Sarjana Pertanian? Pasti yang di benak kamu tentang macul, sawah, tanah, tanaman dan hal-hal kotor lainnya. Memang Fakultas Pertanian tidak sepopuler Fakultas lainnya. dan betul mereka menanam dan memelihara berbagai jenis tanaman, tapi apa yang mereka peajari bukan hanya sekadar memelihara makhluk makhluk ciptaan Tuhan. Mereka mempunyai tugas mulia dengan Jargonnya Feed the world :D Makanan merupakan kebutuhan primer untuk kita. Tanpa makanan apa yang bakal terjadi?

Percayakah kamu, kalau mahasiswa yang kuliah di Fakultas pertanian  adalah dia yang harus kamu pertahankan, apa memangnya yang membuat mereka punya nilai plus  sebagai pasangan?Kenapa mereka layak dijadikan sebagai pasangan idaman?

 

1. Anak pertanian tak pilih-pilih dalam makan, mengajaknya ke Warteg dan Jajanan Kaki lima pun tak akan membuat mereka keberatan

Rendah Hati

Rendah Hati via https://www.facebook.com

Well,  sebagai anak pertanian mereka tau bagaimana susahnya menanam sampai memanen makanan yang mereka makan. Mereka akan lebih menghargai makanan tersebut.

Mereka enggak bakal risih jika kamu mengajak ke Warteg atau Pedagang kaki lima engan alasan enggak high class dan mentereng . Mereka dengan senang hati akan memakannya.

Makanan aja mereka hargai sebegitunya , apalagi kamu sebagai pasangannya?

2. Kalau urusan dosis pupuk, bahan praktikum yang Kontam bisa membuatnya pusing setengah mati– bukankah itu tanda bahwa ia punya kepekaan tinggi?

Fisiologi Tumbuhan

Fisiologi Tumbuhan via https://www.facebook.com

Anak pertanian memang banyak praktikum, di sawah di ladang dan juga di laboratorium. Semua yang dia praktik kan harus sesuai dengan petunjuk dan dengan dosis yang pas agar praktikumnya berhasil.

Jika dengan bahan praktikumnya saja bisa demikian peduli dan perhatian, bayangkan betapa dia bisa peduli padamu yang jadi pasangannya ?

3. Tanaman aja diperlukan dengan sempurna, apalagi kamu sebagai pasangannya..

Pasangan Idaman

Pasangan Idaman via https://www.facebook.com

Anak Pertanian pas lagi di lahan harus tau dosis pupuk yang pas untuk si tanaman-tanamannya, apa fungsi pupuk tersebut buat si tanaman, gimana kalau tanaman tersebut kena kahat, apakah pupuknya sesuai, gimana dampaknya kalau pupuknya over, dan gimana gimana perakuan-perlakuan yang lain supaya tanaman tersebut berproduksi dengan baik.

Tanaman aja diperlakukan sesempurna itu. Gimana dengan kamu?

4. Kuliahnya tak sekadar duduk di belakang meja, Namun harus dapat membuat sebuah realita, itu yang membuat mereka pantang putus asa !

Dimana lagi kamu bisa menemukan mahasiswa yang pagi-pagi udah berjibaku dengan tanah dan cangkul? Mereka tak hanya duduk di kelas dan mendengarkan dosen bicara, wajib halnya turun langsung ke lapangan demi mendapatkan data yang benar-benar nyata

Malu? Minder diliat anak fakultas lain? Ahhh..omong kosong, Cuma orang yang pantang putus asa yang dapat bertahan di sini--

5. Saat Bersamanya, Kamu Tak Harus Repot Menutupi Kekurangan.

Fisiologi Cekaman Lingkungan

Fisiologi Cekaman Lingkungan via https://www.facebook.com

Pernahkah kamu mengaduk aduk kotoran sapi untuk tugas kuliah? Mengaduk kompos yang membuat kuku kalian berubah menjadi hitam? Memulung ampas tebu di mamang penjual tebu? Memungut kulit durian di tempat sampah di  taman kota? Atau berjibaku dengan ulat-ulat di tanaman? dan berpanas-panasan di ladang sementara mahasiswa lain menikmati ruang ber-AC di ruang perkuliahan?

Nah, gimana dengan punya pasangan calon sarjana pertanian? Jangan khawatir, karena mereka terlatih menjadi orang yang tidak manja, jadi mereka bisa dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Mereka tidak akan pernah jijik dengan kelakuan-kelakuan pasangannya yang jorok.

Kalau hanya bersendawa di depan umum atau kentut sembarangan no problem lah :p

Kamu Bebas Jadi ‘Apa Adanya’

6. Mereka terbiasa lugas, komunikatif, dan Percaya diri. Jika punya aspirasi , mereka tak akan berusaha menyamarkannya dengan kode-kode penuh misteri

Kultur Jaringan

Kultur Jaringan via https://www.facebook.com

Contoh saja saat praktikum di laboratorium ,mahasiswa tak akan segan untuk bertanya pada laboran bagaimana cara nya praktikum acara 1, acara 2 dan seterusnya

Ya kali saat di lab dia bereksperimen sendiri, saat salah praktikum pun mahasiswa pertanian tak segan meminta saran dan solusi kepada sang laboran

Kamu gak akan menemukan harapannya dalam hubungan di kamuflase dalam kode-kode yang nyaris mustahil di pecahkan, Namanya juga mahasiswa yang terbiasa dengan

kepastian?

7. Jika Kamu justru bicara dalam kode, tak perlu cemas juga. Dia punya kemampuan analisis berkat memahami kalimat dalam penprak yang dia punya

Ketika mereka sudah menganalisa fakta di lahan, pasti kita akan studi di laboratorium juga. Di laboratorium, mahasiswa Pertanian melakukan berbagai macam analisa! Bekat penunjuk praktikum yang dia punya, dia bisa mulai beranalisis dari analisis kimia, biologi, fisika, pergerakan fotosistesis tumbuhan, dan tak lupa juga analisa hama dan penyakit tanaman. Tuh, tanaman aja bisa dianalisis detil. Apalagi kamu? Eaaaa…

Nah, karena itu kamu tak perlu khawatir ketika kamulah yang terbiasa menyampaikan keinginan dalan bentuk Kode –kode rahasia , Sebagai pencari kepastian dia akan sabar mengolah dan menebak apa yang sebenarnya kau maksudkan

8. Perkuliahan di Fakultas Pertanian Membentuk Mereka Jadi Pribadi yang Perasa dan Peduli dengan Sekitarnya

Penghijauan

Penghijauan via https://www.facebook.com

Dia yang terbiasa melibatkan perasaan dalam kesehariannya akan bertumbuh jadi pribadi yang peka. Untuk memberi setetes pereaksi bial pun dia hati-hati, Kepekaan inilah yang membuatnya begitu mengerti diri sendiri, “melihat” lingkungan, dan gak malas-malas berusaha memahamimu. Sekalipun kamu punya “kode-kodean” yang paling absurd, dia bisa kok menerjemahkan maumu. Ah, pasanganmu yang anak pertanian layak kok dapat predikat “yang paling memahami maumu”. Ecieeehhh…

9. Kamu tak perlu susah-susah lagi memikirkan souvenir pernikahanmu

Kultur Jaringan

Kultur Jaringan via https://www.facebook.com

Karyamu di kultur jaringan atau benih-benih buah dan sayuran yang unggul bisa kamu jadikan acuan bukan? Selain bermanfaat bagi tamu undangan itu juga bakal menjadi souvenir pernikanmu yang anti mainstream :D

10. Saat Prewedding, Kamu gak akan dipusingkan dengan Spot, Banyak Konsep Prewedding yag sudah tercipta di Kepala

Keanekaragaman Hayati ke Karimunjawa

Keanekaragaman Hayati ke Karimunjawa via https://www.facebook.com

Mereka yang dari pertanian pasti mempunyai jiwa petualang yang tinggi. Tentunya, tempat-tempat yang dikunjungi ya seputar tanaman. Praktikumnya anak Pertanian itu dilakukan di perkebunan. Entah perkebunan teh, perkebunan apel, perkebunan jambu kristal, perkebunan jeruk, dsb. Bahkan di pantai dengan deburan ombak dan pegunungan yang sejuk pun pun bisa kamu jadikan referensi

Nah ini bisa kalian jadikan sebagai referensi untuk konsep pre wedding bertemakan garden atau camp, makin sempurna deh menuju ke altar pernikahan mu :p 

11. Di Tengah Padatnya Jadwal, Merelakan Waktu Untuk Bertemu Denganmu Adalah Sebuah Bentuk Kompromi. Kebersamaan Kalian pun Pasti Memiliki Kualitas Tinggi

Seperti mahasiswa pada umumnya, jadwal padat juga berlaku untuk mahasiswa pertanian . Pagi-siang kuliah, sore praktikum, malam ngerjain laporan adalah rutinitas setiap hari. Apalagi kalau inhal praktikum dan harus ngulang praktikum di hari lain. Ergghhhh

Karena itulah, buat kamu yang punya pasangan seorang calon sarjana pertanian , maklumilah kalau dia sibuk sehingga kalian jarang ketemu dan tidak punya banyak waktu untukmu. Tapi yang penting, ketika akhirnya dia punya waktu dan kalian bisa bertemu, dijamin bakal quality time banget deh..

12. Kemampuan Membawa Diri Anak-anak Pertanian pun Jawara

Mahasiswa Pertanian

Mahasiswa Pertanian via https://www.facebook.com

Anak pertanian bisa bergaul dengan banyak orang dari berbagai latar belakang, mulaidari sesama mahasiswa, dosen, laboran, penyuluh, petani, peternak, hingga pegawai dinas Mereka adalah manusia yang di didik dengan kemampuan sosial yang tetap jawara, Gak perlu khawatir dia kagok di bawa di tengah keluargamu yang heboh, Diproyek tempatnya magang  dulu, dia sudah pernah merasakan penyesuaian sosial yang lebih berat

13. Mereka sebenarnya penyabar dan tak mudah menyerah, Meski dihujani stigma negatif, toh mereka tetap bertahan. Bukankah gigih adalah salah satu kriteria pasangan idaman?

Meski di hujani stigma negatif kalau mahasiswa pertanian tak punya kejelasan, absur, abu-abu, tak punya masa depan yang jelas, mereka yangkuliah di fakultas pertanian bdrusaha untuk tabah. Mereka tauk mau mengkambinghitamkan fakutasnya.

Mereka sadar, bahwa Indonesia ini negara agraris, negara yang sebagian besar penduduknya bergantung pada sektor pertanian,aapa jadinya kalau indonesia ttak miliki sarjana pertanian yang mumpuni ? bagai macan ompong atau mungkin serigala berbulu domba

 

Nah, jika dia saja mau bersikap peka pada hatinya, dia bisa demikian gigih dan begitu peduli dengan nasib negaranya, kira-kira apa yang bisa dia lakukan untuk kamu dan hubungan kalian ? *think*

14. Walau Profesinya Masih Sering Disepelekan, Para Sarjana Pertanian Tetap Bekerja Dengan Penuh Dedikasi. Kalau Sudah Begini, Tak Layakkah Mereka Dicintai?

Mahasiswa Faperta UMK

Mahasiswa Faperta UMK via https://www.facebook.com

Pernah denger Dinas Pertanian? Atau mungkin Menteri Pertanian? Atau mungkin penyuluh pertanian?  Indonesia negara agraris? Atau pertanian organik?

Sesungguhnya  para lulusan fakultas pertanian sangat berjasa dalam tiap sisi kehidupan masyarakat. Nasi, sayur dan buah yang kamu makan misalnya, tanpa mereka pertanian tak akan berjalan mulus dan produktivitas pertanian tak seminim dulu, dengan teknologi mutakhir saat ini kalian juga bisa menikmati buah-buah hasil persilangan yang lebih ajib :D

Pertanian itu asyik, pertanian itu menarik, dan menjadi mahasiswa Pertanian itu menyenangkan! Semua orang membutuhkan jasamu di bidang pertanian. Pak Tani dan Bu Tani tak akan memiliki hasil panen yang baik jika tak ada bantuan dari kalian, dan tidak akan  ada yang bisa makan kalau sumber hasil pertanian itu tidak ada.

Anak Pertanian tetap sabar dan rendah hati, ikhlas dan sepenuh hati bekerja walaupun seringkali dipandang sebelah mata.

15. Dengan Segala Kelebihan dan Kekurangannya, Mereka yang Kelak Mendapat Titel ‘SP’ Adalah Orang yang Layak Kamu Perjuangkan

Wisuda Fakultas Pertanian

Wisuda Fakultas Pertanian via https://www.facebook.com

Mereka adalah orang-orang berani, tak kenal rasa jijik, ulet, telaten, penyabar, peka, namun tak sombong. Mereka memiliki kepribadian lengkap yang patut untuk kamu banggakan sebagai seorang pendampingmu.Mereka tidak akan pernah segan untuk memperjuangkannya. Oleh karena itu, sangat tepat bagimu untuk memperjuangkan orang yang mau berjuang demi kamu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya