Sejak lebih 100 tahun yang lalu, studi telah menemukan bahwa musik memiliki kaitan kuat dengan perilaku, emosi dan moralitas seseorang. Generasi saat ini harus lebih hati-hati dalam mengonsumsi musik yang masuk melalui telinga mereka. Misalnya saja dalam menyikapi musik yang menyuarakan kenakalan masa muda yang dianggap ‘wajar’.

Ditambah lagi munculnya karya musik anak bangsa yang begitu berani menggunakan kata-kata kasar dan tampilan yang kerap mengandung konten seksualitas. Kenyataannya, karya musik seperti ini bukan sebatas hitungan jari, melainkan jumlahnya melimpah ruah dan dapat dikonsumsi tanpa secara gratis oleh mereka yang memiliki koneksi internet pada perangkat digitalnya.

1. Aksi Bunuh Diri

Aksi Bunuh Diri

Aksi Bunuh Diri via http://www.supportisp.org

Studi dari Journal of the American Academy of Child and Adolescent Psychiatry menemukan bahwa musik dapat diasosiasikan sebagai salah satu penyebab bunuh diri pada sebagian remaja. Tidak hanya itu, para peneliti menambahkan bahwa efek lain yang timbul dari musik yang didengar oleh para remaja dapat menimbulkan depresi, self-harm, dan tindakan kriminal. Kira-kira jenis musik apa ya yang membuat remaja dapat bersikap seperti ini?

2. Disorientasi Seksual

Media Defense Gov

Media Defense Gov via https://media.defense.gov

Berdasarkan penelitian dari University of California, musik dinilai dapat menjadi salah satu penyebab disorientasi seksual pada remaja. Studi sebelumnya juga melaporkan bahwa adanya indikasi pengaruh music video terhadap praktik seks dini. Sehingga, pengaruh visual maupun literal dari musik secara bersama-sama memiliki peran serius dalam membentuk pola perilaku para remaja.

3. Konsumsi Alkohol Berlebihan

All Truck Jobs

All Truck Jobs via https://www.alltruckjobs.com

Advertisement

Dilaporkan juga oleh American Academy of Pediatrics bahwa penggunaan alkohol pada remaja disebabkan karena pengaruh video musik yang didengarkan oleh mereka. Memang, terlepas dari pro kontra konsumsi alkohol pada hidup kita, penggunaan alkohol yang terlalu banyak memiliki dampak adiktif yang tidak baik bagi otak dan kesehatan (termasuk kanker, kardiovaskular, dan organ reproduksi).

Ditemukan bahwa video musik yang menggunakan elemen alkohol dalam presentasinya mampu mempengaruhi kebiasaan ini pada remaja.

4. Bagaimana ke Depan?

Bayangkan apa yang bisa terjadi apabila perkembangan musik moderen saat ini terus mengarah ke beberapa gejala negatif di atas. Lama-lama, dikhawatirkan akan muncul ke permukaan efek destruktif yang dapat menjangkit generasi muda apabila mereka tidak jeli mengonsumsi lagu-lagu yang mereka dengarkan. Berkaca dari fenomena ini, maka kita tidak bisa tinggal diam dalam menghadapi perkembangan musik saat ini yang berpotensi merusak moral bangsa.

Advertisement

Sesungguhnya, perlu ada usaha proaktif terutama dari pelaku di industri musik dalam membentuk mental model bangsa. Dengan kata lain, harus ada agenda konkrit yang bisa dicapai dalam waktu ke depan di industri musik Indonesia. Salah satu alternatifnya adalah bersuara melalui pertunjukan musik di berbagai wilayah di Indonesia yang kerap didatangi ratusan bahkan ribuan orang dalam setiap pertunjukan yang ada.

5. Apa yang Dapat Kita Lakukan?

Beberapa tahun terakhir, kita melihat bahwa Indonesia selalu ramai dengan festival musik semacam Java Jazz Festival, Djakarta Warehouse Project, dan Synchronizefest. Ini menunjukkan bahwa animo masyarakat terhadap pertunjukkan musik masih sangat tinggi, tidak hanya dari dalam tetapi juga luar negeri. Berangkat dari kenyataan ini, sejatinya kawan-kawan musisi dapat memanfaatkan momentum yang ada untuk ikut menyampaikan pesan perubahan bagi setiap telinga yang mendengarkan mereka.

Suarakan pentingnya kesatuan. Kumandangkan indahnya keberagaman. Dengungkan semangat kejujuran. Jadikan panggung dan pengeras suara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengajak mereka untuk menjauhi diri dari kebodohan. Bawa musik ke tatanan yang baru di mana musik bukan hanya mengenai hiburan semata, tetapi sumber inspirasi dan pembelajaran bagi mereka yang menikmatinya.

Sadarilah bahwa musik memiliki kekuatan untuk mengubah dunia. Sadarilah bahwa musik bukan hanya melulu hiburan semata, melainkan salah satu elemen kehidupan yang mampu membuat kita menjadi manusia yang seutuhnya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya