Paradigma hampir sebagian besar orang dalam masih berpikir bahwa untuk sukses dalam dunia kerja haruslah sarjana. Tidak salah memang memiliki pola pikir seperti itu namun ketika kita sudah terjun ke dunia kerja secara langsung, hal tersebut justru terasa salah.

Dalam perkuliahan kita tentu diajari ilmu pengetahuan sesuai dengan jurusan yang kita ambil. Tanpa sadar kita berusaha mati-matian untuk berusaha menguasi materi kuliah dan berlomba mendapatkan IPK yang tinggi. Padahal jika kita lulus dengan IPK tinggi atau bahkan cumlaude, itu tidak menjamin bahwa kita akan sukses saat memasuki dunia kerja.

Berikut alasan-alasan mengapa kuliah tidak menjamin sukses saat berkarir.

 

1. Gelar sarjana hanya title untuk memulai.

Gelar bukanlah jaminan

Gelar bukanlah jaminan via http://toodamnyoung.com

Banyak perusahaan yang memang mencari staff dengan persyaratan-persyaratan khusus seperti minimal pendidikan sarjana, jurusan tertentu, minimal IPK sekian, atau bahkan ada yang menuliskan ingin lulusan dari universitas tertentu. Jika kita mengantongi gelar sarjana, tentu hal itu lebih memudahkan untuk kita melamar kerja karena sesuai dengan persyaratan yang diajukan. Namun hal tersebut hanya gerbang awal untuk dapat diterima kerja dengan lebih cepat dan mudah.

2. Kemampuan diri merupakan hal utama.

Tunjukkan kemampuan diri di tempat kalian bekerja

Tunjukkan kemampuan diri di tempat kalian bekerja via http://www.realtor.com

Saat diterima bekerja dalam sebuah perusahaan, kita pasti akan dikontrak beberapa bulan terlebih dahulu untuk masa probation sebelum akhirnya diangkat menjadi karyawan tetap. Selama masa itulah, kita perlu menunjukkan kemampuan yang kita miliki dan bukan hanya mengantongi gelar semata agar jangan sampai gagal masa probation kemudian pindah perusahaan baru dan begitu terus berulang-ulang. Jika hal tersebut terjadi, maka kita tidak akan sukses dalam berkarir.

3. IPK tinggi / cumlaude bukan jaminan akan mampu beradaptasi dengan baik dalam dunia kerja.

Beradaptasi dengan lingkungan kerja itu penting

Beradaptasi dengan lingkungan kerja itu penting via https://www.emaze.com

Memiliki prestasi dan nilai yang baik saat kuliah serta tingkat kepintaran yang diatas rata-rata tidak serta merta menjamin kita akan dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja. Pintar memang baik namun dunia kerja tidak hanya soal pintar tapi juga bagaimana kemampuan bekerja dalam team, mengemukakan pendapat, memahami situasi dan kondisi perusahaan tempat kita bekerja, dan lain sebagainya. Terkadang kemampuan seperti itu tidak selalu dimiliki oleh setiap orang.

4. Penerapan materi kuliah pada saat bekerja biasanya berbeda.

Dosen hanya mengajar secara teori

Dosen hanya mengajar secara teori via https://www.emaze.com

Jika kita sudah terjun ke dalam dunia kerja, kita pun akan menyadari bahwa ilmu yang kita dapat saat kuliah hanya kulit luarnya saja. Apa yang kita kerjakan saat bekerja akan lebih kompleks dan kita perlu belajar lagi baik melalui mbah google ataupun senior di perusahaan tersebut. Materi kuliah dapat dikatakan hanya pengenalan dan memberikan gambaran tentang dunia yang akan kita geluti. 

5. Perkuliahan tidak memberikan petunjuk dunia kerja dengan spesifik.

Kaget saat mengenal dunia kerja bisa membahayakan

Kaget saat mengenal dunia kerja bisa membahayakan via http://www.huffingtonpost.com

Di bangku kuliah tidak ada materi khusus yang menjelaskan ataupun mempersiapkan kita berperang dalam dunia kerja. Kuliah hanya mengajarkan ilmu-ilmu yang berhubungan dengan bidang calon pekerjaan kita nantinya. Oleh karenanya, bagi sebagian orang yang tidak siap dengan kejamnya dunia kerja akan shock dan kalah dalam berperang sehingga tidak menjadi sukses dalam karirnya.

6. Banyak orang yang tidak kuliah tapi sukses.

Steve Jobs sukses meski tidak menyelesaikan kuliahnya

Steve Jobs sukses meski tidak menyelesaikan kuliahnya via http://motherboard-images.vice.com

Jika kita melihat orang di sekeliling kita, tidak sedikit dari mereka yang sukses dalam hidupnya walaupun tidak sempat merasakan bangku kuliah. Ada yang sukses dengan membangun usaha sendiri, ada pula yang sukses di suatu perusahaan karena mereka mau belajar dan memiliki kemampuan. So, pada intinya bukan kuliah yang menentukan kesuksesan dalam bekerja tetapi kemampuan dan kegigihan yang kita miliki untuk mencapai sukses.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya