1. Wanita akan mencari teman senasib yang bisa menampung keluh kesahnya. Tukar pengalaman walaupun diakhir cerita cuma dapat kata " sabar ya . . . "

please dengerin gw cerita

please dengerin gw cerita via http://vemale.com

Wanita lebih ekspresif ketika mencurahan segala bentuk perasaannya, baik dalam keadaan bahagia maupun sedih. Kamu jangan aneh ketika teman yang tidak terlalu dekat atau teman yang sudah lama tak bersapa tiba - tiba datang dan bercerita seputar asmaranya yang kandas seakan kalian telah lama bersahabat. 

Dengan bercerita wanita akan merasakan sesak di dadanya berkurang atau dia akan berpikir bahwa ternyata didunia ini bukan hanya dia yang merasakan patah hati, tapi ada ribuan wanita yang pernah mengalami hal yang sama. Walaupun diakhir cerita kita cuma dapat kata " Sabar ya . . "

2. Mencari artikel seputar "move on" demi mendapatkan solusi karena hanya bercerita belum cukup menenangkan hati

Hobi baca ( dadakan )

Hobi baca ( dadakan ) via http://vemale.com

Jika bercerita belum mampu melegakan hati maka membaca artikel berbau galau dan memotivasi menjadi kegiatan yang rutin dilakukan disaat hati masih terasa perih. Isi artikel yang semakin menyayat hati maka membuat wanita semakin merasa bahwa dia tak sendiri, masih banyak diluar sana yang merasakan hal yang sama bahkan sangat persis seperti yang dialami. 

Wanita secara tak sadar jadi hobi mengoleksi buku dari bang Tere Liye dan rajin nonton sang motivator Mario Teguh bahkan menjadi pengikut setia mereka dimedia sosial. Semua dilakukan yang penting hati tenang.

 

3. Mencari teman yang hobi traveling untuk keluar dari zona galau dengan cara menikmati alam dan menemukan pengalaman baru

Traveler ( dadakan )

Traveler ( dadakan ) via http://yukpiknik.com

Bukan hanya hobi baca yang dadakan tapi wanita pasca patah hati akan mencari kesibukan dan kebahagian demi dapat mengobati luka hatinya. Traveling menjadi pilihan tepat dikala hati masih terasa sendu dan saat air mata masih sangat mudah untuk diteteskan, namun keindahan alam dan teman - teman baru akan membuat kita sedikit melupakan masalah yang ada. 

Walaupun tidak sepenuhnya kegalauan itu hilang, di sela - sela aktifitas liburan pasti hati akan merasakan betapa indahnya dapat menikmati keindahan alam dengan si dia yang dicintai.

4. Tempat penuh kenangan menjadi musuh besar untuk dihindari, lebih baik cari yang lain daripada tidak menikmati dan malah galau sendiri

dulu di sanaaaa??

dulu di sanaaaa?? via http://vemale.com

Tidak bisa dipungkiri bahwa hubungan yang pernah terjadi pasti menyimpan kenangan yang amat dalam walau sekedar bertemu hanya seminggu sekali. Tempat pertemuan kalian untuk menghabiskan hari yang panjang menjadi tempat favorit yang tidak mungkin dihindari. 

Maka setelah berpisah tentu banyak kenangan yang membayangi ingatanmu, tak salah jika tempat tersebut berbalik menjadi tempat yang wajib dihindari. Jika keadaan memaksa dan mengharuskan kita untuk pergi kesana, tanpa sadar kita akan menghela napas dan memandang setiap sudut ruangan sambil berkata "dulu disanaaa?"

5. Media sosial sampai koleksi foto selama pacaran jadi hal yang wajib dimusnahkan, buat apa dipajang dan berteman jika hanya membuat hati luka berkepanjangan

Musnahkan

Musnahkan via http://ciricara.com

Di zaman modern ini aplikasi chatting dan media sosial jadi tempat kalian berkomunikasi sampai mempublikasi kemesraan selama pacaran. Saat itu dunia hanya milik berdua, banyak sekali pesan singkat dan foto kebersamaan yang terpublish di berbagai media sosial. Setelah putus semua itu hanya akan membuat sesak di dada ketika harus mengingat moment indah yang mungkin tak akan terulang lagi.

Memblokir semua alat komunikasi dan media sosialnya menjadi pilihan yang terlihat bijak saat itu. Hati yang belum sembuh total rasanya belum siap jika suatu saat tiba - tiba harus melihat dia telah bahagia dengan wanita lain. Bukan tidak ikhlas, lebih tepatnya itu adalah cara menjaga hati agar tak semakin tersakiti.

6. Lembur di kantor jadi cara tepat demi mengalihkan setiap masalah dan menghindari keinginan untuk "balikan"

Hobi lembur ( dadakan )

Hobi lembur ( dadakan ) via http://kompasiana.com

Lembur jadi sahabat yang seakan mengerti gelisah hati yang belum juga pergi. Menyibukan diri dikantor dengan setumpuk pekerjaan yang biasanya dihindari jadi aktifitas menyenangkan dari pada pulang lebih cepat dirumah, masuk kamar, galau dan malah kepikiran untuk ngajak balikan yang belum tentu mendapatkan respon positif sesuai dengan yang diharapkan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya