Di era digital yang menawarkan segala kecanggihan dan kemudahan dalam berbagi informasi, Citizen Journalism atau sering disebut juga dengan Jurnalisme Warga menjadi tren baru yang digandrungi oleh sebagian masyarakat. Citizen Journalism sebuah kegiatan peliputan suatu peristiwa yang dilakukan oleh warga biasa yang bukan berprofesi sebagai wartawan.

Kegiatan Citizen Journalism meliputi pengumpulan fakta di lapangan atas sebuah insiden, mengolahnya, menulis, dan melaporkan hasil liputannya ke media sosial ataupun media arus utama. Saat ini banyak media; online, cetak, dan televisi mulai memberikan fasilitas kepada masyarakat yang hobi menulis dan menggeluti tren ini.

Kalaupun anda memiliki blog atau website pribadi, tak ada salahnya juga untuk menyalurkan dan mempublikasikan tulisan hasil peliputan anda. Berikut manfaat yang akan anda petik dalam menggeluti tren baru ini:

1. Jiwa Skeptis Anda Mulai Terasah

skeptics via https://ronfjones.com

Karena rasa kurang percaya atas sebuah peristiwa dan mulai mencari tahu sebab dan akibat bagaimana peristiwa itu bisa terjadi, menjadikan rasa keingin-tahuan anda mulai terasah dan mencari-cari ke segala sumber yang bisa dipercaya. Lama-kelamaan hal ini menjadikan wawasan anda meluas, tidak gampang percaya apalagi terhadap segala isu-isu yang tersebar dan memilah-milah terlebih dahulu mana yang benar dan mana yang salah.

2. Dirimu menjadi bangga karena tulisanmu bernilai ekslusif

Misalnya, saat anda sedang asyik berkendara tiba-tiba kendaraan yang berada tepat di depan anda mengalami kecelakaan yang amat parah. Selanjutnya, anda mengambil perangkat gawai atau smartphone untuk mengabadikan gambar dan mulai menulis apa yang anda lihat dan rasakan sesuai dengan fakta, setelah itu anda mempublikasikannya ke media sosial. Karena anda menjadi saksi mata atas kejadian tersebut dan wartawan profesional datang ke TKP setelah peristiwa itu selesai, hal ini akan membuat berita anda bernilai eksklusif dan anda patut bangga terhadap sesuatu bernilai eksklusif yang tidak dimiliki orang lain.

3. Membuat dirimu harus belajar untuk mengikhlaskan

Advertisement

Tak usah mengharapkan bayaran sebagai pewarta warga, mulailah belajar ikhlas dan semangat untuk berbagi informasi yang berguna dan bermanfaat bagi khalayak luas. Jika tulisanmu berguna bagi orang lain, ini akan memunculkan kebanggan personal dalam dirimu dan mungkin Tuhan akan membayarmu dengan pahala karena anda menyebarkan sesuatu yang bermanfaat.

4. Naluri berita anda akan tajam

naluri berita via http://bobo.kidnesia.com

Kemampuan melihat segala kemungkinan suatu peristiwa menjadi berita, membuat pewarta warga dituntut untuk memiliki naluri penciuman yang tajam. Hal ini membuat anda dapat membedakan mana berita yang “penting” dan mana yang “menarik”. Misalnya, ada satu judul berita (fiktif) “Presiden Jokowi mengumumkan kenaikan harga BBM”. Dan satu lagi, “Menanti kelahiran cucu pertama Presiden Jokowi”. Secara cepat anda dapat membedakan mana yang “menarik” dan mana yang “penting” untuk dipublikasikan terlebih dahulu.

5. Anda dapat menuliskan keluh kesah masyarakat di lingkungan sekitar anda

Misalnya, di wilayah tempat tinggal anda terdapat jalan yang rusak, seringkali terjadi banjir ketika hujan turun, dan seringnya kecelakaan terjadi di jalan tersebut akibat kondisi jalan yang tidak layak untuk dilalui. Sudah lama warga setempat resah akibat jalan yang sampai hari ini belum juga diperbaiki. Dari contoh tersebut, anda dapat memberitahu kepada khalayak luas dengan cara membuat sebuah berita yang sesuai fakta dan mempublikasikannya lewat media sosial atau media arus utama agar semua masyarakat tahu dan berhati-hati ketika melewati jalan tersebut.

Sudah tahu kan manfaatnya, mari aplikasikan Citizen Journalism dalam kehidupan anda!