Suatu hubungan memang tidak bisa diprediksi banyak orang mengenai jalan ceritanya. Pasangan yang berpacaran sudah lama bersama pun tidak menjadi jaminan bahwa ia akan menikah dengan pasangannya. Bisa dipertimbangkan dari berbagai alasan mengapa hal yang tidak mereka inginkan sebagai pasangan itu bisa terjadi.

Mereka yang berpasangan sebagai pacar, umumnya menjalani hari-harinya dengan lebih berbunga-bunga dan seakan tidak merasakan suatu beban dalam hidupnya. Karena beban itu bisa ia ceritakan kepada pasangan sehingga terasa lebih ringan. Namun, terkadang juga momen seperti itu hanya terjadi pada usia hubungan yang tidak terlalu lama.

Semakin lama sebuah pasangan menjalin suatu hubungan, mereka juga akan menemui berbagai ujian dan permasalahan pada hubungan mereka. Bisa karena perbedaan pendapat, masalah kecil yang dibesar-besarkan, tidak dapat restu dari orang tua, adanya pihak ketiga yang berusaha masuk ke dalam hubungan, ataupun mulai timbul rasa kebosanan di antara keduanya.

Segala permasalahan itu tidak dapat kita tolak dan selalu datang dengan sendirinya. Orang yang berhasil mempertahankan hubungannya dalam waktu lama, biasanya akan mengatakan bahwa kuncinya adalah saling mengerti dan saling mengisi. Memang ada benarnya, namun tidak setiap orang memiliki tingkat kontrol emosi atau inisiatif pemikiran yang sama dengan orang yang berhasil dalam hubungannya. Terkadang faktor eksternal yang tidak terduga juga bisa menjadi sebuah faktor yang menyebabkan suatu hubungan kandas di tengah jalan.

Pada saat hubungan kalian mulai pada batasnya dan kemungkinan terburuknya adalah berpisah dengan pasangan, terkadang itu adalah suatu kenyataan pahit yang mau tak mau harus kalian terima. Dan ada juga beberapa orang yang bisa kuat dan santai untuk menghadapinya.

Jika kamu merasakan ada hal yang tidak beres pada hubungan kalian, mungkin inilah beberapa tanda pasangan kalian ingin mengakhiri hubungannya.

1. Jarang atau Bosan Berkomunikasi

Jika kalian merasa pasangan kalian malas membalas pesan singkat atau chat yang kalian kirimkan, atau tidak peka untuk bergantian mengirim pesan lebih dulu itu bisa jadi pertanda buruk bagi sebuah hubungan. Sikap yang seperti itu sudah tidak menunjukkan respect terhadap pasangannya.

Berbagai macam alasan bisa menyebabkan hal seperti ini. Mungkin karena kamu kurang perhatian karena ia yang lebih sering menanyakan kabar anda, tidak merasa nyaman dalam hubungan, atau kemungkinan ada pihak ketiga yang mencuri perhatian lebih darinya. Jika sudah menemui tand-tanda seperti ini segera buat keputusan yang tegas untuk hubungan kalian dan jangan sampai ada penyesalan.

2. Malas Bertemu atau Pergi Bersama

Advertisement

Seseorang yang sangat menyayangi pasangannya akan selalu ingin di dekat pasangannya kapanpun itu. Tidak bertemu dengan dirinya sehari saja terasa seperti sebulan tidak bertemu. Momen kasmaran ini lumrah dirasakan bagi pasangan yang saling mencintai secara tulus.

Jika keadaanya berbeda dan ia lebih sulit untuk diajak bertemu, tanyakan dulu apa penyebabnya secara langsung dan tegas. Karena ini sudah menyangkut permasalahan yang sifatnya final pada suatu hubungan. Pertimbangkan alasan dan cari buktinya. Jika perlu datang langsung ke rumahnya untuk meminta penjelasan. Jika jawabannya tidak masuk di akal dan terkesan seperti dibuat-buat sebaiknya kamu tidak membuang lebih banyak waktu untuk orang yang sudah tidak mempunyai minat untuk bertemu lagi denganmu.

3. Membesarkan Masalah yang Sepele

Ini sepertinya jurus yang klasik tapi ampuh untuk mengakhiri sebuah hubungan. Setiap pasangan sejatinya menginginkan hubungan yang tentram dan minim masalah. Kalaupun masalah itu datangnya dari luar, sebuah pasangan yang normal akan mencoba menghadapi dan menyelesaikannya bersama.

Advertisement

Ia tidak ingin pasangannya merasa kesusahan seorang diri. Namun jika ia mulai membesar-besarkan masalah sepele menjadi besar, bisa dipastikan ia ingin segera putus denganmu. Kemungkinan terburuk lainnya ada juga pihak ketiga yang ingin merusak hubungan kalian. Pahit memang, namun abaikan tipe pasangan seperti ini dan coba membuka hati untuk oran dan disaat yang tepat yang lebih bisa berjuang bersama denganmu.

4. Menyalahkanmu Secara Berlebihan

Menyalahkan via http://breatheyou.com

Perilaku yang tidak adil ini sangat jika dilakukan kepada pasangan yang memang saling mencintai. Mereka tidak akan berbuat semena-mena untuk pasangan yang memang benar-benar dicintainya. Jika kamu mulai merasakan perbedaan sikap pada dirinya dibanding saat pertama kalian menjalin cinta, bisa dipastikan ia tidak tulus dan hanya mecintaimu karena suatu alasan tertentu. Jika ini masih berada pada hubungan yang tidak terlalu lama, sebaiknya segera buat keputusan untuk berpisah darinya untuk mengurangi beban psikologi pada dirimu.

5. Memberikan Kode Lewat Statusnya di Media Sosial

memberi kode via http://bestanimations.com

Dan yang paling jelas dan bisa dilihat adalah ketika ia memperbarui status media sosialnya dan menulis sesuatu tentang tidak kenyamanan atau tidak keharmonisan hubungan kalian. Memang ia tidak menuliskan status tersebut secara gamblang dan jelas. Namun, sebuah status yang berbau sindiran oleh pasangan dan jika mengarah soal cinta itu memang status yang ditujukan untuk kalian. Hal ini adalah cara penyampaian yang halus dan berharap kalian bisa peka dengan keinginannya. Dan juga status galau biasanya juga ditujukan untuk menarik perhatian pihak lain agar ia bisa mendapatkan cinta baru dengan cepat setelah lepas darimu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya