Perwujudan Bela Negara Tidak Hanya dengan Peperangan dan Gencatan Senjata

Bahasa adalah suatu perantara atau media yang digunakan manusia untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia lainnya. Bahasa juga bisa didefinisikan sebagai bunyi, yang panjang atau pendeknya tergantung dari seberapa banyak gabungan sebuah kata.

Advertisement

1. Apa itu bahasa?

Kursus Les Privat Belajar Bahasa Mandarin Terbaik di Jakarta

Kursus Les Privat Belajar Bahasa Mandarin Terbaik di Jakarta via https://images.app.goo.gl

Bahasa adalah suatu perantara/media yang digunakan manusia untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia lainnya. Bahasa juga bisa didefinisikan sebagai bunyi, yang panjang atau pendeknya tergantung dari seberapa banyak gabungan sebuah kata.

2. Mengapa bisa terjadi keberagaman bahasa?

Kursus Les Privat Belajar Bahasa Mandarin Terbaik di Jakarta

Kursus Les Privat Belajar Bahasa Mandarin Terbaik di Jakarta via https://images.app.goo.gl

Tahukah kamu mengapa bahasa di setiap daerah/negara berbeda? Bahasa menjadi suatu ciri khas bagi daerah tertentu. Maka dari itu, setiap kelompok masyarakat berhak menentukan sebuah kata, simbol dan bunyi sesuai dengan kesepakatan bersama. Selain itu, faktor dari beragamnya bahasa adalah karena adanya isolasi budaya yang terjadi pada nenek moyang kita dulu.

Advertisement

Dilakukannya migrasi dari satu tempat ketempat lain sangat mempengaruhi keberagaman bahasa tersebut. Tidak heran jika saat ini terdapat kurang lebih 6.912 bahasa di dunia. Kemungkinan berkurangnya bahasa sangat besar karena banyak bahasa yang mati akibat tidak ada penuturnya atau bisa juga  karena tergantikan oleh bahasa lain.

Bahasa Indonesia sendiri merupakan salah satu bahasa resmi dan bahasa persatuan Republik Indonesia. Bahasa Indonesia masuk keadalam salah satu dari banyak varietas bahasa Melayu. Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928 (dilansir dari situs Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan), bertepatan dengan lahirnya Sumpah Pemuda. Bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu yang sudah lebih dulu digunakan.

Advertisement

Perkembangan bahasa Melayu sangat pesat, tidak hanya di Indonesia, bahasa Melayu digunakan di seluruh kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7. Hal ini dikarenakan masyarakat mudah menerima bahasa tersebut sebelum akhirnya dijadikan sebagai bahasa sehari-hari. 

Para pemuda Indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, untuk dijadikan bahasa persatuan seluruh bangsa Indonesia, yang kini dipakai oleh berbagai lapisan masyarakat baik di pusat maupun daerah.

3. Apa itu bela negara?

Bela negara adalah suatu wujud kecintaan warga negara terhadap negaranya sendiri. Bela negara berfungsi untuk menjaga ketahanan negara baik dalam hal militer maupun non-militer. Suatu negara, bisa saja mati jika tidak dijaga, maka untuk menjaga keutuhan bangsa, dilaksanakan bela negara.

Selain itu, manfaat bela negara juga bisa kita rasakan seperti, terciptanya sikap disiplin, mental yang kuat, dan tingginya sifat solidaritas antar rekan/teman. Dalam pelaksanaannya, bela negara memiliki dasar hukum seperti yang tertulis pada:

  1. Pasal 27 ayat 3 UUD 1945 menyatakan bahwa semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.

Pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pertahanan dan keamanan negara.

4. Pelaksanaan bela negara

Kompasiana.com

Kompasiana.com via https://images.app.goo.gl

Dalam penyelenggaraannya, bela negara bisa dilakukan dengan berbagai cara. Tetapi, masih banyak orang yang mengira bahwa perwujudan bela negara hanya bisa dilakukan melalui kegiatan militer seperti peperangan dan gencatan senjata, padahal bela negara bisa dilakukan melalui hal-hal kecil. Seperti disaat pandemi sekarang, mematuhi protokol kesehatan merupakan salah satu bagian dari bela negara.

Tidak hanya itu, penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari juga bisa menjadi bagian dari bela negara. Sebab menggunakan bahasa Indonesia berarti menjunjung tinggi bahasa persatuan, sebagaimana yang tercantum dalam ikrar Sumpah Pemuda.

5. Peraturan mengenai penggunaan bahasa Indonesia

Zaman sekarang, anak-anak milenial sudah jarang menggunakan bahasa Indonesia dan lebih sering menggunakan bahas Inggris sebagai bahasa sehari-hari. Sebenarnya hal itu tidak menjadi suatu masalah, tetapi alangkah baiknya jika kita tidak melupakan bahasa sendiri. Karena penggunaan bahasa Indonesia tercantum sebagaimana di maksud dalam Perpres Nomor 63 tahun 2019 yang berbunyi, 

Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pidato Resmi Presiden dan/atau Wakil Presiden serta Pejabat Negara Lainnya hanya mengatur mengenai penggunaan Bahasa Indonesia dalam pidato resmi Presiden dan atau Wakil Presiden serta pejabat negara lainnya dan belum mengatur penggunaan Bahasa Indonesia yang lain sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 40 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan”.

Hal ini tentu saja tidak terkecuali untuk masyarakat biasa lainnya, sebab bahasa Indonesia bisa berfungsi sebagai alat pemersatu bangsa dan sebagai bahasa penghubung antar daerah.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Nama saya Fathya Chalida Umam, alumnus SMA Negri 49 Jakarta. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Saya memiliki hobi menulis, menonton film, dan menggambar. Saat ini saya bestatus sebagai mahasiswi jurusan hukum di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta semester 1.

CLOSE