Menikah bukanlah perkara yang mudah lho, guys! Banyak yang harus dipertimbangkan sebelum menyatukan dua insan yang berbeda. Memang benar ketika masih pacaran kamu harus bisa mengenal pasangan kamu lebih jauh sebelum memutuskan untuk bersamanya, menghabiskan sisa napas bersamanya, membesarkan anak sampai nanti berambut putih. Masing-masing individu tersebut pasti memiliki banyak perbedaan juga yang perlu kamu pertimbangkan bersamanya. Yups, menikah bukan sekedar biaya saja yang dipikirkan. Coba kamu pahami beberapa pertanyaan berikut ini dan coba tanyakan padanya agar kamu tahu makna nikah yang sesungguhnya dan memahami tentang hidup bersama!

1. Apa yang membuatmu bahagia menikah denganku?

Menikah

Menikah via http://askmen.com

Yap! Pertanyaan ini yang wajib kamu tanyakan pada dirimu sendiri dan pasanganmu. Cermati dari kata "apa yang membuatmu bahagia", pertanyaan yang tepat untuk mendapatkan alasan mengapa kamu memilihnya dan mengapa dia memilihmu. Apakah karena uang? Jabatan? Hidup yang layak? atau karena cinta dan kemapanannya? Atau karena kamu tak bisa napas kalau tanpa dia? hehehe lebay ah.

2. Kira-kira nanti jika punya tabungan ingin untuk membeli apa?

Advertisement

Bukan bermaksud untuk menjebak ya, pertanyaan ini hanya ingin mengetahu keinginan doi ingin menabung untuk hal apa. Apakah untuk kepentingan bersama (baik jangka pendek atau jangka panjang), untuk orang dekatnya (orang tua), atau untuk hobinya. Pertanyaan ini sebetulnya sering sekali dibahas pada forum luar negeri tentang seberapa pentingnya tabungan untuk pasangan sehingga bisa memprediksi keuangan di masa depan.

3. Bagaimana hubunganmu dengan ibu atau saudaramu?

Hubungan Keluarga

Hubungan Keluarga via http://image.google.com

Ketika kamu ingin memutuskan untuk menikah, setidaknya kamu mengetahui sedikit tentang hal pribadi pasanganmu. Selain itu ada hal lain yang bisa kamu ketahui tentang pertanyaan tersebut yaitu bahwa seorang pria akan memperlakukan wanitanya sebagaimana ia memperlakukan ibu atau kakak perempuannya.

4. Apakah kamu sudah rela meninggalkan mereka yang pernah kamu cinta untuk menikah denganku?

Relationship

Relationship via http://lifehack.org

Memang agak menegangkan sih jika tanya tentang mantan. Namun ada baiknya tetap kamu ajukan bahwa apakah dia benar-benar sudah ikhlas lahir batin meninggalkan orang yang pernah dia cinta sebelumnya untuk menikah denganmu. Jadi hubungan seriusmu memang benar-benar didasari dari lubuk hatinya yang paling dalam.

5. Bila aku sakit dan membutuhkan biaya diluar batas kita, lalu bagaimana?

Advertisement

Memang sulit sih menjawab pertanyaan seperti itu, semua tahu bahwa ketika sakit butuh biaya yang lebih pasti akan susah menemukan jalan keluarnya. Entah nanti siapa yang diutamakan dan siapa yang akan dikorbankan. Walau hanya sebatas pertanyaan, coba pahami makna di dalamnya jika dia atau kamu dalam posisi yang sakit.

6. Kamu ingin punya anak berapa, siapkah kita untuk mengurusnya?

Ini pertanyaan yang wajib kamu tanyakan, rencanakan ingin memiliki berapa anak dan bagaimana cara mengurusnya. Banyak pertanyaan sebelum menikah yang menyangkut soal buah hati. Kesungguhan hatinya akan menjawab pertanyaanmu tersebut!

7. Apakah kita berdua akan sama-sama menjadi working parent?

Working Parent

Working Parent via http://mumsthatwork.com

Pertanyaan serius selanjutnya adalah ini. Kamu bisa menentukan apakah nanti kamu berdua bekerja semua atau ada yang mengalah. Jika memang keadaan yang tidak memungkinkan sedangkan kamu belum memiliki anak, tidak ada salahnya untuk membantu keuangan suami.

8. Bagaimanakah dengan hobimu jika kita sudah menikah?

Semua orang memiliki hobi, namun jika sudah menikah tentu tidak memiliki waktu sebebas sebelumnya. Ini yang perlu kamu tanyakan padanya, bagaimana dia mengatur hobinya agar tidak mengganggu waktu bersamamu yang lainnya. Setelah menikah nanti memang perlu memberikan waktu khusus yang bisa diberikan untuknya dan untukmu.

9. Berapa kali dalam sebulan kita akan menjenguk orang tua?

Kamu memang memiliki kewajiban sendiri mengurus rumah tanggamu sendiri, namun alangkah baiknya untuk tetap menjenguk orang tua. Baik dari orang tuamu atau orang tuanya dia, baik kamu dulu pernah bermasalah dengan orang tuanya atau juga sebaliknya. Mereka yang sudah melahirkan, berusaha membesarkan, sampai kamu menjadi sosok yang sekarang ini.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya