Karena tempatnya yang dekat dari Pusat Kota, Puncak Bogor masih jadi salah satu tempat wisata keluarga yang paling di minati. Tak mengenal saat low atau peak season, Puncak selalu menjadi sorotan stasiun televisi. Apalagi kalau bukan kemacetannya. Tetapi, dibalik nyaman nya puncak untuk dijadikan tempat wisata dan tempat beristirahat dari hiruk pikuk padatnya ibu kota, ada sisi yang kurang baik yang patut kamu waspadai agar tidak menjadi korban dari beberapa oknum nakal di kawasan wisata puncak ini.

1. Berhati-hati dan Bertanya dengan Lengkap Sebelum Menggunakan Jasa Penunjuk Jalan Alternatif

Jalur puncak 2 via https://www.instagram.com

Profesi guide atau penunjuk jalan memang bisa jadi malaikat disaat kamu terjebak kemacetan. Namun, akan berbeda saat kamu menggunakan jasa penunjuk jalan saat terjebak kemacetan di pintu tol Ciawi atau Simpang Gadog Cisarua. Sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu, karena menurut beberapa sumber jalan alternatif yang dilewati termasuk jalan yang sempit dan curam dengan medan yang terjal. Akan sangat berbahaya bagi kamu yang masih amatir dalam mengendarai mobil.

Selain itu juga ada beberapa pungutan liar di beberapa tikungan dan persimpangan. Bukan hanya harus menyiapkan uang kecil atau receh, lebih baik kamu juga harus menyiapkan beberapa lembar rupiah supaya kendaraan kamu aman tidak tergores atau dikerjai. Tidak ada solusi untuk menghadapi kemacetan selain bersabar saat wisata ke Puncak. Tetapi, sebetulnya kamu bisa menghindarinya dengan berangkat lebih pagi sejak dini hari atau pas tengah malam.

Atau kamu bisa memanfaatkan informasi jadwal buka tutup jalur puncak di website NTMC Polri, berikut sedikit poin informasinya buat kamu.

Advertisement

Pukul 09:00 – 11.30 WIB Semua kendaraan hanya satu jalur ke arah Puncak. Artinya lalu lintas kendaraan dari arah Puncak menuju ke bawah yakni Jakarta dan Ciawi dialihkan. Pukul 15.00 – 17.00 WIB Semua kendaraan hanya satu jalur ke arah bawah atau arah Jakarta atau Ciawi. Artinya lalu lintas semua kendaraan yang akan menuju Puncak dialihkan

Hari Minggu: Pukul 09.00 – 11.30 WIB Semua kendaraan hanya satu jalur ke arah Puncak. Artinya lalu lintas kendaraan dari arah Puncak menuju ke bawah yakni Jakarta dan Ciawi dialihkan . Pukul 15.00 – 18.00 WIB Semua kendaraan satu jalur ke arah bawah atau arah Jakarta atau Ciawi. Artinya lalu lintas kendaraan yang akan menuju Puncak dialihkan. Hari Libur Nasional seperti natal, tahun baru, dan musim mudik lebaran jadwal buka tutup puncak seringnya tidak pasti karena pihak petugas lalu lintas melihat kondisi dan volume kendaraan di lokasi.

2. Tanya Harga Makanan Sebelum Makan

tempat makan via https://id.pinterest.com

Jangan pernah mau jadi korban kena getok harga makanan di pinggir jalan ataupun di warung-warung yang menjajakan makanan saat pergi ke Puncak. Kadang kamu juga bisa kena getok harga di warung Padang. Oknum-oknum seperti ini memang kadang tidak terlalu banyak. Biasanya mereka memilih korban. Jika sesuai dengan profiling yang mereka kira, mereka akan melancarkan aksinya dengan menaikkan tagihan harga makanan hingga 200% dari harga normal.

Advertisement

Supaya tidak terkena kasus-kasus seperti ini, tak ada salahnya bertanya terlebih dulu harganya sebelum membeli. Jika memang sudah tahu harganya tidak masuk akal, sebaiknya pesan saja satu porsi dibungkus. Alternatif lain adalah bertanya dengan menggunakan bahasa sunda ("Ieu sabaraha mang/teh?"). Meskipun kadang memang tidak terlalu efektif namun boleh juga dicoba untuk memancing simpati dari pedagang. Jika ada gelagat yang tidak beres, lebih baik tinggalkan dan cari tempat makan lainnya.

3. Pastikan Lokasi GPS Sebelum Sewa Villa

Peta villa via http://puncakinn.id

Penyewaan Villa di Puncak Bogor tergolong masih cukup ramai meskipun memang tidak bisa dipungkiri terkadang digunakan untuk hal yang tidak semestinya. Jika membawa keluarga hindari menyewa Villa dengan jasa calo di pinggir jalan. Tetapi jika terpaksa pastikan dahulu letak GPS Mapnya agar bisa diperkirakan jaraknya dari jalan raya. Beberapa Villa dengan harga sangat murah tapi memiliki jarak yang cukup jauh dari jalan raya hingga akses untuk membeli makanan jadi cukup menyulitkan.

Apabila kamu bermasalah dengan harga villa di pinggir jalan raya yang cukup menguras kantong, cobalah sedikit turun dari puncak menuju ke kawasan cipanas. Di sana terdapat banyak pusat penyewaan villa seperti Kota bunga. Sekaligus menikmati kuliner dan tempat wisata di sekitarnya juga patut dicoba.

4. Cicipi Dulu Buah yang Akan Dibeli

buah strawberry via https://www.instagram.com

Berlibur ke Puncak belum lengkap kalau belum membawa oleh-oleh buat keluarga di rumah. Salah satu buah tangan yang paling khas dari puncak adalah Talas Bogor dan Ubi cilembu. Sebagai salah satu cara untuk menghindari pedagang nakal, cicipi terlebih dahulu buah-buah yang ditawarkan pedagang. Ambil salah satu secara acak, dan jangan mencicipi buah yang sudah dikupas oleh pedagang.

Biasanya salah satu buah yang paling sering dijajakan adalah Alpukat dan Ubi Cilembu. Kamu juga bisa membeli aneka buah dan sayur segar lainnya seperti strawberry, bengkuang, wortel dan lainnya.

5. Jangan Parkir Sembarangan

Jika membawa kendaraan baik itu roda dua atau roda empat pastikan untuk tidak parkir sembarangan meskipun hanya untuk beristirahat sesaat. Terkadang kamu akan dimintai uang parkir dengan tarif yang berlebihan. Lebih baik cari tempat parkir di SPBU atau minimarket yang kira-kira cukup ramai dan lebih mudah untuk keluar masuk sehingga tidak menghalangi jalan.

Bagaimanapun juga cukup banyak tempat wisata di Puncak Bogor yang masih menjadi salah satu daya tarik wisata bagi keluarga. Selain udaranya yang sejuk beberapa tempat wisata pun punya tarif yang masih ramah di kantong. Jangan terlalu khawatir dengan berbagai jebakan yang sudah disebutkan jika ingin wisata ke Puncak karena biasanya hal tersebut merupakan ulah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tetapi kamu tetap harus waspada terhadap situasi yang mungkin tidak diinginkan.