti dia bersyukur atas perkenalan dan kebersamaan kalian, dan keberadaanmu dalam hidupnya memberi warna yang berbeda.

Mengucapkan “terima kasih” mungkin terkesan sederhana. Meskipun demikian, ada apresiasi besar di baliknya. Hal itu menandakan dia menghargai segala hal yang kamu lakukan untuknya, sekecil apa pun itu. Sakit juga ‘kan kalau hal yang kita lakukan tidak dihargai? Jadi, tak perlu mencari yang lebih sempurna, sebab dia sudah tahu bagaimana menghargaimu sebagai pasangan dan manusia. Pun, rasa terima kasih bisa mengungkapkan kasih sayang. Sebab mengungkapkan perasaan tak melulu harus mengandung kata cinta yang penuh gula.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya