Tidak bisa dipungkiri, kriminalitas sudah menjadi bagian dari kehidupan bersosial dan bermasyarakat. Kriminalitas pun tidak dilakukan dengan sendirinya, melainkan karena ada niat dan kesempatan untuk melakukannya.

Mungkin kamu sendiri memahami, bahwa ekonomi adalah salah satu alasan yang sangat mempengaruhi kehidupan banyak orang. Salah satunya adalah faktor kebutuhan, setiap orang pasti mempunyai yang namanya kebutuhan. Entah itu kebutuhan yang bersifat kebutuhan sehari – hari, atau kebutuhan yang menunjang sebuah gaya hidup. Diantaranya adalah kebutuhan yang banyak orang buat untuk sebuah persaingan dalam pandangan suatu status sosial. Biasanya memang tidak serta merta seperti itu saja, namun juga karena seseorang memiliki suatu perasaan tidak ingin tersaingi satu sama lain dalam hal kecil sekalipun.

Kriminalitas juga lahir dari sebuah himpitan ekonomi dan seringkali itu terjadi. Dengan kondisi yang bisa dibilang kepepet, akhirnya orang akan mempunyai cara tersendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan menghalalkan segala cara. Seperti kegiatan mencuri, menipu, pencopetan, dan perampokan yang disertai dengan kekerasan yang belakangan ini masih sering terjadi di tengah gencarnya pengamanan dan patrol yang dilakukan pihak yang berwajib. Jumlah yang banyak dan kian tidak terkontrol dari pelaku kriminalitas inilah yang membuat aksi – aksi kriminalitas semakin sulit untuk di berangus.

1. Faktor ekonomi yang lemah

http://theconversation.com

http://theconversation.com via https://www.google.com.ua

Tuntutan akan kebutuhan membuat sejumlah orang yang tertekan keadaan ekonominya menjadi lebih agresif lagi dalam hal mencari nafkah. Keterbatasan pendidikan dan keterampilan, ditambah keinginan untuk mendapatkan penghasilan secara instan menjadi salah satu penyebab mengapa seseorang mempunyai kenekatan dan nyali untuk melakukan aksi kejahatan.

2. Faktor lingkungan yang mendukung

thoughtcatalog.com

thoughtcatalog.com via https://www.google.com.ua

Hal yang juga sangat mendukung dan membentuk karakter seseorang, mengapa mereka menjadi berani melakukan bermacam tindak kejahatan adalah pengaruh dari lingkungan juga. Lingkungan yang baik akan membentuk banyak pribadi yang baik, dan begitu pula sebaliknya. Entah itu dari lingkungan keluarga, maupun linkungan sekitar. Mereka yang sudah terdoktrin oleh lingkungan bahwa seorang saja tidak melakukan tindakan kriminal di lingkungan itu akan dianggap sebagai minoritas

3. Terbiasa dengan Geng

Pengaruh ini terbentuk dari mereka yang terbiasa membentuk geng sejak masih muda, dan tenggelam dalam kepuasan dalam mencari pengakuan bahwa mereka adalah yang mendominasi. Dan biasanya mereka yang melakukan tindak kriminal secara berkomplot biasanya didasari dengan rasa kesetiakawanan karena merasa senasib dan susah senang bersama. Dan tidak jarang bagi mereka yang sudah menikah, yang menjadi imbas ketika mereka terkena proses hukum atau main hakim sendiri oleh masyarakat adalah istri dan anak – anaknya.

4. Efek lanjutan dari ketergantungan narkoba

http://www.painkiller-addiction-treatment.com

http://www.painkiller-addiction-treatment.com via https://www.google.com.ua

Tidak menutup kemungkinan dan memang banyak fakta di lapangan yang menjadi faktor mengapa banyak orang mulai nekat untuk melakukan aksi kejahatannya juga didasari oleh kebutuhan dalam mencukupi efek ketagihan obat – obatan terlarang bagi mereka yang sudah menjadi pecandu. Mereka tidak peduli dengan kebutuhan sehari – hari selain bagaimana mereka bisa mendapatkan uang secara instan lalu bisa membeli obat – obatan yang sudah menjadi kebutuhan utamanya sejak ia menjadi pecandu.

5. Pengaruh Minuman Beralkohol

americanpregnancy.org

americanpregnancy.org via https://www.google.com.ua

Alkohol bukanlah pilihan yang tepat jika kamu menginginkan sebuah minuman yang sehat untuk dikonsumsi. Tak dipungkiri, pengaruh langsung dari alkohol akan memberi dampak buruk dalam jangka pendek namun dalam jangka panjangnya, akan berpengaruh langsung kepada psikis seseorang. Seseorang yang tadinya mempunyai kondisi psikis yang baik, selanjutnya orang juga akan mempunyai dampak psikis yang mengarah kepada perilaku kriminal. Biasanya minuman beralkohol akan membuat orang menjadi lebih sensitif dan mudah marah.

6. Sempitnya lapangan pekerjaan

http://www.humanengineers.com

http://www.humanengineers.com via https://www.google.com.ua

Kebutuhan ekonomi yang tidak seimbang dengan luasnya lapangan pekerjaan adalah penyebab lain, mengapa seseorang berpikiran bahwa tidak ada pilihan lain yang bisa dijadikannya sebuah pekerjaan. Yang juga diimbangi dengan pemikiran yang ingin selalu instan dalam mendapatkan penghasilan. Dan lebih lagi, orang akan menjadi ketagihan untuk melakukan tindakan kriminal karena ia sudah berhasil pada kali pertama ia melakukan tindakan kriminal yang berbuah penghasilan.

7. Tuntutan gaya hidup

viralscape.com

viralscape.com via https://www.google.com.ua

Di jaman milennial seperti ini, banyak orang ingin semakin bersaing dalam hal kesejahteraan materi. Banyak orang juga tidak lagi mengenal bagaimana mendapatkan sebuah penghasilan dengan cara yang benar, asalkan menghasilkan. Mereka menilai bahwa penghasilan dapat didapatkan dengan mudah ketika bisa mengimbangi gaya hidup orang lain. Gaya hidup makin kesini juga makin tinggi karena banyak orang menilai seseorang pantas untuk dipandang ketika ia memiliki kelebihan harta. Tidak dipungkiri, gaya hidup semakin dikejar juga semakin mengiris ekonomi seseorang.

8. Bekas Narapidana

www.hurtinva.com

www.hurtinva.com via https://www.google.com.ua

Biasanya, seorang bekas narapidana juga akan sulit disembuhkan, dimana mereka juga mempunyai keterbatasan psikis yang tidak mampu mengendalikan masa lalu yang sudah menjadi sebuah kebiasaan yang lama. Kebiasaan psikis yang sudah terlanjur rusak ini lambat laun juga akan semakin membuat seseorang menjadi tambah mengikuti arusnya. Namun tidak semua narapidana seperti demikian, sebagian banyak dari mereka memiliki kemauan juga untuk sembuh dari masa lalu buruknya.

9. Ada penghargaan atau perebutan wilayah kekuasaan

Mungkin hal ini masih banyak menjadi rahasia umum bagi banyak orang, terlebih bagi yang belum mengetahui seluk beluk mengenai dunia kriminalitas. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa angka kriminalitas yang semakin tumbuh dari tahun ke tahun juga karena ada faktor pencarian kekuasaan wilayah atau pembuktian diri. Pelaku kriminalitas juga mempunyai tatto yang menunjukkan seberapa tinggi kriminalitas atau seluas apa wilayah kriminalitas seorang pelaku kriminal, yang menjadikannya lebih disegani antar pelaku kriminal lainnnya dalam bentuk kelompok. Semisal sebuah nama “Hercules” yang cukup disegani di Jakarta sebagai seorang yang mempunyai wilayah kekuasaan tertentu bersama kelompoknya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya