Bahagia itu sebenarnya tanpa “tapi”. Apa sih maksudnya? Artinya kebahagiaan tidak punya definisi dan batasan. Cuma hati dan pikiran merasa tentram. Contoh kalimat yang sering kita dengar, “Gue bahagia kalau…” atau “Bahagia itu saat…”

Pada kenyataanya, kebahagiaan itu bebas, dia tidak mengikat kita dan dia tidak perlu mencari tahu tentang kita. Hanya kita yang membatas-batasi kebahagiaan demi pengejaran suatu hal. Kadang tidak etis rasanya kalau kebahagiaan itu tergantung objek atau subjek padahal kebahagiaan dirasakan di hati yang terdalam.

1. Kepercayaan yang tinggi pada diri sendiri

Yakin kan diri sendiri, kita ini pantas bahagia. Tidak ada yang menghalangi kebahagiaan bahkan Tuhan saja senang liat kita bahagia. Kebahagiaan itu selalu positif hanya diri kita sendiri yang menyalahartikan kebahagiaan sebagai sesuatu hal yang mengekang. Hidup terus berjalan dan setiap kebahagian yang kita ciptakan pasti bisa membuat orang lain turut bahagia.

2. Orang sekitar yang baik dan masih mencintai

orang-orang di tempat terdekat via http://www.freepik.com

Temukan kebahagiaan lewat senyum abang-abang gorengan yang kita beli sepuluh ribu atau senyum pak satpam depan sekolah. Ya kan? Kebahagiaan itu tanpa batas, entah alasan apa, kita juga merasa hati tentram. Bahkan definisi “Bahagia itu kalau…” tidak lagi berlaku, kalau kita lebih peka pada sekitar lingkungan. Mulai hari ini yuk tebarkan senyum. 🙂

3. Pagi hari, satu senyuman dan ribuan syukur

Pagi selalu membawa kedamaian di hati… via https://www.pickthebrain.com

Advertisement

Nikmat mana lagi yang perlu didustakan, saat pagi hari kita bangun dan menghirup udara daerah kita yang segar. Semua pikiran lebih fresh, tidak perlu marah di pagi hari kalau PRT tidak masak, marah sama adik karena rebutan naik sepeda atau sedih karena pagi itu juga pacar minta putus. Tidak ada yang abadi, makanya Tuhan menciptakan pagi supaya pikiran kita tenang menjalankan aktivitas. Pagi juga bermanfaat buat belajar loh.

4. Keberadaan keluarga di sisi kita juga anugerah

Keluarga adalah penghangat segala kondisi via http://www.today.com

Keluarga merupakan elemen penting dalam setiap diri individu. Karena, dari sana lah kita terbentuk dari pribadi yang sekarang ini. Beruntung sekali orang-orang yang memutuskan untuk mencintai dan meyayangi keluarga. Tentu saja hal ini membawa efek kebahagiaan dan perasaan hangat dalam diri seseorang.

5. Menghargai waktu yang masih berjalan

Waktu tidak datang dari bahagia tapi bahagia datang dari waktu 🙂 via https://www.itoday.co.id

Betapa bahagianya orang yang menggunakan waktu sebagaimana mestinya dan sangat disayangkan bagi orang yang menghabiskan waktu untuk hal tidak penting.

Advertisement

Masalah terbesar adalah kita berpikir masih memiliki waktu. -Buddha

Bagi orang bahagia, hidup mereka akan menjadi sia-sia dan menyesal saat usia senja jika dihabiskan bersantai-santai. Itulah alasannya beberapa orang bekerja, kuliah atau membangun bisnis. Karena, waktu tidak akan menunggu kita bahagia untuk memiliki semua hal.

Berhentilah menyalahkan waktu, karena sejujurnya waktu tidak pernah datang terlambat. Begitupun dengan kebahagiaan.

Mulai hari ini yuk kita mulai segala kebahagiaan tanpa tapi. Karena, bahagia itu sesederhana waktu yang kamu gunakan. 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya