"Girls, ke mall yuk!"

"nggak ah, skripsi belum kelar nih".

"santai aja, kan masih ada hari esok, punya aku juga belum kelar kok".

"iya juga sih, yaudah yuk kita ke mall!"

 

setiap kali mau ngerjain skripsi ada aja cobaan yang datang menghantui dan yang lebih parahnya lagi kata "iya-iya aja" selalu dilontarkan tanpa pikir panjang. inilah saat-saat dimana kegalauan itu terjadi :

 

 

 

1. antara revisi tak terhingga dari dosen dan jalan-jalan

*dalam hati* : " pokoknya bentar kalo udah sampe di rumah harus direvisi lagi skripsinya biar kelar".

*di rumah*  : "tidur bentar ah, revisinya dikerjain setelah bangun tidur aja".

*setelah bangun tidur* : "mandi dulu deh, biar segar".

*setelah mandi ada yang ngajak* : 

"Girls, ka mall yuk!"

"nggak ah, skripsi belum kelar nih".

"santai aja, kan masih ada hari esok, punya aku juga belum kelar kok".

"iya juga sih, yaudah yuk kita ke mall!"

*dalam hati* revisinya bentar aja setelah pulang dari mall. dan kenyataannya setelah pulang, capek dan tidur.

2. disaat dosen marah-marah

*dalam hati* : "nggak boleh nyerah, perjuangan baru dimulai dari sekarang. maju terus pantang mundur".

 

_keesokan harinya saat ditanya teman_ "mau konsultasi skripsi lagi ya?"

dengan cepatnya kamu ngejawab : "nggak ah, nanti aja deh. dosennya lagi galak, takut disambar lagi".

3. ketika tidak ada jam kuliah

"horee, besok nggak ada kuliah. lumayan, bisa ke perpus ngerjain revisi yang segudang".

 

keesokan harinya ....

 

"besok aja deh, masih ngantuk".

4. ketika ada teman yang hampir selesai skripsinya dan ada juga teman-teman yang belum ngapa-ngapain

"pokoknya mulai besok harus kejar target, harus selesai skripsinya! dia aja bisa, masa aku nggak?"

 

esok harinya ....

 

"nanti aja deh selesaikan skripsinya, toh masih banyak yang belum selesai!"

 

5. ketika saudara atau teman menawarkan film atau drama korea terbaru

buka laptop "kerja skripsi dulu ah". setelah buka laptop nggak sengaja liat folder new films, tidak perlu waktu semenit untuk mengkliknya "coba diliat-liat dulu deh filmnya, 1 episode doang setelah itu baru deh skripsian".

alhasil, 1 episode sampai episode terakhir tidak ada yang terlewatkan.

 

(sesungguhnya ini cobaan paling terberat)

6. ketika dosen pergi keluar kota

"seandainya, skripsi diselesaikan lebih awal"

 

mulai merenungi nasib

7. ketika pertanyaan dari orang tua dan si "Dia" mulai bermunculan : "skripsinya udah sampai mana?"

sesungguhnya, ini kegalauan level tertinggi dari mahasiswi semester akhir, disuatu sisi orang tua sudah mulai menunggu hari kelulusan itu datang dan kesuksesanpun ikut menghampiri. disisi lain, ada si "dia" yang dengan setia menunggu kelulusanmu agar memulai masa depan yang lebih cerah bersama-sama. dari situ kamunya baru sadar kalau sudah tertinggal sangat jauh dan baru ingin melangkah lagi ke depan.

 

jangan sampai 7 moment inijadi milikmu mahasiswi semester akhir! yang harus kalian ingat! 1 menit yang kamu sia-siakan ada 1000 harapan dan doa yang selalu dipanjatkan oleh orang tuamu. dan 1 episode sebuah film atau drama korea tidak akan seindah moment dimana kamu menggandeng orang tua dan si "dia" saat memakai toga nanti. tetap semangat dan jangan malas lagi ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya