Banyak orang yang akan meremehkan kita, bagaimana bodohnya kita ketika memiliki mimpi yang tak realistis menurut mereka. Berbagai resiko aneh akan menghampiri kita, seperti pengangguran, sulit mendapatkan kerja, menghabiskan banyak waktu sendiri, atau bahkan dicibir dan dicaci orang lain. Jangan pernah dengarkan mereka, karena mereka hanya tahu dirimu sebatas luar, tidak tahu bagaimana kobaran mimpimu.

1. Impian Itu Bukan Hal yang Memalukan, Tapi Justru Untuk Dibanggakan

Mungkin banyak yang mengira kau sedang berada diambang bawah sadar. Memimpikan yang katanya orang lain "mustahil" justru merupakan sebuah kebanggaan, bahkan mereka yang meremehkanmu adalah tanda bahwa sedang menunjuk diri mereka tidak mampu.

Dari sanalah tegakkan badanmu dan percayalah bahwa kau mampu meraihnya, bukannya justru malu mengungkapkan mimpimu pada orang lain. Tak perlu marah pada mereka, karena ketika mereka melihatmu mampu meraihnya mulut mereka akan terkatup dengan sendirinya dan tersadar bahwa mereka telah salah menilaimu selama ini.

2. Orang Tua Kadang Ikut Meremehkan, Halangi Itu dan Buktikan!

lovely parents

lovely parents via http://www.pexels.com

Advertisement

Tak jarang orang tua sendiri yang menjadi penghalang untuk bisa meraih mimpi yang diremehkan banyak orang. Tidak, bukan karena mereka meragukanmu tapi justru karena mereka ragu pada diri mereka sendiri baik secara mental, ekonomi, atau bahkan tidak siap jauh darimu. Saatnya untuk buktikan pada mereka bahwa keuletan dan kegigihan yang kau miliki takkan membiarkanmu berjalan sendiri dalam meraih mimpi, jangan lupa untuk yakinkan mereka pula bahwa kau takkan pernah melupakan mereka.

Memang halangan yang paling sulit dalam meraih mimpi adalah "membangkang", hanya caranya saja yang berbeda bukan dengan marah, katakan dan beri mereka pengertian apa yang bisa dan tidak bisa kamu lakukan. Lama-kelamaan dengan segala pengertian dan cinta kasih mereka akan luluh juga. Dengan begitu, berjanjilah pada mereka dan dirimu sendiri bahwa kau akan bersungguh-sungguh mewujudkannya meski harus menunggu lama.

3. Lakukan yang Terbaik Meski Banyak yang Menghalangi

contemplate your problem

contemplate your problem via http://www.pexels.com

Lakukanlah yang terbaik dan pantaskanlah dirimu, jangan hanya menuntut. Memang setiap orang tak dapat mengendalikan bagaimana orang lain bersikap, baik itu keluarga, lingkungan, teman, atau pacar sekalipun. Tapi setidaknya kita bisa mengusahakan apa yang terbaik untuk membuktikannya, bukankah mereka yang setia takkan menghujat dan menjatuhkan?

Advertisement

Mereka memang tak pernah bisa disalahkan bila mencaci karena itu adalah pandangan mereka dan kita tak memiliki hak penuh untuk membungkam mulut menganga itu. Pilah saja dengan benar apa yang terbaik dan bukan, tanpa mengabaikan pandangan dan opini mereka yang sudah mau rela mendukungmu secara positif dan negatif.

4. Menghadapi Resiko Adalah Cara Alam Menyeleksi

facing your problem

facing your problem via http://www.pexels.com

Setiap tindakan, keputusan, dan harapan memiliki resiko sendiri, jangan kesampingkan dan mengabaikannya dengan acuh karena hal itu yang dapat kau jadikan patokan untuk meraih mimpimu. Berurusan dengan resiko bukan hal yang mudah, juga bukan hal yang susah. Kau harus mempersiapkan mental tebal untuk menghadapi semua resiko itu.

Prediksikan resiko dengan bercerita pada orang yang memang bisa membawamu dan menurutmu bijak. Bertahanlah dan jangan dihindari karena begitulah alam menyeleksi mimpimu. Mungkin mereka yang telah mengolokmu tak kuat hingga kalah pada fase ini dan menganggapmu akan bernasib seperti mereka.

5. Mengerti Arah Mimpimu

where you'll go

where you'll go via http://www.pexels.com

Mimpimu harus jelas dan tegas, jangan hanya ada diambang batas. Karena segala yang berbau mimpi biasanya membutuhkan usaha ekstra, maka dari itu pahamilah dengan benar apa yang harus kamu lakukan untuk meraih mimpimu.

Mencari sesuatu yang berhubungan dengan mimpimu akan sulit ketika kamu hanya menganganinya, dan bukan menjalaninya. Jika memang niat, buanglah waktu dan uangmu untuk memperdalam pengertian pada mimpimu. Bukankah berkorban itu penting?

6. Mencari Refrensi Untuk Memperbanyak Portofolio dan Pengalaman

Bagi kamu yang ingin berkarya dalam bidang seni, kembangkan dan belajarlah lebih banyak hal karena hasilmu akan menjadi nilai tambah bagi perusahaan yang akan merekrutmu. Contohnya kau bermimpi menjadi seorang penyenyi, asahlah suaramu, buatlah beberapa karya lagu yang dapat kau jadikan demo dan bekerja samalah dengan temanmu yang ingin menjadi seorang musisi untuk mengomposisinya.

Sedangkan kalian yang ingin menggeluti bidang usaha, belajarlah banyak hal dari menjadi seorang karyawan, pelajari lingkungan dan pahami jobdesc yang ada di dalam bidang usahamu. Tapi jangan terbalik ya, kau ingin usahamu bergerak dibidang jual-beli kertas, tapi kau justru bekerja di perusahaan sembako.

7. Terus Berkarya dan Jangan Takut Gagal

create your own

create your own via http://www.pexls.com

Tak sedikit orang yang akan heran dengan apa yang kamu perbuat, apa yang kamu hasilkan, dan apa yang kamu kembangkan. Setiap orang pernah gagal, tapi belajarlah dari segala kegagalan yang telah kamu buat sebelumnya. Ibaratkan buah, ia takkan pernah bisa berbuah dengan lezat dalam masa berbuah pertamanya.

Kadang sang pemilik akan menebanginya dan mengikis bagian yang jelek darinya, itu memang menyakitkan baginya tapi akan membuatnya semakin lezat, maka kembangkanlah karya serta perdalam ilmu. Biarkan mereka yang telah beropini buruk tentang dirimu, jadikan itu bahan pelajaran dan ambil sarinya untuk perbaikan karya dan penambahan ilmu.

8. Belajarlah Dari Mereka yang Telah Berhasil Atau Sedang Sejalan Denganmu

Ketika merasa mulai ingin menyerah, carilah sesuatu yang dapat kau gunakan untuk membangkitkannya lagi, misalnya membaca beberapa quotes dari mereka yang telah berhasil atau berbagi dengan temanmu yang sudah lebih dulu berhasil menggapai apa yang diinginkannya. Tidak harus dengan para pendiri bisnis yang sudah benar-benar sukses, kau juga bisa mencoba mengikuti komunitas baik online maupun offline yang sesuai atau setidaknya mengantarmu semakin dekat dengan impianmu.

Perjuangan panjang pasti akan disertai dengan kebosanan, ketidaksabaran, dan keinginan untuk menyerah. Jangan pernah biarkan tiga hal itu yang memutuskanmu untuk kalah dalam perang dengan diri sendiri. Ingatlah, mereka yang berhasil tidak selalu mendapatkan jalan lurus dan mulus selama perjalanannya, membaca atau mendengarkan berbagai kegagalan dalam perjuangan mereka dan mengagumi cara mereka kembali bangkit seakan menjadi penguat konsistensi diri.

9. Ciptakan Energi Positif Dalam Diri

create positive energy

create positive energy via http://www.pexels.com

Semua tindakan harus memiliki keseimbangan, tak terkecuali dengan dirimu saat menyusuri jembatan mimpimu. Semua resiko yang kau tau adalah segala hal negatif, maka dalam menjalaninya harus diimbangkan dengan energi positif yang hanya bisa kamu ciptakan untuk dirimu sendiri.

Percaya diri, menambah ilmu, dan berani mengambil resiko adalah beberapa contoh tindakan yang akan memberikan energi positif pada dirimu. Setiap orang memiliki perbedaan dalam membawa energi positif masuk kedalam dirinya, kenali dirimu lebih dalam agar segala resiko yang ada pada dirimu akan diimbangkan dengan energi positif yang kau ciptakan.

10. Terus Berjuang dan Berserah Pada-Nya

Pray on Him

Pray on Him via http://www.pexels.com

Menyerah pada mimpi sebelum tuntas memperjuangkannya adalah suatu tindakan yang akan membuatmu menyesal dikemudian hari. Menghibur diri sendiri dengan menerima kenyataan bahwa mimpimu itu sulit digapai akan menandakan dirimu telah berada di level yang sama dengan mereka yang meragukanmu.

Terus memperjuangkan mimpi dan percaya adalah langkah awal yang bagus sembari mengacuhkan beberapa kicauan orang yang ingin terus menjatuhkan mentalmu. Ketika kau bisa bekerja secara fleksibel untuk meraih mimpi dari rumah, tak berhenti cuitan orang tentang dirimu yang dikira pengangguran.

Tetap abaikan dan bertekunlah dalam mengejar mimpi yang sudah kau perdalam. Jangan lupa selipkan doa disela pekerjaanmu, karena realistisnya adalah dunia luar itu sungguh kejam. Maka mintalah perlindungan-Nya dan kesempatan dari-Nya agar mimpimu dan ekspetasimu dapat tercapai setelah melalui berbagai arus percobaan dari-Nya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya