Waspada, ini Bukan Merupakan Bentuk Kasih Sayang, Tapi Toxic!

Segera hindari sederet sikap ini agar kamu tidak lagi menjalani hubungan yang toxic

Menjelang Hari Valentine, kamu pasti ingin memberikan kado spesial sebagai bentuk kasih sayangmu terhadap pasangan ataupun orang yang kamu kasihi. Selain memberikan barang impian pasanganmu, ada banyak cara mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayang untuk orang terkasih. Mulai dari perhatian, pengertian, saling support, dan lain sebagainya.

Advertisement

Cinta ditandai dengan rasa saling percaya hingga memberikan dukungan satu sama lain untuk meraih tujuan hidup masing-masing. Maka, selain kamu mempersembahkan kado spesial, ada baiknya kamu juga mengevaluasi cara kamu menyayangi pasanganmu. Siapa tahu selama ini kamu justru memberikan bentuk kasih sayang yang salah dan menjebaknya dalam hubungan yang toxic. Ini dia sederet sikap yang bukan merupakan bentuk kasih sayang yang sebaiknya tidak kamu lakukan pada pasanganmu.

Ciptakan bentuk kasih sayang dan hubungan sehat

1. Selalu memaksa dia untuk terus memberikan kabar kepadamu dalam keadaan sibuk sekalipun

Memang benar kalau menjaga komunikasi adalah salah satu kunci langgengnya sebuah hubungan. Menjalin hubungan dengan komunikasi yang dua arah akan memunculkan sikap saling pengertian antara satu sama lain serta menghindari ego yang tinggi satu sama lain.

Namun, perlu juga diingat bahwa komunikasi yang berkualitaslah yang berperan penting dalam menjaga keharmonisan sebuah hubungan. Jika kamu adalah sosok yang kerap kali memaksa dia (pasanganmu) untuk terus memberikan kabar padamu tanpa kamu peduli tentang apa yang sedang dia lakukan, itu bukanlah sebuah bentuk kasih sayang dan pengertian.

Advertisement

Adapun hal yang kamu lakukan itu adalah bentuk obsesimu terhadap pasanganmu, yang mana kamu menuntutnya untuk selalu menuruti kemauanmu secara egois.

Baca artikel seputar pengalaman toxic relationship: Terjebak Toxic Relationship 5 Tahun, Penyintas Ini Menata Hidup hingga Sukses

Advertisement

2. Selain kabar, kerap memaksa untuk menemui kapanpun dia mau juga bukan merupakan bentuk kasih sayang

Salah satu contoh kasih sayang yang bisa kamu berikan pada pasanganmu adalah waktu untuk quality time bersama. Kamu bisa menghabiskan waktu berdua untuk berbagi cerita sehari-hari yang mana juga menjadi wujud rasa perhatian dan kepedulianmu pada pasanganmu.

Namun, kamu juga perlu tahu bahwa memaksakan kehendakmu agar dia menemuimu di waktu yang kamu inginkan tanpa memedulikan kesibukannya saat itu juga bukan bentuk dari kasih sayang, lo.

Apalagi kamu malah marah jika keinginanmu tidak dituruti olehnya. Hal ini justru membuatmu terlihat sangat egois.

3. Cemburu yang berlebihan hingga mengatur dengan siapa dia boleh berteman

Jika kamu mulai mengatur kehidupan pribadinya hingga mengatur dengan siapa dia boleh berteman, itu tandanya bukan bentuk kasih sayang ya guys, melainkan kamu terobsesi dengan pasanganmu.

Apalagi kamu hanya memperbolehkannya berteman dengan orang-orang yang kamu suka saja, atau bahkan jika dia ingin sekadar nongkrong saja harus mendapatkan izin darimu. Jelas-jelas bahwa hal itu sudah terlalu berlebihan.

Karena cinta dan kasih sayang itu harus diwujudkan dengan rasa percaya dan memberikannya waktu bergaul dengan teman-temannya. Tak hanya itu, sekedar membiarkannya menikmati waktu dengan dunianya sendiri juga merupakan hal penting.

Dengan kamu memberikan waktu me time untuknya, maka kamu akan terlihat perhatian dan peduli akan dirinya.

4. Selalu ingin dimengerti, tetapi tidak mau mengerti keadaannya

Sebagai pasangan kekasih, mewujudkan rasa pengertian dengan memahami kondisi satu sama lain dalam kondisi apa pun juga jadi bentuk kasih sayang yang harus ditanam. Namun, jika kamu tidak melakukan hal ini dan justru selalu ingin dimengerti tanpa kamu mau mengerti dia, itu artinya kamu tidak memberikan kasih sayang untuk pasanganmu.

Jika kamu justru tidak lagi memiliki sikap toleransi dan tidak ada lagi kemauan untuk memahami kondisi pasanganmu, itu artinya kamu membawa pasanganmu ke dalam hubungan yang toxic. 

5. Terlalu berlebihan mengontrol privasinya

Bicara soal privasi dalam hubungan, biasanya yang kerap kali menjadi masalah adalah soal boleh dan tidaknya kamu membuka ponsel pasanganmu. Biasanya masalah soal privasi juga berkaitan kurangnya pemahaman soal rahasia dan privasi.

Jika rahasia adalah keadaan di mana seseorang sengaja menyembunyikan sesuatu yang biasanya akan berdampak negatif, sedangkan privasi adalah keadaan di mana saat seseorang menginginkan untuk bebas dari pengamatan atau gangguan orang lain.

Untuk itu, lebih baik sebelum kamu ingin mengetahui isi ponsel pasanganmu, sebaiknya kamu meminta izin terlebih dahulu. Hargai ruang privasinya, karena dia juga sudah mengorbankan banyak waktunya untuk bersamamu.

Nah, itu tadi sederet contoh sikap-sikap yang selama ini mungkin kamu kira adalah bentuk kasih sayang. Namun, faktanya jika hal itu kamu lakukan secara berlebihan hanya untuk menuruti egomu, maka akan mendefinisikanmu sebagai pasangan yang egois dan membawa pasanganmu menjalani hubungan yang toxic.

Untuk itu, yuk evaluasi caramu menyanyangi orang terkasih ataupun pasanganmu selama ini di bulan kasih sayang ini, ya! Jangan sampai malah menyulut konflik dan berdampak buruk pada hubunganmu.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE