Jepang, negeri yang Kecil namun sangat banyak sekali yang menjadi daya tarik dalam wisatanya. Orang Jepang tidak henti – hentinya kreatif dan inovasinya mulai dari budaya, kulturnya, pakaian, mesin, dan lainnya. 

Negara yang dikenal dengan Negeri Matahari Terbit atau Negeri Sakura ini banyak sekali hal – hal yang unik. bahkan ada juga yang membuat kita terkejut dengan budayanya. apa saja itu? yuk, simak!

1. Takonameyaki Yamatane, salah satu produsen keramik Manekineko.

Banyak kucing! kyaaaa~ via https://www.google.com

Tokoname adalah sebuah kota kecil penghasil keramik di Jepang, dan tidak banyak yang tahu bahwa hampir sebagian besar patung kucing manekineko ini tersebar di seluruh Jepang sebenarnya diproduksi di kota Tokoname, perfektur Aichi. Salah satu pembuat keramik manekineko yang terkenal adalah Tokonameyaki Yamatane, yang merupakan salah satu dari 6 produsen keramik menekineko bersejarah di Jepang. Tokonameyaki Yamatane mudah dikenali karena terdapat patung Manekineko raksasa, dan sebelum masuk ke dalam toko ini, mereka akan disambut aneka keramik manekineko dan tanuki dalam berbagain ukuran yang dipajang di sebelah kiri kanan pintu masuk.

Advertisement

Sebagian besar tempat ini dipenuhi oleh ratusan jenis menekineko dalam berbaga ukuran, bentuk, model dan warna. Diantaranya yang menarik perhatian adalah manekineko juga berukuran mini.

2. Ojigi, tradisi membungkuk di Jepang

Ojigi atau yang artinya Membungkuk ini banyak sekali manfaatnya, seperti memberi Hormat, Etika atau juga untuk permintaan maaf. Banyak cara yang berbeda dalam membungkuk. seperti menganggukkan kepala sedikit, lalu membungkukkan badan sampai 45 derajat. Semakin kamu membungkuk, akan lebih terlihat formal dan sopan.

Ojigi ini juga penting juga untuk bertemu seseorang dalam bisnis. biasanya kostumer akan memberikan kartu namanya sambil membungkukkan badan. dan cara kita menerima juga harus dengan membungkukkan badan.

3. Cosplay di Jepang

Advertisement

Cosplay adalah istilah bahasa Inggris buatan Jepang yang berasal dari gabungan kata "costume" (kostum) dan "play" (bermain).Cosplay berarti hobi mengenakan pakaian beserta aksesori dan rias wajah seperti yang dikenakan tokoh-tokoh dalam anime, manga, dongen, permainan – game, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun. Pelaku cosplay disebut cosplayer, Di kalangan penggemar, cosplayer juga disingkat sebagai coser, salah satu cosplayer berbakat di Indonesia adalah Yukitora Kenji.

Di Jepang, peserta cosplay bisa dijumpai dalam acara yang diadakan perkumpulan sesama penggemar (dōjin circle), seperti Comic market, atau menghadiri konser dari grup musik yang bergenre visual kei. Penggemar cosplay termasuk cosplayer maupun bukan cosplayer sudah tersebar di seluruh penjuru dunia, yaitu Amerika, RRC, Eropa, Filipina, maupun Indonesia.

4. Lantai Tatami atau tikar Jepang

Tatami adalah semacam tikar yang berasal dari Jepang yang dibuat secara tradisional, Tatami dibuat dari jerami yang sudah ditenun, namun saat ini banyak Tatami dibuat dari styrofoam. Tatami mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam, dan sekelilingnya dijahit dengan kain brokade atau kain hijau yang polos.

Pada mulanya, Tatami adalah barang mewah yang dapat dimiliki orang kaya. Saat itu kebanyakan rumah orang miskin tidak memiliki lantai, melainkan tikar. Tatami kemudian menjadi populer diabad ke-17. Tatami menjadi modul desain kedua yang penting pada abad ke-16 dan abad ke-17. Keseluruhan lantai ruangan tertutup dengan tatami, kolom adalah diposisikan menurut dimensi dan aransemen dari tatami

5. Kotatsu, meja penghangat yang dilengkapi dengan futon

Yang sering nonton Anime atau membaca manga pasti selalu melihat benda ini saat sedang beristirahat atau bersantai – santai. Yap, Kotatsu adalah penghangat yang berbentuk meja pendek, di bawahnya ada pemanas listrik, lalu di atas meja tersebut dilapisi dengan futon (jenis perangkat tidur tradisional Jepang). Penghangat tersebut dipakai dengan cara memasukkan kaki sampai ke pinggang di bawah meja agar tubuh terasa hangat.

6. Geisha gadis penghibur-kesenian di Jepang

Bukan Band Geisha loh ya~ via https://id.wikipedia.org

Geisha adalah seniman – penghibur (entertainer) tradisional Jepang. Kata geiko digunakan di Kyoto untuk mengacu kepada individu tersebut. Geisha sangat umum pada abad ke-18 dan abad ke-19, dan masih ada sampai sekarang ini, walaupun jumlahnya tidak banyak. "Geisha" dilafalkan dalam bahasa inggris:/ˈgeɪ ʃa/ ("gei-""may"). Di Kansai, istilah "geiko" (芸妓) dan geisha pemula "maiko" (舞妓) digunakan sejak Restorasi Meiji. Istilah "maiko" hanya digunakan di distrik Kyoto. Pengucapan ˈgi ʃa ("gei-""key") atau "gadis geisha" umum digunakan pada masa pendudukan Amerika Serikat di Jepang, mengandung konotasi prostitusi. Di Republik Rakyat Tiongkok, kata yang digunakan adalah "yi ji," yang pengucapannya mirip dengan "ji" dalam bahasa mandarin yang berarti prostitusi.

Geisha belajar banyak bentuk seni dalam hidup mereka, tidak hanya untuk menghibur pelanggan tetapi juga untuk kehidupan mereka. Rumah-rumah geisha ("Okiya") membawa gadis-gadis yang kebanyakan berasal dari keluarga miskin dan kemudian melatih mereka. Semasa kanak-kanak, geisha seringkali bekerja sebagai pembantu, kemudian sebagai geisha pemula (maiko) selama masa pelatihan.

Pada bulan Desember 2007, distrik Asakusa di Tokyo telah menjadi saksi atas debut Sayuki, geisha Barat non-Jepang pertama di sejarah Jepang. Asalnya, Sayuki menjadi geisha untuk proyek akademik, tapi sekarang berniat untuk melanjutkan pekerjaannya itu. “Sayuki: inside the flower and willow world” akan dipublikasikan oleh Pan Macmillan Australia. Sebuah film dokumenter tentang hidup seorang geisha juga sedang direncanakan.

7. Mesin Mainan Gasha-Pon!

Gasha~ Gasha~ Gasha~ via https://puffypawz.files.wordpress.com

mungkin kalian sudah pernah melihat pusat permainan di mal – mal kan?

Gasahapon Atau gachapon Mengacu pada berbagai mesin penjual otomatis-mengeluarkan kapsul mainan populer di Jepang dan di tempat lain. "Gashapon" adalahonomatopoeia Jepang terdiri dari dua suara: "Gasha" (atau "gacha") untuk suara engkol pada mesinpenjual otomatis mainan, dan "pon" untuk suara dari kapsul mainan menjatuhkan ke stopkontak.Gashapon mungkin menggambarkan kedua mesin itu sendiri dan mainan diperoleh dari mereka.Produsen populer dari gashapon termasuk Tomy, yang menggunakan istilah disingkat Gacha Untuk mesin kapsul mereka, dan Kaiyodo Co. Di Amerika Serikat, "Gashapon" adalah merek dagang terdaftar dari Bandai Company, dan gashapon umumnya disebut sebagai kotak butaperangkat.

Mesin Gashapon mirip dengan mainan mesin penjual otomatis yang dioperasikan dengan kointerlihat di luar toko dan pengecer lainnya di negara-negara lain. Sementara Amerika mainandioperasikan dengan koin penjual biasanya murah, produk berkualitas rendah yang dijual untukbeberapa kuartal (US $ 1 atau kurang), gashapon Jepang dapat biaya mana saja dari ¥ 100-500 (US$ 1-6) dan biasanya jauh lebih tinggi- kualitas produk. Mereka sering dibangun dari bermutu tinggiPVC plastik, dan mengandung lebih molding detail dan fitur rumit dicat. Banyak gashapondianggap kolektor item, dengan yang langka mengambil harga yang sangat tinggi di pasar bekas.

8. Kebiasaan orang Jepang memakan semangka yang sudah ditabur garam diatasnya.

Katanya sih seger gimana gitu~ via http://cdn.klimg.com

Musim panas atau Natsu adalah musim favorit orang Jepang. Masa-masa cuaca yang dingin segera berakhir. Orang Jepang juga biasanya akan berbondong-bondong untuk berlibur dan berjemur di pantai. Musim panas di Jepang selain cuacanya panas, juga diiringi dengan udara yang lembab.

Selain menikmati minuman dan es, biasanya orang Jepang suka makan suika atau semangka saat musim panas. Selain rasanya menyegarkan, semangka termasuk buah musiman yang hanya ada ketika musim panas. Biasanya mereka memakan semangka dengan dibumbuhi garam. Konon katanya dengan menambahkan garam pada semangka dapat melunakkan rasa asamnya.

Saat musim panas, semangka menjadi salah satu buruan utama, dan ada semangka unik dari Jepang yang berbentuk kotak.

9. Kebiasaan orang Jepang duduk dilantai

duduk dilantai~ via http://www.kcpwindowonjapan.com

Banyak orang bertanya-tanya mengapa orang Jepang duduk di lantai. Sangat jarang melihat orang duduk di lantai di negara-negara Barat dimana tikar tatami tidak umum. Banyak wisatawan asing yang datang ke Jepang merasa kesulitan (dan merasa sakit) saat duduk di lantai, karena terbiasa duduk di sofa atau kursi.

10. Kanamara Matsuri, festival paling nyentrik di dunia.

Kanamara Matsuri via http://travel.detik.com

Daerah Kawasaki di Jepang bisa dibilang memiliki festival paling nyentrik di dunia, yaitu Kanamara Matsuri atau Festival Penis. Festival tahun ini diramaikan dengan penis raksasa berwarna pink hingga camilan aneh. Penasaran?

Bagi siapa pun yang baru pertama kali melihat Kanamara Matsuri di Kawasaki, pastinya akan dibuat geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, sejauh mata memandang hanya ada patung hingga hiasan yang berbentuk penis. Eits, jangan berpikiran aneh-aneh dulu.

Festival tersebut dimaksudkan sebagai tradisi untuk memperingati kesuburan, pernikahan, hingga kelahiran yang adalah hal normal dalam kehidupan manusia. Tidak hanya itu, festival itu juga bertujuan untuk meningkatkan perhatian akan penyakit menular seperti HIV dan lainnya.

Terimakasih telah membac artikel ini 🙂 Arigato Gozaimashita 😀

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya