<>1. Yang Bersalah, Juga Manusia.
I'm not Perfect

I'm not Perfect via http://weheartit.com

Sebagai manusia kita tidak hidup untuk kesempurnaan, Mencoba yang terbaik bukan berarti alfa dari kesalahan. Bahkan mungkin kesalahan perlu dilakukan agar lebih seringkali dikoreksi demi menjadi pribadi yang lebih baik. 

 

<>2. Kadang yang Salah Ingin Meminta Maaf, tapi beberapa Hal Membuatnya Ragu
you still mad?

you still mad? via https://media.licdn.com

Setelah setiap kesalahan yang kami lakukan, kami menjadi lebih peka. Bahkan kadang suka menerka-nerka sendiri apakah kami masih pantas hadir saat kami memang sudah dicap salah? 

Kadang kami sengaja menjauh sementara waktu demi menenangkan suasana yang terlanjur tidak enak, kami juga sadar kepercayaan tidak bisa dipulihkan begitu saja, atau mungkin kamilah orang yang memberimu pengalaman paling buruk dalam hidup. 

Reaksi diam, dingin dan marah kalian membuat kami yang bersalah menjadi serba salah dan salah tingkah. Tapi meski kamu tidak melihat kegelisahan kami, kami selalu berdoa dalam hati agar kamu mau memaafkan. 

<>3. Kami yang Bersalah Sudah Mengaku, Maukah Kalian Menerima?
Forgive Me, Please..

Forgive Me, Please.. via http://titaninteractif.com

Maafkan kesalahan kami yang pernah bersalah. Bahkan sebenarnya kadang sebelumnya kami pernah melihat kesalahan ini dilakukan orang lain, tapi kami malah melakukannya. Kami malah menyakiti kalian dengan cara salah yang pernah ingin kami jadikan hikmah. Maukah kalian menerima kami kembali sebagai orang yang pernah baik dimata kalian? 

<>4. Sengaja Menciptakan Jarak
I suck, sorry

I suck, sorry via http://pinterest.com

Kami payah dan Kami salah, kami akui itu. Terkadang beberapa kadar ego dan sisi kekanakan serta pengendalian diri yang rendah menjadikan kami sosok sok tau, sok mengerti segalanya dan menyimpulkan segala sesuatunya berdasarkan pemikiran kami sendiri tanpa berfikir dulu apa akibatnya. 

Kebodohan ini membuat kami berfikir ulang untuk menjauh demi menyamankan kembali suasana hatimu yang kami rusak. Tapi dibalik semua itu, kami sangat menyesal. 

 

<>5. And Sorry, I'll Never doing This Again.
Apologies

Apologies via http://instagram.com

The Last

Maukah kalian menerima kami kembali, sejujurnya kami juga ingin berubah. Bukan untuk menenangkan hati kalian yang pernah kami sakiti, tapi demi memperbaiki diri kami yang masih berjiwa labil ini. 

Karena satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah berubah dan melihatmu kembali tersenyum adalah penawar paling mujarab dari penyesalan atas sikap buruk ini. 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya