Buat kamu yang masih bergaji 2 jutaan, mengatur pengeluaran bulanan bisa jadi bikin kamu pusing minta ampun. Bayar cicilan sepeda motor, uang makan, kebutuhan sehari-hari, sampai tabungan pernikahan yang harus kamu cicil dari sekarang. Dengan pos-pos pengeluaran berikut ini, pengeluaran bulananmu dijamin akan lebih tertata. Kamu nggak perlu pusing lagi, deh.

1. Pos I: Zakat, Infaq, dan Sedekah

Infaq itu kewajiban via http://www.alkhoirot.net

Eits, jangan lupa bahwa di setiap harta yang kamu miliki ada hak mereka yang tidak mampu. Berapapun gajimu kamu harus menyisihkan uang untuk bersedekah. Anggap saja kamu bersedekah 2,5 dari gajimu. Maka 2,5% x Rp 2.000.000 = 50.000,-

Sisihkan 50 ribu tiap bulannya untuk pos ini.

2. Pos II: Dana Darurat

Kebutuhan yang tidak terduga via http://www.thehoya.com

Advertisement

Kebutuhan manusia pasti ada-ada saja. Misalnya tiba-tiba handphone kamu rusak dan harus diganti dengan yang baru. Tanpa adanya dana darurat bisa-bisa kamu menghabiskan gajimu dalam sebulan hanya untuk handphone baru. Terus kamu mau makan apa dong?

Oleh karena itu, setiap bulannya jangan lupa sisihkan sebagian penghasilanmu untuk dana darurat ini. Dana darurat besarnya 4-6 kali pengeluaran bulanan kamu. Misalnya kamu mengestimasi pengeluaranmu setiap bulan 300 ribu rupiah, maka dana darurat yang harus kamu kumpulkan adalah Rp 300.000,- x 6 = Rp 1.800.000,-

Enaknya dana darurat ini nggak harus kamu punya seketika itu juga alias bisa dicicil setiap bulan. Pasang target 10 bulan untuk mengumpulkan dana darurat ini. Jadi Rp 1.800.000,- : 10 bulan = Rp 180.000,- Kamu hanya perlu menyicil 180 ribu saja per bulannya.

Advertisement

Jadi kalau sewaktu-waktu handphone kamu rusak, nggak perlu puasa sebulan untuk dapet yang baru kan?

3. Pos III: Cicilan

Harus belajar mandiri via http://pinterest.com

Sudah punya penghasilan sendiri, malu dong kalau masih difasilitasi orang tua? Setidaknya kamu pasti ingin membuktikan pada mereka bahwa kamu sudah mulai bisa berdiri di atas kakimu sendiri. Dimulai dengan kendaraan yang akan sangat membantu mobilitas pekerjaanmu. Sudah nggak waktunya lagi pakai sepeda motor Ayah buat berangkat kerja.

Meski gajimu baru 2 juta, bukan nggak mungkin kamu bisa nyicil motormu sendiri. Kalau kamu punya perhitungan yang matang, cicilan motor bulanan nggak akan mencekik leher kamu kok. Percaya deh. Yang penting besaran cicilanmu setiap bulan nggak melebihi 30% dari gajimu. Sehingga kalau dihitung 30% x Rp 2.000.000,- = Rp 600.000,-

Gih pilih motor yang mau kamu beli. Jangan lebih dari 600 ribu yaa per bulannya.

4. Pos IV: Simpanan

Masih bisa nabung kok via http://www.lifehack.org

Dengan banyaknya pengeluaran tadi, nggak percaya kamu masih bisa nabung? Tenaaaaang… Cukup sisihkan 20% dari penghasilan kamu setiap bulan buat nabung. Jadi 20% x Rp 2.000.000,- = Rp 400.000,-

Sekarang kamu bisa bernapas lega. Biaya pernikahanmu nanti masih bisa kamu kumpulkan dengan gajimu sekarang!

5. Pos V : Biaya Hidup

Untuk kebutuhan sehari-hari pun masih cukup via http://www.copartdirect.com

Ini dia nih pos yang bikin kamu sering kecolongan. Kebutuhanmu tiba-tiba membengkak yang bikin kamu heran kemana larinya duit gajian yang baru kamu terima dua hari lalu. Kamu harus bisa menetapkan target pengeluaranmu setiap gajinya. Apa iya kamu mau boros terus-terusan.

Biaya hidupmu setiap bulan jangan sampai melebihi 30% dari gajimu. Hitung saja 30% X Rp 2.000.000,- = Rp 600.000,-. Kalau mau belanja ini itu, ada baiknya tunggu diskon dulu deh kalau barangnya memang nggak begitu penting. Ingat, hemat pangkal kaya!

6. Gajimu Masih Ada Sisanya Lho! Nggak Percaya?

Alhamdulillah masih bisa ngopi cantik via http://fr.123rf.com

Setelah gajimu kamu bagi ke posnya masing-masing, coba hitung deh berapa total seluruhnya. Kalau dilihat sekilah kayaknya gajimu udah habis aja ya.

Sudah kamu hitung?

Yap, bahkan setelah semua pengeluaran wajib sampai menabung, gajimu masih tersisa Rp 175.000,-. Cukuplah kalau sesekali kamu pengen ngopi cantik di warkop Amerika itu. Eits, tapi bukannya lebih baik kalau uang itu disimpen untuk kebutuhan lain?

Sekarang nggak usah pusing lagi mikir gajimu ini mau dikemanain. Asalkan kamu rajin mengisi pos-pos pengeluaranmu dengan benar, nggak ada lagi deh ceritanya krisis ekonomi di akhir bulan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya