Kesuksesan film Bohemian Rhapsody sebagai biopic dari band rock papan atas, Queen, bak roket yang meluncur dengan kecepatan tinggi. Tak hanya berhasil memunculkan “demam” Queen dan Freddy Mercury di kalangan masyarakat umum, film ini juga dinilai mampu membawa nama aktor dan aktris yang bermain di dalamnya muncul ke permukaan, sebut saja Rami Malek, Roger Taylor, Joe Mazzello, dan Gwilym Lee.

Dengan kemampuan akting yang ciamik dan aksi-aksi yang apik, keempatnya berhasil membawa penonton serasa kembali ke era 80-an, di saat Queen berada di masa kejayaannya.

Namun, tak hanya Bohemian Rhapsody, industry film Hollywood rupanya masih memiliki segudang film-film non-fiksi yang tak hanya spektakuler dalam segi cerita, namun juga memiliki nilai-nilai moral yang mungkin mampu menjawab banyak pertanyaan di dalam lika-liku kehidupan.

Dari jutaan film tersebut, berikut 5 film yang berangkat dari kisah nyata perjuangan hidup tokoh-tokoh hebat yang dijamin akan membuat kamu berlinang air mata.

1. Only The Brave (2017)

Film biografi yang disutradarai oleh Joseph Kosinski dan lahir dari produser Bonaventura ini mengangkat sebuah kisah nyata perjuangan tim khusus pemadam kebakaran hutan The Granite Mountain Hotshots di kota Prescott, Arizona.

Advertisement

Bercerita seputar kejadian Yarnell Hill Fire, salah satu peristiwa kebakaran hutan paling mematikan sepanjang sejarah Amerika Serikat pada 28 Juni 2013 yang menewaskan hampir seluruh anggota dari tim The Granite Mountain Hotshots dan hanya menyisakan 1 orang, yakni Brendan McDonough yang pada waktu itu kebetulan tidak diturunkan ke lapangan karena mengalami cidera akibat gigitan ular derik.

Film ini sarat dengan intrik dan konflik di dalam kehidupan manusia, masalah keluarga, pasangan hidup, keuangan, juga berisi nilai-nilai moral seperti keberanian, pengorbanan, kerja sama tim, dan yang paling penting nilai persabahatan dan kekeluargaan.

Film ini cocok untuk ditonton bersama rekan sekerja ataupun bersama seluruh anggota keluarga. Siap-siap bercucuran air mata, karena film ini sama sekali tidak main-main dalam mengambil sudut pandang cerita yang dinilai sukses membuat penonton berlinang air mata.

2. Danish Girl (2015)

Danish Girl cuplikan

Danish Girl cuplikan via https://www.sbs.com.au

Advertisement

Mengambil setting tahun 1920-an di Kota Copenhagen, Denmark. Film ini berangkat dari kisah nyata kehidupan pasangan pelukis Lili Elbe (sebelumnya Einar Wegener) dan Gerda Wegener.

Bermain di dalam masalah krisis identitas seorang Einar Wegener yang lahir sebagai pria namun memiliki hasrat untuk menjadi wanita, ia lalu dikenal sebagai manusia pertama yang mengikuti prosedur pergantian kelamin pria menjadi wanita.

Diperankan oleh Eddie Redmayne sebagai Lili Elbe dan Alicia Vikander sebagai Gerda Wegener, film ini membawa suatu warna baru di dalam dunia perfileman dengan kisahnya yang kontroversial tapi juga menyentuh.

Anda juga akan menemukan banyak nilai-nilai kehidupan dari berbagai sudut pandang yang tidak akan cukup bila ditonton sekali.

3. The Theory Of Everything (2014)

Siapa yang tidak kenal si jenius Stephen Hawking ? Seorang fisikawan teoretis, ahli kosmologi, pengarang, dan direktur penelitian di Universitas Cambridge yang tidak hanya populer karena otaknya yang cemerlang tapi juga kisah hidupnya yang penuh perjuangan dan pengorbanan.

Film ini menyajikan kisah hidup seorang Stephen Hawking dari masa kuliahnya sebagai seorang mahasiswa antrofisika di Universitas Cambridge, kisah cintanya dengan Jane Wilde, hingga pada kemunculan penyakit ALS yang harus membatasi gerak dan kemampuan tubuhnya.

Berdasarkan buku berjudul Travelling to Infinity: My Life with Stephen karya Jane Wilde Hawking –mantan istri Stephen Hawking sendiri, film ini tidak hanya membawa kronologi kisah hidup sang kosmologis, tetapi juga berisi nilai-nilai moral, sindiran, dan kritik untuk melihat sisi terang di dalam kehidupan yang gelap sekalipun.

Eddie Redmayne yang didapuk untuk memerankan Stephen Hawking dinilai sukses memancing emosi penonton lewat kemampuan aktingnya yang mumpuni. Film ini sukses meraih lebih dari 10 piala dari berbagai kategori selama periode tahun 2014 sampai 2015.

4. Sully (2016)

Sully cuplikan

Sully cuplikan via https://www.google.com

Film bergenre drama garapan sutradara Clint Estwood ini menampilkan aktor kawakan Amerika Serikat, Tom Hanks yang berperan sebagai kapten Chesley “Sully” Sullenberger. Pilot US Airways yang berhasil melakukan pendaratan darurat di Sungai Hudson, New York, pendaratan yang hampir mustahil dilakukan oleh pilot paling terlatih sekalipun.

Meskipun berhasil menyelamatkan seluruh penumpang pesawat dan dielukan sebagai pahlawan oleh media dan masyarakat, Sully mengalami gangguan pasca trauma dan harus menelan pil pahit karena aksi heroik nya diragukan oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat.

Ia berulang kali melewati uji coba, wawancara, peradilan, dan konferensi pers demi membuktikan bahwa apa yang ia lakukan adalah benar. Cobalah fokus pada setiap kalimat-kalimat pada film ini, terutama yang diucapkan oleh kapten Sully.

Sosoknya yang luar biasa menginspirasi banyak orang, bahkan sampai hari ini, ucapan terima kasih tak henti-hentinya mengalir dari sanak saudara, teman, dan khususnya penumpang pesawat Airbus A320 yang berhasil ia selamatkan dari maut.

5. 127 Hours

Menceritakan kisah nyata Aron Ralston, seorang pendaki gunung yang harus terjebak di jurang sempit selama kurang lebih 127 jam akibat tangan kanannya terhimpit sebuah batu besar dan hancur pada pendakiannya di Blue John Canyon tahun 2003.

Selama berhari-hari, Ralston harus bertahan hidup dengan persediaan makanan dan minuman yang seadanya, mencoba berbagai cara yang menyakitkan untuk lepas dari himpitan batu sambil memohon kepada keajaiban untuk datang segera dan menyelamatkan hidupnya.

Film yang berdurasi 1 jam 34 menit ini menampilkan perjuangan dan pengorbanan yang harus ia lakukan lewat adegan-adegan yang menyayat hati dan menguras air mata.

Diperankan oleh James Franco sebagai Aron Ralston, film ini dijamin akan membuat anda bergidik ngeri, berdecak kagum, dan benar-benar merasakan berada di posisinya, terhimpit di antara jurang sempit dengan tangan kanan yang hancur dan suara yang hampir habis akibat teriakan-teriakan miris meminta pertolongan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya