#RemajaBicaraKespro-Memasuki Masa Pubertas? Nggak Perlu Panik. Berikut 7 Tanda Beserta Tips yang Bisa Kamu Lakukan

Ayo hadapi masa pubertas dengan nyaman bersama-sama. No need to worry~

Masa pubertas juga disebut sebagai masa transisi dari masa anak-anak menuju dewasa. Akan ada banyak perubahan, di antaranya menyangkut fisik, psikis, jiwa, dan pematangan fungsi organ reproduksi. Karena aku perempuan, jadi pada kesempatan kali ini aku akan membahas bagaimana anak perempuan menghadapi masa awal transisinya. Agar kamu bisa beradaptasi dengan nyaman dan juga melawan perubahannya tanpa perlu panik. Yuk disimak!

 

Advertisement

1. Tumbuhnya jerawat

Photo by Liza Summer from Pexels

Photo by Liza Summer from Pexels via https://www.pexels.com

Dikutip dari Hopkins All Children, jerawat biasanya dimulai pada masa awal terjadinya pubertas pada anak berusia sekitar 12 tahun. Namun biasanya anak perempuan cenderung lebih awal timbul jerawat daripada anak laki-laki.

Pada fase ini, penyebab timbulnya jerawat puber adalah karena perubahan hormon. Produksi hormon yang tidak stabil adalah hal yang merangsang kelenjar sebaceous atau kelenjar minyak pada pori-pori di kulit secara berlebih yang menyebabkan bakteri pemicu jerawat.

Advertisement

Jerawat puber sebagian besar pasti membuat anak mejadi minder. Apalagi pada awal masa pubertas, anak masih kaget dan belum terbiasa dengan perubahan tersebut. Tapi kamu tidak perlu khawatir, melakukan perawatan wajah akan sangat membantu proses penyembuhannya.

Pastikan kamu selalu membersihkan wajahmu setelah beraktivitas, memakai pelembab agar wajah tidak kering, dan menggunakan sunscreen di siang hari. 

2. Pertambahan berat badan yang signifikan

Photo by Maria Lysenko on Unsplash

Photo by Maria Lysenko on Unsplash via https://unsplash.com

Anak-anak yang mulai memasuki masa pubertas sering kali mengeluh berat badannya cepat naik, khususnya anak perempuan. Anak bisa saja menjadi minder karena perubahan itu, bahkan sampai memutuskan untuk diet. Padahal, pertambahan berat badan saat masa pertumbuhan itu hal yang bagus, lho.

Children’s Youth and Women’s Health Service mengungkapkan bahwa berat badan yang tidak naik saat pubertas justru adalah hal tidak baik untuk kesehatan remaja. Jadi, saat masa pertumbuhan dan kamu merasa banyak bentuk tubuhmu yang berubah, seperti paha, lengan, dada, pinggul, dan mungkin pipimu juga ikut membesar, itu semua hal yang normal, oke? Kamu nggak perlu minder karena seiring berjalannya waktu, bentuk tubuh kamu pasti akan menyesuaikan.

3. Munculnya rambut-rambut halus

Photo by Sora Shimazaki from Pexels

Photo by Sora Shimazaki from Pexels via https://www.pexels.com

Pada masa-masa pubertas, akan sangat wajar jika tubuh anak mulai ditumbuhi rambut-rambutan yang sebelumnya tidak pernah ada di sana. Jadi kamu nggak perlu panik, ya! Itu normal kok.

Pertumbuhan bulu di ketiak, kaki, dan area kewanitaan memang berbeda dengan rambut yang ada di kepala kita. Rambut yang tumbuh di area itu pasti cenderung keriting, karena bentuk folikelnya atau lubang tempat tumbuh rambutnya berbentuk oval dan gemuk sehingga rambut melekuk seiring pertumbuhannya dan memunculkan rambut yang keriting. Jadi kamu nggak perlu bingung, oke?

4. Menstruasi

Photo by Yuris Alhumaydy on Unsplash

Photo by Yuris Alhumaydy on Unsplash via https://unsplash.com

Setelah membahas perubahan fisik yang bisa kamu lihat, mari beralih keperubahan utama yang akan dirasakan setiap anak perempuan yaitu menstruasi. Umumnya, setalah rambut halus mulai tumbuh di sekitar area kewanitaan, anak akan mengalami yang namanya keputihan sebelum akhirnya menstruasi. Waktu masa keputihan setiap anak itu berbeda-beda, mulai dari 6 sampai 12 bulan sebelum menstruasi pertama.

Saat pertama kali kamu menstruasi, tentu kamu akan bingung, kaget, merasa tidak nyaman, bahkan merasakan nyeri. Tenang saja, kamu bisa menanyakan itu pada orang terdekatmu agar diberi bimbingan dan cara menanganinya. Nggak perlu panik, ya!

5. Perubahan emosi

Photo by Khoa Võ from Pexels

Photo by Khoa Võ from Pexels via https://www.pexels.com

Remaja yang mengalami pubertas cenderung lebih cepat tersinggung, bersemangat, sensitif, atau bahkan terlalu emosional. Tapi ingatlah bahwa perubahan emosional ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon. Jadi mood ekstrem yang akan kamu rasakan itu tidak bertahan dengan lama.

Kamu bisa mencari kesenangan untuk dirimu sendiri dengan melakukan kegiatan yang kamu suka untuk memperbaiki mood tersebut. Atau yang paling mudah adalah kamu bisa tidur. Istirahat akan memperbaiki mood-mu setelahnya.

6. Nafsu makan bertambah

Photo by Zen Chung from Pexels

Photo by Zen Chung from Pexels via https://www.pexels.com

Nafsu makanmu pasti akan bertambah, tentu karena kamu sedang dalam masa pertumbuhan. Tubuhmu meminta diisi banyak asupan karena perubahan fase anak-anak menuju remaja membuat kebutuhan kalorimu ikut meningkat. 

Untuk memenuhi asupan itu, akan bagus bagi tubuhmu mengkonsumsi banyak protein, seperti daging, telur, ikan, makanan laut, kacang-kacangan, dilengkapi buah dan sayur serta produk olahan susu. Zat besi dan zinc juga penting untuk mempromosikan perkembangan yang sehat selama masa remaja.

7. Perubahan perilaku

Photo by Amelia Wahyuningtias on Unsplash

Photo by Amelia Wahyuningtias on Unsplash via https://unsplash.com

Sangat umum terjadi pada anak-anak yang sedang dalam masa pubertas untuk mencoba menarik diri dari berbagai kegiatan keluarga, pertemanan, dan tidak jarang sering ada pertengkaran tak terduga di antara mereka. Selain itu, anak yang baru mau pubertas juga jadi suka melamun, berkhayal, kadang mereka merasa bahwa dirinya selalu tidak dimengerti, atau tidak diperlakukan dengan baik.

Semua itu akan ada masanya sendiri-sendiri dengan cerita yang berbeda-beda. Jadi jangan pernah merasa sendiri, atau sungkan untuk bertanya kepada orang yang lebih tua dari kamu, ya. Karena mereka juga pasti pernah mengalami masa transisi tersebut.

Jika kamu masih takut untuk cerita ke orang tua, tapi kamu juga merasa risih kalau cerita ke teman, kamu bisa banget nih cerita ke Dokter Gen Z, dokternya remaja jaman now.

Dokter Gen Z adalah adalah website yang bisa kasih kamu informasi terpecaya tentang transisi menuju remaja yang kamu rasakan saat ini. Tidak hanya mendapatkan informasi terpercaya, Dokter Gen Z juga bisa menjadi tempat kamu cerita tentang keluh kesah yang sedang kamu hadapi. Jika kamu tertarik, kamu bisa cek website-nya di doktergenz.hipwee.com atau akun Instagram @doktergenz_id yah!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Undergraduate Communication Student

CLOSE