Mahasiswa, mahasiswa! Banyak dari kaummu yang seorang perantau. Entah hanya dibatasi oleh batas kabupaten/kota, propinsi, pulau, atau bahkan Negara. Statusnya? Ya masih tetap sebagai seorang perantau yang menuntut ilmu di Perguruan Tinggi di luar daerahnya, nama kerennya Mahasiswa "mandiri". “Mahasiswa mandiri” bagusnya mungkin bila diberi tanda kutip yah, karena tidak semuanya begitu, haha. Ada usaha untuk coba jadi/belajar mandiri saja, mungkin masih bisa dipertanyakan, iya kan?  

Tapi semoga kita semua, para mahasiswa, mandiri yah! Bukan mahasiswa yang banyak melakukan alih fungsi hal-hal di sekitar kita sehingga muncul disfungsi yang tidak seharusnya muncul di kalangan orang-orang terpelajar. Kebanyakan sih mungkin disfungsi yang jadi arena pameran, haha.

 

1. Itu kuota internet dipakai buat belajar, bukan buat akses streaming gak jelas

Sepuluh Besar Video Lucu di Youtube

Sepuluh Besar Video Lucu di Youtube via http://elyswelt.blogspot.com

Kuota 4GB ludes cuman dalam 1-2 minggu saja. Kalo cuman buat download e-book, kirim tugas lewat e-mail, surfing hal-hal yang informatif buat nambah wawasan, sebulan juga nggak bakalan habis koutanya. Nah ini terutama buat cowok-cowoknya nih, malah kadang dipakai buat streanming video tidak penting. Bagusnya itu  kalo cari video tutorial informatif yang berkaitan dengan organisasi, mata kuliah dll, tapi jangan dululah nonton video tutorial merubah pohon menjadi pizza

2. Itu HP buat lebih mudah berkomunikasi dengan orangtua/keluarga, napa malah teleponin gebetan mulu?

Supaya lebih mudah dan sering berkomunikasi dengan orang tua/keluarga, seharusnya gitu kan.

Supaya lebih mudah dan sering berkomunikasi dengan orang tua/keluarga, seharusnya gitu kan. via http://kfk.kompas.com

Seberapa sering kamu menghubungi orangtuamu? Pastinya lebih sering hubungin pacar kan? Belum lagi lewat aplikasi messenger/chat  yang banyaknya seabrek ter-install di HP. Ah, jangan-jangan kamu baru berkomunikasi dengan keluargamu jika mereka yang nelponin kamu, yang artinya kamu tidak pernah hubungin mereka. miris.

3. Itu kamu ngisap rokok yah? Eh salah, ternyata duit orangtua lagi dibakar-bakar.

Duit kok dibakar? Disumbangi aja gih! Banyak yang butuh kok

Duit kok dibakar? Disumbangi aja gih! Banyak yang butuh kok via http://2.bp.blogspot.com

Selain beresiko menimbulkan berbagai macam jenis penyakit. Salah satu hal yang harus kamu sadari adalah duit yang buat beli rokok itu dari mana asalnya, masih mendingan kalo duitnya dari jerih payah sendiri. Nah kalo duitnya dari hasil morotin orangtua yang sibuk banting tulang di kampung? Buat siapa? Buat kamu!

Iya kamu!!! 

4. Itu alkohol buat cuci tangan biar steril, untuk apa dioplos lalu diminum?

Jangan minum hand sanitizer yah, eh alkohol yah!

Jangan minum hand sanitizer yah, eh alkohol yah! via http://i.livescience.com

Hadeuh, sudah sering nonton film kartun/anime yang penuh dengan imajinasi dan bikin khayalan terbang tinggi, untuk apa lagi coba melayang-layangakan diri padahal masih di tempat dengan cara minum-minum minuman tak berfaedah. Malah botol-botolnya dipamer lagi dalam kamar lagi.

 

5. Itu indekos buat ditinggali, bukan buat ngelakuin hal negatif.

Kamar kos kamu bukan lokalisasi kan?

Kamar kos kamu bukan lokalisasi kan? via http://images.joglosemar.co

Salah satu alih fungsi yang cukup berbahaya nih, siapa yang tahu kalo ternyata dalam kamar terjadi atau sedang berlangsung hal-hal negatif? Bisa saja dalam kamar indekos tersebut sedang berlangsung diskusi untuk melakukan penyerangan kepada seseorang atau kelompok.

Dan yang paling jangan sampai dan semoga tidak terjadi hal-hal seperti yang terjadi di warung remang-remang atau seperti yang terjadi di bar-bar. Sekali lagi, semoga tidak.

6. Itu sepatu banyak sekali, situ mahasiswa atau penjual sepatu?

Wow, mas mahasiswanya punya museum sepatu

Wow, mas mahasiswanya punya museum sepatu via https://amaliamalik.files.wordpress.com

Ada sepatu lari, sepatu gunung, sepatu safety, sepatu futsal, sepatu sepak bola, sepatu kantor, sepatu kuliah, sepatu buat PKL, sepatu boots, sepatu putih, sepatu santai,  sepatu cadangan dan masih banyak lagi bahkan satu jenis ada tiga. Baru-baru semua yah, belum ada yang lecet, terus beli baru lagi buat gaya-gayaan.

Daripada banyak sepatu yang didisfungsikan menjadi pameran berjalan. Mendingan satu sepatu yang didisfungsikan, bisa kok dan tidak munculkan masalah, ini baru keren, siapa yang marah kalo pake sepatu futsal ke kampus, terus sorenya dipakai buat lari, baru malamnya dipakai buat bener-bener main futsal, weekend-nya dipakai buat nanjak gunung, asyik.

7. Itu kaos oblong yang disablon sendiri, banyak sekali, baju lain mau dijadikan lap/keset semua?

Lagi demen sablonan costum, 2 minggu juga gak habis dipakai satu-satu

Lagi demen sablonan costum, 2 minggu juga gak habis dipakai satu-satu via http://ciricara.com

Salah satu bentuk aktualisasi diri yang jika berlebihan dapat berujung pada sebutan alay. Memang benar, desain sendiri lalu disablon ke pakaian itu bisa menunjukkan kreatifitas. Tapi, itu jika terlalu banyak jatuhnya gak sekedar lebay, tapi berlebihan/boros .

Kan baju organisasi ada banyak, baju jurusan ada, baju fakultas ada, baju biasa ada. Masih bagus, mau apa bikin lagi banyak-banyak lagi kalo tidak dipakai?

8. Itu kamu jalan-jalan mulu, orangtua itu buat dibantu, bukan buat diporotin.

Bukun alih fungsi dana dari investor kan? Investornya bukan orang tua kan? Investornya gak bakalan rugi kan?

Bukun alih fungsi dana dari investor kan? Investornya bukan orang tua kan? Investornya gak bakalan rugi kan? via https://twitter.com

Wow keren bingits, tiap minggu keluar kota, minggu kemarin di pantai, dua minggu yang lalu di danau, sebulan yang lalu di gunung,  minggu ini di gurun, bentar malam di restoran Jepang. Tapi bentar dulu, what? Itu semua di luar provinsi. Wih, dapat uang dari mana yah? Padahal belum kerja nih.

Mahasiswa memang kadang butuh refreshing, sadar ajalah, jalan-jalan mah boleh atuh, pakai duit sendiri tapi. Bukan dari hasil minta uang bulanan dan SPP yang dilebih-lebihin nominalnya.

9. Itu sajadah lupa ya? Fungsinya buat salat. Kenapa cuman buat alat setrikaan

Tidak salah sih, cuman fungsi aslinya jangan kelupaan.

Tidak salah sih, cuman fungsi aslinya jangan kelupaan. via https://ecs7.tokopedia.net

Kapan terakhir kali kamu gelar sajadah lalu menghadap-Nya dengan penuh keihklasan tanpa terburu-buru, atau sudah lupa?

Lupa fungsi sajadah atau lupa menghadap-Nya? Gimana mau bahagiakan keluarga kalau begitu. Ayo mari salat tepat waktu, yang lain masih bisa kamu tinggalkan tapi jangan sekali-kali salatmu, karena salat itu tiang agama. Jangan lupa berdoa juga yah.

10. Itu piring buat makan kan, bukan piringan cakram motor yang kamu simpan kelamaan?

Piringan cakram motor yang sudah karatan?

Piringan cakram motor yang sudah karatan? via https://abcplus13.wordpress.com

Kan asyik, habis makan langsung cuci piring. Habis minum kopi ampasnya langsung dibersihkan. Itu malah jadi tumpukan sampai berminggu-minggu, malah makan di kos cuman sesekali.

11. Itu Kitab Suci buat dibaca, kenapa malah jadi pajangan berdebu?

Kapan terakhir kali kamu membaca kitab suci?

Kapan terakhir kali kamu membaca kitab suci? via http://www.al-kitab.org

“Jangan-jangan di indekos kamu benda suci ini tidak ada?”

Sempatkanlah untuk membaca ini daripada baca status di timeline melulu. Resapi baik-baik, pasti akan ada manfaat yang kamu dapat. Kamu sudah mahasiswa, harusnya sudah dewasa. Kamu juga harus dewasa secara emosional dan secara spiritual. Belajar dari Kitab Suci agamamu, itu akan membantumu.

 

 

12. Itu detergen sudah lumutan, lupa ya? Fungsinya buat nyuci.

Disfungsi detergen jadi hiasan karatan

Disfungsi detergen jadi hiasan karatan via http://2.bp.blogspot.com

Sudah terlalu sibuk nih yah, bahkan untuk sekedar mencuci baju sudah tidak pernah. Pakaian dibiarkan bertumpuk, lalu kelabakan kalau sudah tidak ada yang dipakai, laundry jadi solusi utama. Padahal sebenarnya secara tenaga dan secara kesempatan itu ada untuk mencuci. Masa tidak ada? Itu waktu untuk chattingan sisihkan sedikit lah.

13. Itu sapu yah, bukan pohon sintetis yang akarnya baru tumbuh pas lebaran monyet.

Sapu itu bukan pohon hiasan loh.

Sapu itu bukan pohon hiasan loh. via http://toko.almannacorp.com

Sarang laba-laba, bungkus makanan, bungkus permen, botol minuman kenapa cuman diliatin aja, sapuin kek. Kalo tidak mau buang, pindahkan saja ke tempat sampah. Hoho.

 “Kalau tidak bisa membersihkan setidaknya jangan mengotori”  Titah anak SD kelas 1

14. Itu sampah buat dibuang aja kalo tidak mau daur ulang sendiri, napa malah jadi koleksi di kosan?

Sampah, sala satu koleksi unik anak kos.

Sampah, sala satu koleksi unik anak kos. via https://lh4.googleusercontent.com

Ini juga salah satu akibat dari alih fungsi tempat sampah nih. Tempat sampah berubah jadi pot sampah yang isinya sudah seperti tanah dan tidak pernah dipindah-pindahkan. Biji manga mulai tumbuh, ulat juga mulai pada bermunculan, tinggal masukan air dan akan langsung jadi aquarium.

15. Itu buku dibeli buat dibaca, bukan buat jadi penyimpanan debu.

Sudah berapa buku yang kamu baca habis?

Sudah berapa buku yang kamu baca habis? via https://husnimuarif.files.wordpress.com

Kalo diangkat bakalan bikin batuk, gara-gara debunya. Sebenarnya buku yang banyak sekali menumpuk dalam dalam kamar kos buku siapa ya? Kelihatannya tidak pernah dibaca. Kalau ke kampus juga tidak pernah dibawa. Bikin paper juga tidak pernah jadi referensi, yang ada hasil copy-paste dari internet.

“Eh, BTW selain sampah, sudah berapa banyak jenis debu yang kamu koleksi?”

16. Itu, ingat yah! Kamu itu merantau buat cari ilmu. Bukan seorang traveler.

Bukan seorang traveler yang hanya singgah untuk menikmati semua keindahan alam kota yang kamu tempati sekarang,

yang hanya datang untuk mengunjungi semua tempat hangout di kota kamu sekarang,

kamar kosan kamu bukan hotel yang selalu ada yang bersihkan,

kampus kamu bukan restoran yang ditempati makan sekaligus menyediakan ruang pertemuan,

organisasi kamu bukan cuman segerombolan orang yang suka jalan-jalan,

orang tua kamu bukan bank induk dari ATM yang selalu kamu tempati tarik uang setiap kali ingin hangout dan shopping.

“KAMU ITU MAHASISWA!!!”

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya