Bagi kamu para cewek yang punya pasangan sejak dari lama, udah saling dewasa dan udah saling komitmen. Kamu terlanjur sayang sama cowokmu.. Ketika kamu LDR buat kuliah, semuanya jadi makin terasa berbeda, si dia ilang-ilangan dan kamu sulit untuk mempertahankannya padahal kamu sangat menyayangi dia. Lalu, tiba saatnya cowokmu entah hilang ke mana.. Membuat duniamu suram dan semangatmu jadi kendor menurun tajam. Di ulu hati itu rasanya cekit-cekit sakit linu gitu.. hmm.. Frustated, feels like no one gonna love you again.
Iya ngerti, cewek itu perasa banget, dan sekalinya jatuh cinta banget itu sampe “banget nget nget”. Intinya pengen setia deh sama satu cowok gitu ya. Tapi bukan berarti kita jadi cewek yang menye-menye soal cinta apalagi buat yang masih maba alias mahasiswa baru jangan sampe semangatnya kendor gara-gara pengkhianatan tersebut, di lingkungan baru dan iklim universitas kamu kudu dan wajib survive.

Beberapa tips berikut mungkin bisa jadi bahan rujukan kamu buat “MOVE UP!!” bukan buat move on..

1. Lingkungan baru, tempat belajar baru, ajak kenalan orang sebanyak-banyaknya.

http://4.bp.blogspot.com/-Y4CdXICgJ2k/VClJ3hufR8I/AAAAAAAAGls/ec26IIzirQY/s1600/interpersonal%2Band%2Bcommunication%2Bskills.jpg via https://www.google.com

Bukan perkara yang sulit lagi untuk membangun relasi, perbanyak list daftar teman sengakatan, kakak tingkat, sejurusan atau lintas jurusan. Jangan takut dibilang sok kenal sok deket alias SKSD, apa yang salah dengan ngajak kenalan duluan?

Perbanyak ngobrol sama orang lain dan tentunya dengan prinsip-prinsip menghargai orang lain semisal kamu waktu ngobrol sama orang lain, mata kamu direct ngekontak mata lawan bicara kamu, ngga memotong pembicaraan, dan jadi pendengar yang baik itu sangat penting dengan menghargai apapun tentang apa yang lawan bicaramu katakan. Benefitnya kamu bisa menyibukkan diri dengan mempelajari setiap karakter teman-temanmu.

2. Mulai menata rencana pencapaian selama kuliah ke depan.

http://1.bp.blogspot.com/-kob0cxsk-y8/VPLIwuFK5WI/AAAAAAAAADU/v3qgUkSQ75g/s1600/goal%2Bj.jpg via https://www.google.com

Advertisement

Orang yang berpeluang sukses salah satu indikatornya adalah orang yang visioner, melakukan suatu langkah dan menjalanin setiap tahapan berangkat dari sebuah tujuan. Set your goals, ladies!

Contohnya karena aku mahasiswa jurusan komunikasi, aku membuat tujuanku dalam profesi nanti se jelas mungkin. Aku pengen banget kerja di media massa, cetak maupun ke-broadcasting-an. Setelah menentukan tujuan, aku buat tahapan-tahapan yang menunjang tujuanku semisal aku harus jadi bagian lembaga pers mahasiswa, aku harus pilih peminatan jurnalistik, dan lain-lain. Set your goals fit with your own passion, ladies!

Supaya ga menye-menye, kita wajib jadi cewek pekerja keras untuk mencapai tujuan. “Let it flow” itu udah basi dan kuno, entar yang ada terombang-ambing, hehe..

3. Tingkatkan kualitas diri, baca buku dan baca buku.

http://duniaperpustakaan.com/wp-content/uploads/2016/05/1you-are-what-you-read.jpg via https://www.google.com

Advertisement

Kamu pasti pernah merasakan ketika kamu melihat cewek yang kamu nilai dia “lebih” segalanya di atas kamu. Kamu merasa bak kentang busuk yang bentar lagi berakhir di tempat sampah. Dan kamu mulai mencurigai doi yang lost contact darimu bahwa dia menemukan cewek yang lebih “wah” di luar sana. Ga usah feeling ashamed for yourself terlalu muluk, tingkatkan kualitas diri!

Berusaha jadi cewek yang cerdas, salah satunya dengan baca buku, baca buku dan baca buku. Genre apapun bukunya yang penting dapat meningkatkan kualitas kecerdasanmu sesuai dengan passionmu, girls! Tumbuhkan rasa ingin tahu terhadap apapun, baca buku yang “out of the box” pun perlu. Misalnya kamu maba di jurusan komunikasi, ngga ada salahnya kamu baca buku referensi dari jurusan psikologi, sosiologi maupun hukum. Ngulik terus sampai gumoh! Hehe.. Dengan begitu otomatis sakit hatimu perlahan diringankan oleh buku-buku yang berkualitas, perhatianmu teralihkan pada ilmu-ilmu baru yang kamu gali.

4. Eksplor kampus barumu sedetail mungkin.

https://pbs.twimg.com/media/CHJV8l9UUAAJCfL.jpg:large via https://www.google.com

Jadi maba yang celingak-celinguk gatau “isi” dari kampusnya sendiri, jadi maba yang kupu-kupu alias kuliah-pulang-kuliah-pulang. Girls, jangan kelamaan di kondisi seperti itu, eksplor kampus barumu serinci mungkin. Bisa dimulai dari apa aja ukm (unit kegiatan mahasiswa) yang ada di kampusmu (kalo bisa coba ikutan ukm yang cocok buat kamu ya), lalu kepoin fasilitas apa aja yang disediakan misalnya perpustakaannya! Nah, udah bisa kita baca sih zaman sekarang makin berkurang minat siswa atau mahasiswa buat baca dan buat pergi ke perpus, dobrak paradigma itu, girls! Semales apapun sempetin buat dateng ke perpustakaan pusat kampusmu. Dijamin kamu bakal menemukan atmosfer berbeda deh pokonya, hehe.

Selain itu, kepoin juga tentang keberjalanan birokrasi di kampusmu, timbulkan juga awareness dan sikap kritis kamu tentang apa yang terjadi di kampusmu dengan cara baca newsletter yang disediakan dari lembaga persnya. Dengan begitu orientasimu akan teralih dari mikirin si doi dengan mikirin apa aja yang terjadi di lingkungan sekitarmu.

5. Belajar masak di waktu senggang? Why not?

http://kemanaajaboleeh.com/wp-content/uploads/2015/05/masak.jpg via https://www.google.com

Cowok kebanyakan cari pasangan yang pinter masak? So pasti bukan? Jadwal kuliah mahasiswa baru belum diribetin sama tugas-tugas yang membuat kamu ingin mengakhiri hidup (kata kakak tingkat sih.. wkwk). So, ayok manfaatin waktu senggang kamu buat belajar masak, kamu bisa melakukannya dengan cara nyoba-nyoba berbagai resep masakan sederhana dengan bahan baku yang mudah didapat lalu mempraktekannya bareng temen-temen kosmu di dapur umum yang disediakan oleh kebanyakan jasa kost putri.

Buat cewek, masak memasak bisa jadi hal yang menyenangkan dan moodbooster banget lho. Buat kamu yang punya ibu yang selalu ngajak kamu bantuin beliau masak dan mewanti-wanti kamu supaya bisa masak, orientasinya gini deh, ketika kamu nanti sudah berkeluarga, siapa sih anak yang ngga seneng dibekali makan siang masakan ibunya sendiri untuk di sekolah?

6. Jangan hindari masalah, nikmati dan jadikan pembelajaran.

http://emaksuper.com/wp-content/uploads/2016/03/menghadapi-masalah.jpg via https://www.google.com

Buat kamu tipe cewek yang punya pikiran kritis yang selalu mempertimbangkan sesuatu berdasarkan pada prinsip-prinsip yang kuat, ketika dihadapkan pada relalitas yang menindasmu habis-habisan. Misalnya kamu dianggap terlalu speak up, terlalu idealis, terlalu “kolot”, provokatif atau apapun labelling yang tidak menyenangkan bagimu, dan akhirnya berimbas pada kamu didepak oleh pihak “sana-sini”.

Senyumin dan santai aja, nikmatin semua pergolakan dan serentetan masalah-masalah yang datang padamu. Jangan karena label “maba” apalagi dengan pasnya kondisimu sedang dikhianati cinta, kamu jadi lembek dan menyalahkan keadaan. Memang secara perasaan dan lingkungan kamu merasa dibantai habis-habisan, tapi percayalah wahai para gadis-gadis, apa pun yang di luar zona nyamanmu akan membentuk kamu jadi wanita yang tangguh, percayalah!

Inget ya, jangan terlalu khawatir kamu dikhianati oleh orang yang kamu cintai dan ngga banyak dilirik cowok-cowok lagi lalu merasa minder pada akhirnya, jadi jomblo ngga dosa, jadilah jomblo yang berkualitas.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya