Hai sahabat-sahabat yang demen shopping online, kaya saya ini. Lagian siapa sih yang nggak ketagihan belanja online, orang kita bisa milih barang sambil terlentang, berdiri, duduk atau sambil eek mungkin, ups. Terus klik-klik barangnya nyampe di depan mata. Tapi, nggak menutup kemungkinan juga hari sial melanda pecinta online shopping. Seperti saya sendiri ini demen shopping online juga pernah ketipu. Kemudian dari musibah yang menimpa saya itu, saya nggak pengen ada lagi orang yang jadi korban, pengennya sih saya kasi tau apa nama onlineshop-nya tapi, nggak mungkinlah yaw, jadi saya berbagi tips aja ‘apa aja yang perlu diperhatikan saat berbelanja online’ yuk cap cus uraian berikut

1. Jangan ragu untuk stalking

Sebelum membeli barang dari sebuah onlineshop, budayakan untuk stalking terlebih dahulu. Jangan asal comot, gara-gara gambarnya menarik, penawarannya terlihat menjajanjikan, harganya miring atau apalah. Cek-cek terlebih dahulu, lalu apa aja perlu dicek? Lanjut ke nomor berikutnya.

2. Perhatikan gambar yang diunggah

cek postingan gambar

cek postingan gambar via https://www.google.com

Advertisement

Memang bagian jeli pada gambar ini agak sulit ya, karena tidak semua orang perhatian atau sedikitnya hafal-lah dengan gambar-gambar postingan di berbagai onlineshop. Kerap-kerap,si akun pembohong ini mencuri gambar-gambar dari produk yang diincarnya. Jadi pas lagi stalking nih, sambil ingat-ingat ya pernah lihat gambar yang dipost atau tidak sebelumnya.

3. Jumlah follower bukan jaminan

jumlah follower

jumlah follower via https://www.google.com

Tau sendirilah gaes, sekarang follower mah bisa dibeli. Kalau produk yang ditawarkan memang produk brand di kalangan masyarakat mungkin maklum-maklum sajalah kalau followernya triliunan tapi, kalau produk yang ditawarkan adalah produk yang belum terlalu famous kayaknya impossible deh kalau followernya sampe triliunan gitu. Seandainya memang akun bohongan bisalah ya, yang agak  logis.

4. Perhatikan jumlah perbandingan followers, likes dan comment

perbandingan jumlah follower, liker dan comment

perbandingan jumlah follower, liker dan comment via https://www.google.com

Kebanyakan onlineshop mengira bahwa dengan jumlah follower yang mega banyak akan menarik pembeli tapi, logikanya saja dengan jumlah follower yang triliunan likernya 20 aja nggak genep, kan ya lucu. Mungkin perbandingan ini bisa menjadi pertimbangan.

5. Peran testimoni sangatlah penting

Pengaruh testimoni

Pengaruh testimoni via https://www.google.com

Advertisement

Teliti bagian testimonial ini dengan lebih cermat lagi, biasanya real onlineshop memiliki ciri khusus seperti memberikan watermark pada gambar atau tulisan-tulisan berjalan pada video mereka. Sedangkan akun bohongan akan menghapus watermark kemudian diganti dengan nama akun bohongan itu sendiri. Jadilah lebih detektif ya.

6. Checklist seberapa berani akun onlineshop mempublikasi dirinya

Akun shop bohongan

Akun shop bohongan via https://www.google.com

Onlineshop yang disitu memang benar adanya, mereka akan menampilkan alamat yang lengkap, berani memberi jaminan pertanggung jawaban atas barang dan ada juga yang sampai memposting identitas diri dan keluarga terdekat. Ya, karena onlineshop itu memang benar adanya jadi mereka nggak takut mempublikasi diri.

7. Cermati cara pelayanannya

Pelayanan dalam onlineshop

Pelayanan dalam onlineshop via https://www.google.com

Dalam pelayanan, akun bohongan sering terlihat lebih menggebu-gebu mempengaruhi kita untuk segera men-transfer uang. Beda dengan real account yang mana mereka lebih sabar dalam melayani pembeli karena, mereka memang sudah siap lahir batin saat mendirikan onlineshop.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya