Pernikahan yang indah adalah impian semua insan. Apalagi awal pernikahan dunia terasa milik berdua, yang lain ngontrak. Tahun pertama semua bisa memaklumkan, hal-hal yang baik dari pasangan semuanya semakin nyata dengan cinta kasih keduanya. Namun jalan tak selalu mulus, ada kerikil penghalang, ada tanjakan curam serta ada belokan tajam. Jangan abaikan hal kecil pada hubungan. Hal ini bisa menjadi bumerang jika terus dianggap sepele. Berikut hal yang semestinya diperhatikan.

1. Komunikasikan dengan baik

lifestyle

lifestyle via https://okezone.com

Komunikasikan segala kekurangan dan kelebihan masing-masing pasangan. Bukan berarti telah mengenal satu sama lain sebelum menikah sudah cukup modal bagi hubungan suami istri. Berikan pengertian satu sama lain terlebih kekurangan pasangan. Misalnya, tidak tepat waktu, boros, atau pelupa. Hal yang kecil bisa berakibat patal dikemudian hari.

2. Menghargai perbedaan

lifestyle

lifestyle via https://okezone.com

Advertisement

Hubungan sebelum menikah kadang bertolak belakang setelah menikah. Bakal semakin kelihatan sifat aslinya seperti apa. Jangan memaksakan pasangan menjadi seperti yang diinginkan. Biarkan ia menjadi dirinya sendiri. Pernikahan bukan menyatukan insan yang sama, tapi menyatukan insan yang berbeda. Tuhan menciptakan perbedaan untuk saling mengenal.

3. Mengalah dan Memaafkan

Forgive and Forget

Forgive and Forget via https://doktersehat.com

Ketika dalam situasi yang sedikit menegangkan, menganggap pendapat pribadi benar. Lebih baik diam dan mengalahlah. Berikan ruang waktu untuk merenung dan menenangkan diri, lebih baik mengalah untuk menang daripada selalu merasa benar tapi menyakiti orang lain.

Memaafkan kesalahan kecil pasangan bukan hal yang buruk. Tak perlu diungkit atau dipendam sendiri. Lupakan, ikhlaskan kesalahan pasangan (hal kecil yah yang memang gak berdampak buruk, hihihi) dengan begitu tidak merusak diri, hati dan psikis. Hidup terasa lebih bahagia. Tak perlu disimpan karena hanya akan menjadi gunung es yang siap meledak suatu saat.

4. Menghindari pihak ketiga

Pihak ketiga

Pihak ketiga via https://kantorpengacara.com

Advertisement

Orang ketiga bukan selalu wanita atau pria idaman lain ya, tapi bisa jadi orang tua, sahabat, sodara sebagai tempat curhat. Sekalipun pihak tersebut orang terpercaya, kurangi curhat hal-hal masalah kecil keluarga. Kenapa? Karena bisa berujung pada pembeberan aib pasangan. Bahkan dalam agamapun melarang menyebarkan aib pasangan. Jika memang hanya masalah kecil biarlah cukup dengan pasangan untuk penyelesaiannya.

5. Mengingat Ijab Qobul

Mengingat Ijab Qobul. Saat terjadi cekcok ingat kalian tidak hanya berjanji dihadapan penghulu namun dihadapan Tuhan. Jangan egois, sama sama saling mengingatkan hal yang baik. Tenangkan diri, rehat, berdoa serta berpikiran jernih. Jangan mengeluarkan keputusan saat sedang marah ya.

Berikut hanya tips dan saran yang dapat membantu. Tetap utamanya cinta kasih sayang yang sesungguhnya tidak akan terkalahkan oleh percikan masalah masalah. Semangat, yuk sama sama belajar.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya