Dalam keseharian, bermacam hewan dari yang kecil hingga yang besar memang seringkali kita jumpai. Bahkan, tidak jarang bermacam jenis serangga sering mampir ke dalam rumah.

Sebagian orang mempunyai rasa jijik, namun sebagian orang juga tidak ada masalah ketika beberapa jenis serangga mampir ke rumah. Serangga sendiri adalah salah satu family hewan yang mempunyai ciri bagian tubuh yang berbuku-buku alias mempunyai ruas-ruas yang terstruktur rapi. Serangga sendiri pun, ada yang cuma bisa merayap dan ada yang mempunyai kemampuan untuk terbang. Bahkan, seringkali cara merayap dan terbang mereka pun memiliki arah yang tidak beraturan alias random, yang mirip arah pergerakan emak-emak naik motor matic di jalan raya ah, sudahlah tidak usah disebutkan pasti kalian juga paham. Fenomena seperti ini seringkali mengganggu sebagian orang dalam hal kenyamanan di dalam ruangan atau rumah. Sangat tidak nyaman sepertinya di waktu-waktu santai, tiba-tiba serangga yang masuk ke dalam baju atau merayap di bagian tertentu tubuhmu.

Kebanyakan yang tidak merasa nyaman dengan kehadiran beberapa jenis serangga di dalam ruangan adalah para perempuan. Namun sebagian laki-laki juga mempunyai rasa risih, takut, ataupun jijik saat melihatnya.

1. Kecoa

Kecoa terbang

Kecoa terbang via https://www.google.com.ua

Serangga satu ini adalah salah satu jenis serangga yang aktif di malam hari. Bahkan serangga ini terkesan jorok karena biasa tinggal di tempat-tempat kotor seperti lubang selokan ataupun tempat sampah. Serangga berwarna coklat tua dengan antena panjang yang ada di area kepalanya ini juga mempunyai kemampuan terbang dengan sayapnya. Baik saat merayap ataupun terbang, serangga dengan nama ilmiah Blattodea ini mempunyai arah yang tidak beraturan. Pada saat merayap, antena panjang yang berada di kepalanya berfungsi untuk mendeteksi getaran, sedangkan saat terbang kecoa adalah salah satu serangga yang tidak mempunyai penglihatan yang jelas.

2. Kumbang

kumbang badak

kumbang badak via https://www.google.com.ua

Selanjutnya ada jenis serangga yang identik dengan warna hitam pada bagian tubuhnya dan juga bagian tubuh dan kaki yang berbuku-buku. Kumbang sendiri juga memiliki beberapa jenis yang berbeda. Ada yang berukuran besar, dan ada yang berukuran kecil. Biasanya, mereka tinggal di semak-semak, di dalam hutan, kebun, lahan gambut atau area persawahan. Tapi ketika serangga dengan nama ilmiah coleopteran ini masuk ke rumah, arah terbang mereka juga tidak terarah sama sekali. Tidak jarang kumbang sering menabrak tembok saat sedang terbang di dalam rumah, karena penglihatan mereka juga tidak terlalu baik saat pagi atau malam hari.

3. Lalat

Advertisement

Tidak hanya berukuran kecil, lalat juga ada yang mempunyai ukuran sebesar kerikil kecil seperti jenis lalat hijau. Tertariknya lalat ke dalam rumah biasanya karena mereka tertarik dengan bau buah-buahan, sisa makanan, ataupun bau sampah yang menyengat di dalam rumah. Kebanyakan lalat juga lebih menyukai sesuatu yang bersifat basah dan jorok. Dan hewan dengan nama latin Lucilia Sericata ini juga salah satu jenis serangga yang tidak menentu arah terbangnya.

4. Tawon

Serangga dengan nama ilmiah Anthophila penghasil madu ini memang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Selain bentuk rumahnya yang unik, tawon yang hidup berkoloni juga punya ratu lebah, sebagai pimpinan tertinggi dan lebah pekerja sebagai pengabdi setianya yang selalu pulang membawa sari madu dari sejumlah bunga yang mempunyai benang sari. Di balik itu semua, lebah juga punya senjata andalan berupa sengat yang mampu membuat bengkak dan rasa seperti terbakar bagi korban yang menerima sengatannya. Tawon masih satu family dengan lebah, meskipun berbeda soal ukuran tubuhnya. Karena kemampuan terbang dan penglihatan tawon tidak sebaik jika berada di dalam ruangan, seringkali serangga ini juga sering terbang dengan arah tak beraturan sampai terbentur tembok dan kaca jendela, dengan keadaan yang tetap sehat walafiat.

5. Capung

Serangga yang menjadi inspirasi pembuatan teknologi helikopter ini juga salah satu serangga yang tidak beraturan saat sedang terbang di dalam ruangan. Kedua bola mata yang besar dan cukup unik, sayap pipih lebar dan ekor panjang adalah ciri khas serangga bernama ilmiah Anisoptera satu ini. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari serangga satu ini sering jadi buronan anak-anak kecil di musim kemarau. Habitat serangga ini biasa terlihat di area sungai, rawa, padang rumput, ataupun area persawahan. Sayangnya. populasi capung makin terkikis dengan banyaknya area persawahan yang dibuka untuk lahan perumahan atau pabrik, dan semakin banyak sungai-sungai yang tercemar limbah pabrik dan sampah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya