Geordieland, begitulah sebagian orang menyebut kota ini, diambil dari kata Geordie, dialek yang dimiliki oleh orang local Tyneside. Belum banyak yang tahu kalau kota ini adalah salah satu kota yang menarik untuk dikunjungi jika sedang berada di Inggris.

Berada di Inggris bagian timur laut yang merupakan bagian dari provinsi Northumberland hingga tahun 1300 yang kemudian berubah menjadi propinsi Tyne and Wear. Selain pernah menjadi kota yang kaya akan komoditas wool, pernah juga sebagai kota industri penghasil batubara, kaca, dan besi baja di abad pertengahan. Perjalanan kali ini mengenal lebih jauh daya tarik kota ini mulai dari city centre hingga pedesaan di sekitarnya.

#AyoKeUK #WTGB #OMGB

1. Newcastle City Centre

Grey's Monument

Grey's Monument via https://www.hipwee.com

Newcastle Upon Tyne memang bukanlah kota yang besar seperti London maupun Manchester, yang membutuhkan mode transportasi menuju pusat kotanya. Berjalan kaki adalah salah satu cara yang paling mudah mengelilingi pusat kota Newcastle.

Mulai dari Northumberland Street yang sekaligus area pedestrian dengan pusat pertokoan, restoran dan perkantoran sehingga setiap harinya selalu ramai. Terus berjalan melewati Blackett Street, terlihat ada Grey’s Monument yang diresmikan tahun 1838 sebagai salah satu tempat favorit warga Newcastle sekaligus vocal point dari Grey Street. Sebagian besar bangunan di sepanjang jalan tersebut usianya sudah cukup tua dan terdaftar sebagai arsitektur bersejarah yang penting, salah satunya Theatre Royal, tempat sering diadakannya pertunjukan drama, konser musik maupun opera.

Advertisement

Grey street merupakan satu dari beberapa area Grainger town yang cukup bersejarah bagi perkembangan kota Newcastle selain Grainger street, Clayton street dan Grainger market (pasar yang menjual kebutuhan sehari-hari) yang semuanya masih ada sampai saat ini.

Kota yang ada di garis pantai Inggris bagian utara ini terkenal selalu berangin kencang dan dingin. Banyak warga duduk santai di Old Eldon square, taman kota di depan pusat perbelanjaan Eldon Square, salah satu mall yang cukup besar di tengah kota. Tak jauh dari sini, Stowell Street lokasi ditemukannya tembok kota tua Newcastle yang sudah ada sejak abad pertengahan dan sudah menjadi cagar budaya, dikenal sebagai area pecinan dipenuhi restoran dengan cita rasa asia.

2. Quayside

Berjalan kaki sekitar 10 menit dari pusat kota hingga akhirnya sampai di Quayside, melewati dua buah bangunan kampus yang cukup modern dari sekolah bisnis dan sekolah desain milik Northumbria University, salah satu universitas yang ada di Newcastle selain Newcastle University. Quayside adalah salah satu kawasan yang iconic di sepanjang River Tyne, cukup bersejarah bagi perkembangan Newcastle karena dulunya merupakan kawasan industri dan dermaga yang sangat sibuk. Sekarang telah berkembang menjadi area turis, a place where old meets new dengan adanya hotel, museum, tempat pertunjukan, restoran dan bar.

Advertisement

Di sini ada beberapa jembatan membentang menghubungkan kota Newcastle dan Gateshead yang berada di seberangnya. Tiga jembatan diantaranya cukup iconic bagi kota ini, salah satunya Tyne bridge yang sudah menjadi ciri khas kota ini sejak 1849 dan diresmikan oleh Ratu Victoria kala itu. Jembatan ini memang mirip dengan yang ada di New York dan Sydney.

Satu lagi adalah Millenium bridge yang diresmikan pada tahun 2001 dengan desain yang unik dan modern, dikhususkan bagi pejalan kaki dan pengendara sepeda. Uniknya jembatan ini bisa bergerak terbuka jika ada kapal besar yang melewati sungai Tyne di bawahnya. Jembatan ini merupakan akses menuju museum seni kontemporer BALTIC dan tempat pertunjukan musik THE SAGE karya arsitek ternama Norman Foster, yang bangunannya mirip seperti keong. Selain sebagai pusat bagi pendidikan musik, beberapa konser musik artis internasional, orkestra pernah tampil di tempat ini.

Museum BALTIC banyak menampilkan pameran karya seni. Selain museum ini free, pengunjung bisa melihat pemandangan kota Newcastle dan sungai Tyne dari viewing gallery yang berada di lantai 6 museum. Museum ini berada di sebuah bangunan yang berdiri sebelum perang dunia 2, dan pada tahun 1950 berfungsi sebagai pabrik tepung dan makanan ternak hingga tahun 1982.

Menuju St Nicholas street, ada satu jembatan yang cukup menarik perhatian, Swing Bridge. Dibuka tahun 1876, letaknya ada di belakang jembatan Tyne, bentuknya lebih kecil dan berwarna merah. Jauh sebelum jembatan Millenium muncul, jembatan ini merupakan satu-satunya jembatan yang dapat bergerak menggantikan jembatan Georgian tua yang ada sebelumnya.

Bagi yang suka fotografi malam hari, Quayside merupakan lokasi yang indah untuk di abadikan dengan kamera karena di sepanjang tepi sungai Tyne pada malam hari terasa lebih romantis dengan refleksi sinar lampu yang muncul di air.

3. St Nicholas Street

Newcastle's Castle Keep

Newcastle's Castle Keep via https://www.hipwee.com

Berjalan sedikit menanjak dari Quayside, ada sebuah bangunan yang merupakan titik awal mula nama kota Newcastle, Newcastle’s Castle Keep and Glack Gate. Di bagian luar terdapat papan yang menceritakan sejarah mengenai kastil yang dahulu kala berfungsi sebagai banteng sekaligus sebagai tempat tinggal komandan perang, sekaligus di dalamnya terdapat Norman Chapel dan sumur dengan kedalaman 100 kaki tempat mengalirnya air untuk kehidupan di dalam kastil di masa lalu.

Persis di sebelah kastil ini ada sebuah bangunan yang namanya Black Gate. Menurut sejarah yang tertulis di papan, bangunan ini dibangun antara tahun 1247-1250 pada masa kekuasaan Raja Henri III dan dipercaya dulunya sebagai ruang penjaga untuk menjaga istana dari serangan musuh. Di bagian depan gerbang terdapat jembatan gantung yang menerus hingga ke belakang bangunan, saat ini jembatan tersebut sudah diganti menjadi jembatan kayu.

Tak jauh di depannya, ada sebuah gereja, St Nicholas Cathedral, yang dibangun pada akhir abad ke 12 dan pernah terbakar dua kali di paruh pertama abad 13 dan mengalamai perbaikan hingga seperti bentuk yang dilihat saat ini. Di bagian atas menaranya memiliki lantern tower atau menara lentera yang dulunya berfungsi sebagai panduan untuk kapal kapal menuju sungai Tyne. Tepat di belakang gereja ini, dulunya merupakan kawasan pertokoan bagi kota tua Newcastle.

4. St James’ Park Stadium

St James's Park Stadium

St James's Park Stadium via https://www.hipwee.com

Stadion bola St James park milik klub Newcastle United ini sudah berubah nama sejak tahun 2012 menjadi Sport Direct Arena sampai ditemukan sponsor yang berhak terhadap lisensi penamaan penuh.

Mengikuti private tour selama 1 jam pengunjung diajak keliling melihat setiap fasilitas yang ada di dalam stadion yang digunakan setiap kali ada pertandingan sepakbola, mulai dari ruang ganti pemain dan pemain lawan, kamar mandi, ruang tunggu termasuk lapangan hijau di mana pertandingan berlangsung.

Berbatasan dengan Leezes park, taman besar yang persis berada di belakang stadion yang dapat menampung 52 ribu supporter bola setiap kalinya, sekaligus satu-satunya stadion bola di Inggris yang berada di tengah kota. Tak heran, bila pertandingan besar sedang berlangsung, suara sorakan para supporter bisa terdengar jauh sampe ke segala sudut kota.

5. Angel of North

Angel of North

Angel of North via https://www.hipwee.com

Patung berbentuk siluet bidadari setinggi 20 meter dengan bentangan sayap sepanjang 56 meter ini merupakan public artwork yang cukup iconic bagi propinsi Tyne and Wear. Mengendarai bis selama 20 menit ke arah kota Durham, tak jauh dari bis stop yang ada di sekitar pinggiran jalan bebas hambatan, artwork ini sudah terlihat jelas.

Dibangun pada awal tahun 1990an di sebuah bukit bekas lokasi penambangan oleh seorang artist asal Inggris, Antony Gormley memiliki konsep untuk memahami transisi provinsi Tyne and Wear ini dari kota industri menjadi kota yang moderen di masa sekarang serta fokus terhadap harapan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya