Tidak dipungkiri, minuman adalah salah satu kebutuhan kebanyakan orang setiap harinya. Selain sebagai pelepas dahaga, ada beberapa alasan mengapa orang membutuhkan suatu jenis minuman.

Ketika mengantuk misalnya, umumnya orang akan meminum kopi baik dalam keadaan panas atau dingin sesuai dengan selera masing – masing. Atau ketika seseorang ingin sekedar mengganjal perut, minuman seperti susu atau minuman bersereal lah yang menjadi pilihan. Tapi untuk minuman jenis es, minuman ini adalah jenis minuman yang paling sering di konsumsi. Lagipula banyak varian minuman sachet yang dijual di warung – warung kopi, pedagang kaki lima, pedagang asongan yang biasanya menjajakan minumannya di acara – acara tertentu.

Walaupun selalu menyegarkan di tenggorokan, ada praktek – praktek kecurangan yang dilakukan para penjual demi meraup untung sebanyak – banyaknya. Dan tentunya dengan prinsip ekonomi, dimana sebisa mungkin biaya produksi harus dipangkas seminim mungkin dan sebaliknya keuntungan yang diraup haruslah melimpah. Prinsip yang baik memang, namun jika tidak menghiraukan kepercayaan dan kesehatan konsumen yang membeli minuman yang mereka jual ini bukanlah cara berdagang yang benar.

Berikut ini macam kecurangan yang biasa dilakukan para penjual minuman kemasan.

1. Memanfaatkan besarnya ukuran es batu

http://adelietamoet.blogspot.com

http://adelietamoet.blogspot.com via http://adelietamoet.blogspot.com

Es batu adalah komponen utama dimana minuman es dari produk minuman kemasan yang biasa dijual. Sekarang ini jenis es batu ada dua macam, es kristal dan es batu yang sedari dulu berasal dari es balok yang dipotong menjadi beberapa bagian kecil. Mungkin sebagian dari kamu juga tidak asing, biasanya yang dilapisi kulit jerami, dengan tujuan agar balok esnya tidak cepat mencair.

Advertisement

Dan jenis kecurangan yang pertama ini, biasanya si penjual minuman es akan memberi takaran air lebih sedikit daripada ukuran es yang lebih besar hampir memenuhi setengah gelasnya. Dengan cara ini, alhasil minuman es dalam gelas pun terlihat penuh, seolah si penjual benar – benar mengisikan air minum setara dengan ukuran gelas yang digunakan. Jika beberapa kali sedot saja saja air dalam gelas langsung surut saat kamu meminumnya dengan sedotan, bisa dipastikan si penjual menggunakan salah satu praktik kecurangan ini. Ya setidaknya kamu harus bisa membedakan antara kejanggalan dengan kondisi kamu yang sedang haus – hausnya. Gimana – gimana kamu tetep bayar kan ?

2. Menggunakan air keran

Demi memangkas modal yang dianggarkan bisa seminim mungkin, terkadang ada penjual minuman es dari produk minuman kemasan yang menggunakan jenis air yang jauh dari kata higienis. Semisal dari air keran atau air selokan yang disaring terlebih dulu. Bahkan di Jakarta waktu itu sempat ditemukan pengakuan seorang pedagang asongan yang menggunakan air selokan yang sebelumnya disaring dulu digunakan untuk campuran minuman es yang ia jual.

Pengakuan ini dikatakan setelah sang penjual diinterogasi oleh para anggota satpol PP yang bertugas setelah mendapat banyak keluhan sakit perut dari para konsumen yang membeli minumannya. Untuk itu lebih hati – hati jika membeli minuman diluar, walaupun tidak semua penjual berlaku curang tapi kemungkinan oknum – oknum penjual minuman yang tidak bertanggung jawab pasti selalu ada. Ada baiknya kalau memang sudah terlanjur membeli dan kamu merasakan keluhan sakit perut atau pusing, jangan membeli di tempat yang sama untuk kedua kalinya.

3. Es batu yang berasal dari air keran

http://www.indahmudah.com

http://www.indahmudah.com via http://www.indahmudah.com

Advertisement

Salah satu komponen yang bisa membuat suatu minuman di dalam gelas seketika terasa dingin ini faktanya juga bisa membahayakan kesehatan seseorang. Dan salah satu faktor yang menyebabkannya adalah dari jenis air apa yang digunakan untuk pembuatan es batu ini. Biasanya yang beresiko adalah es balok. Sedangkan es kristal adalah jenis es batu yang dikenal paling higienis dan aman untuk dikonsumsi karena proses pembuatannya juga menggunakan air mineral.

Perlu kamu ketahui jika kamu tiba – tiba batuk setelah meminum minuman es yang kamu pesan di pedagang kaki lima, tempat makan, pedagang asongan, warung kopi atau bahkan cafe ada kemungkinan es batu yang digunakan berasal dari air kran. Mungkin efek ringannya adalah batuk atau flu, namun jika kamu mengkonsumsinya secara berkelanjutan bukan tidak mungkin efek tidak sehatnya akan berdampak pada organ – organ dalam tubuhmu yang lain.

4. Masih menjajakan stok yang sudah kadaluarsa

http://goukm.id

http://goukm.id via http://goukm.id

Hati – hati dengan praktik kecurangan yang satu ini, demi memangkas modal yang mereka anggarkan ada oknum penjual minuman es dari produk minuman kemasan yang tega kepada para konsumennya. Salah satunya adalah ketidak jujuran si penjual dengan mencampurkan produk minuman kemasan yang sudah kadaluarsa ke dalam minuman es yang kamu pesan. Biasanya rasanya sedikit agak masam dan umumnya lidah orang akan peka dengan rasa air yang mereka minum.

Masalahnya ketika para konsumen memilih produk minuman kemasan yang biasa digantung di area meja si penjual, para konsumen tidak bisa melihat kapan tanggal kadaluarsa dari produk minuman kemasan tersebut. Kalaupun si penjual mempersilahkanmu untuk memeriksanya, periksalah pada tulisan best before atau exp date atau kependekan dari expired date yang berarti tanggal kadaluarsanya. Pastikan bulan dan tahun yang tertera masih dalam masa yang aman untuk kamu konsumsi

.Hati – hati dengan praktik kecurangan yang satu ini, demi memangkas modal yang mereka anggarkan ada oknum penjual minuman es dari produk minuman kemasan yang tega kepada para konsumennya. Salah satunya adalah ketidak jujuran si penjual dengan mencampurkan produk minuman kemasan yang sudah kadaluarsa ke dalam minuman es yang kamu pesan. Biasanya rasanya sedikit agak masam dan umumnya lidah orang akan peka dengan rasa air yang mereka minum.

Masalahnya ketika para konsumen memilih produk minuman kemasan yang biasa digantung di area meja si penjual, para konsumen tidak bisa melihat kapan tanggal kadaluarsa dari produk minuman kemasan tersebut. Kalaupun si penjual mempersilahkanmu untuk memeriksanya, periksalah pada tulisan best before atau exp date atau kependekan dari expired date yang berarti tanggal kadaluarsanya. Pastikan bulan dan tahun yang tertera masih dalam masa yang aman untuk kamu konsumsi.

5. Menggunakan produk minuman instan yang tidak sama dengan menu yang tertera

www.additudemag.com

www.additudemag.com via https://www.google.com.ua

Ada juga praktik nakal para oknum penjual minuman hangat ataupun dingin di sebuah kedai, warung kopi, maupun café. Semisal, di menu tertera “Kopi Medan” tapi cita rasa minuman kopi yang disajikan mirip dengan salah satu produk kopi hitam lokal yang biasa dijual di toko kelontong ataupun minimarket. Para penikmat kopi yang sudah tahu betul akan cita rasa khas berbagai biji kopi hitam nusantara dari berbagai daerah penghasil biji kopi di Indonesia tidak bisa tertipu dengan kecurangan yang dilakukan si penjual.

Tujuannya tidak lain adalah untuk menghemat anggaran modal, karena satu karung biji kopi maupun dalam bentuk bubuk asli dari berbagai daerah penghasil biji kopi di Indonesia dibanderol dengan harga yang tidak murah per kilonya. Tapi hal ini sebanding, untuk menghargai dan memberi apresiasi tersendiri bahwa Indonesia adalah negara yang kaya dengan cita rasa biji kopi nusantaranya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya