Usia memang tidak menjamin tingkat kedewasaan seseorang. Hal tersebut bisa tampak jelas melihat bagaimana cara seseorang bersikap ketika di hadapkan pada suatu masalah, apalagi yang berhubungan dengan perasaan dan cinta. Wah, untuk topik satu ini nih, yang usia sepuh sekalipun tetap bisa dag... dig... dug..., duerrr..., jenis kelamin juga tak membedakan. Siapa bilang hanya perempuan yang selalu gampang baper? Laki-laki pun bisa langsung pucat pasi juga kok tiap kali hubungan asmaranya dilanda badai cinta yang silih berganti. Badai-badai cinta itu bisa muncul dengan berbagai macam tingkat keseriusannya dengan pertanda beberapa kalimat yang tersirat, tersurat maupun terucap. Jadi, apa saja kalimat-kalimat itu? Yuk kita cari tahu tujuh kalimat keramat dalam berpacaran berikut ini dan cara menyikapinya!

1. Tadi habis dari mana?

Kalimat ini sebenarnya bukan asli niatnya mau bertanya tapi lebih merujuk pada 'sindiran' dan 'pengakuan'. Sindiran, artinya menanyakan kenapa kamu hilang seharian dari jangkauan pacar kamu. Ini contohnya: "kamu ngapain aja? Di SMS nggak bales, di telponin nggak di angkat. Susah banget hubungin kamu!" Satu hal yang perlu kamu sadari, jangan mengeluh jika pacar berbuat seperti itu. Itu tandanya dia perhatian. Bukannya pacar sok-sok bertindak seperti Pak RT yang wajib lapor, tapi seharusnya kamu yang sadar diri bahwa kamu sudah bukan single lagi yang bebas ke mana aja tanpa gangguan. Ada seseorang yang butuh kamu beri tahu tentang keadaan kamu selain keluarga, yaitu pacar kamu, calon pendamping hidup kamu. Pacar kamu aja khawatir sampai segitunya, masak kamu cuek bebek? Tar diputusin baru deh nyari-nyari!

Pengakuan, artinya mungkin kamu ketahuan bohong. Pacar kamu tahu apa yang kamu lakuin masih bisa atau sempat kok kasih kabar, terus kenapa pesan-pesan singkat dan telepon darinya di cuekkan begitu saja? Terus menghindar kayak pacar itu sosok yang nelponin kamu gegara mau nawarin kartu kredit. Hei, katanya cinta, tapi giliran di cari kok malah berasa jijik? Seandainya benar kamu berbohong, cepat-cepat deh diselesaikan baik-baik, ngaku aja. Hati pacar kamu akan luluh jika kejujuran telah buka suara. Karena jujur salah satu dasar penting dalam sebuah komitmen. Kalau nggak bisa, lebih baik berpikir ulang tentang hubungan kalian, jangan sampai cuma buang-buang waktu. Kalian berdua akan sama-sama rugi.

2. Aku nggak apa-apa

Advertisement

Banyak orang bilang kalimat ini adalah kalimat khas perempuan yang katanya ingin di mengerti, tapi beberapa laki-laki pasti ada juga yang berbuat hal sama ketika dirundung perasaan jengkel. Buat kamu semua yang baca ini, aku saranin jangan deh pakai cara-cara drama queen kayak begini. Selain memperkeruh suasana, bisa-bisa kalian stres sendiri karena setiap ada masalah nggak mau diungkapkan terus disimpan dalam hati. Sedangkan pacar kalian udah cukup dengan sekali tanya, kalau nggak mau jawab ya udah, urusan kamu. Nah! Gawat kan.

Sebagai manusia, kita diciptakan punya mulut untuk berbicara, jadi pergunakanlah sesuai fungsinya. Jangan di anggurin doang. Pakai begayaan semua baik-baik saja terus main tebak-tebakan, emang pacar kamu itu paranormal/cenanyang/suhu/orang pintar yang bisa baca hati dan pikiran kamu? Kamu bisa bertindak demikian jika pacar kamu Edward Cullen yang bisa baca pikiran, suka-suka kamu deh mau mengucapkan kalimat "aku nggak apa-apa." sampai beribu-ribu kali pun juga nggak masalah. Komunikasi yang baik adalah salah satu kunci hubungan agar bisa awet.

3. Yang aku butuhin itu perhatian kamu, waktu kamu

Menjadi pacar dari seseorang memang selalu diserang penyakit 'egois', bahkan terhadap anggota keluarga sang pacar sekalipun. Inginnya selalu berdua tanpa ada yang mengganggu. Wajar kok! Namanya juga cinta ya kan? Tapi perlu kamu ingat, pacar kamu manusia biasa, yang butuh mengerjakan banyak hal, yang butuh bercengkerama dengan banyak orang selain kamu. Apalagi kalau kamu dapat pacar yang sangat peduli akan karirnya, wah… kamu mesti bisa tanggung konsekuensinya. Dia pasti punya segudang aktivitas dan banyak relasi yang butuh kehadiran dirinya.

Memang sih, sebagai pacar, kamu perlu perhatian dan biar pun dirinya 'sangat sibuk' tetap saja ada yang namanya 'prioritas' bukan? Selain keluarga, memang sosok pacar harusnya jadi prioritas berikutnya. Jadi, mau sesibuk apapun, harusnya kamu tetap mengingat akan hal-hal penting kamu dan si dia, misalnya: tanggal jadian, hari ulang tahun dia, acara penting yang akan dihadirinya yang memang butuh kamu untuk mendampingi, dan lain-lain. Dan satu lagi yang nggak boleh ketinggalan, ketika kamu sadar bahwa kamu sibuk, sesekali carilah waktu barang sehari saja yang bisa mengajaknya untuk quality time. Dengan begitu, pacar kamu pasti akan bisa mengerti juga dengan apa yang sedang kamu kerjakan.

4. Kamu berubah

Sering dengar kalimat ini? Jangankan dalam hubungan berpacaran, dalam pertemanan pun kita juga sudah bisa menjumpai kalimat tersebut yang ditujukan pada kita bukan? Untuk menghadapinya, kita harus 'mawas diri'. Artinya, jangan selalu menyalahkan orang lain, terutama orang yang berubah. Coba kita renungkan diri sendiri dulu sebelum berucap. Jangan-jangan, yang berubah itu karena kitanya yang sudah membuat dia berubah. Memang sudah kebiasaan manusia, selalu menunjukkan kesalahan orang lain tapi lupa akan kesalahan sendiri, tapi kebiasaan itu bisa diubah kok, asal kamu mau merubahnya. Yang penting niat.

Perhatikan perasaan pacar kamu yang kamu katai 'berubah', jika ternyata memang kamu adalah penyebab dirinya berubah, bukan memperbaiki malah keadaan jadi makin semrawut. Nggak mau kan? Berlatih untuk mawas diri saja, jangan bilang susah, coba dulu dan terapkan. Lama-lama pasti terbiasa.

5. Sebaiknya kita 'break' dulu

Poin pertama sampai ke empat badai cinta kecil, mulai poin ke lima ini hingga poin ke tujuh barulah badai cinta dahsyat, 'keramat'. Kamu wajib menaruh perhatian penuh ya biar nggak menyesal kedepannya.

'Break' adalah istilah rehat sejenak dalam berpacaran. Jika memang hal ini dibutuhkan, kenapa tidak? Masing-masing dari kalian mungkin memang butuh introspeksi diri agar masalah tidak semakin besar dan berakhir dengan keputusan yang dilandasi amarah sesaat. Jika pacar meminta break, jangan dulu emosi. Itu justru tandanya dia masih sayang. Kalau nggak sayang putus aja langsung. Emang sih pas dengernya hati nyesek banget, tapi kalau memang harus begitu mau gimana lagi. Selesai break mungkin masing-masing dari kalian sudah bisa menyelesaikan semuanya dengan kepala dingin dan siapa tahu ada rindu mengikuti. Balikan deh!

6. Ada yang mau aku omongin

Ilustrasi via https://i0.wp.com

Kalimat ini yang paling ditunggu-tunggu pas masa PDKT, tapi yang paling bisa juga bikin mati kutu pas masa pacaran. Karena, jika diucapkan pas masa pacaran, udah pasti deh biasanya…., biasanya…, biasanya lho ya, itu minta putus alias the end.

Kalau emang begitu, dengarkan saja uneg-uneg pacar sampai tuntas. Jika kamu masih sayang, berikan pembelaan tapi ingat, tetap harus dengan cara baik-baik. Rayu-rayu dikit bolehlah. Selanjutnya, biar nasib menentukan. Yang penting udah usaha biar nggak nyesel.

Tapi buat perempuan, kalau pacar kamu ngomong kayak begini pas hubungan kalian baik-baik saja, jangan khawatir. Bisa saja bukannya minta putus, pacar kamu malah mau ngelamar. Sengaja bikin kejutan gitu, karena kalau udah mulai "ada yang mau aku omongin" itu perasaannya langsung tiba-tiba nggak enak ya? Haha…

7. Kayaknya, kita lebih cocok temenan aja

KERAMAT sudah.

Begitu kalimat di poin tujuh ini terucap, itu tandanya sudah bukan telur di ujung tanduk lagi guys, tapi telur udah terjun bebas masuk ke kawah sampai matang!

Kecil kemungkinan kamu dan pacar bisa balikan. Entah kamunya yang banyak bikin kesalahan, entah memang kalian nggak cocok atau paling parah sih ya…, pacar kamu sudah ada target lain. Apapun kemungkinan yang bikin pacar kamu mutusin kamu, tanyakan pada diri sendiri saja, kamu masih sayang nggak sama pacar kamu? Kalau masih, ya kejar lagi. Kalau nggak, ya sudah, mungkin dengan perpisahan ini akan jadi jalan terbaik untuk kalian berdua. Stay strong! Dunia nggak akan kiamat cuma gara-gara kamu jomblo! Masih ada keluarga, teman dan relasi lain yang bisa mewarnai hidup kamu kok. Tentunya, juga pekerjaan kamu yang akan membuatmu makin berharga karena bisa mengukir prestasi. Jomblo berkualitas, siapa takut?

Intinya, dalam setiap hubungan manusia pasti ada yang namanya masalah dan kamu tidak bisa selalu menghindar. Yang perlu kamu lakukan adalah hadapi dan selesaikan. Semakin cepat semakin baik karena menunda adalah 'pembodohan diri' apalagi kabur. Jadilah manusia bertanggungjawab.

Kamu dan pacar hanya butuh saling mengerti. Jangan gegabah dengan melakukan tindakan-tidakan 'lebay', itu terlalu berlebihan dan membuatmu tampak kekanakan.


Jika suatu saat satu di antara kalian mulai merasa lelah, ingat bagaimana perjuangan hingga berhasil menjalin hubungan.