Apa yang kamu harapkan ketika memilih jurusan Ilmu Komunikasi? Ada yang berharap mendapatkan pekerjaan di sebagai seorang jurnalis, marketing officer, atau public relations. Bagi calon mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi banyak mengatakan bahwa dirinya memilih Ilmu Komunikasi untuk membuat dirinya dapat berkomunikasi lebih baik dengan orang lain. Well... ​jurusan Ilmu Komunikasi adalah untuk mahasiswa yang memiliki skill berkomunikasi yang baik dan akan ditingkatkan lagi agar dapat berguna didalam dunia kerja. Jadi, jika kamu adalah orang yang pendiam, tidak pandai berbicara, atau pemalu mungkin jurusan Ilmu Komunikasi merupakan ilmu yang cukup sulit untuk dipelajari karena langsung berhubungan dengan cara mengaplikasikannya.

 

Bagi kamu yang sudah menjadi mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi pasti banyak merasakan suka dan duka nya selama menjalani perkuliahan. Apa saja suka dan duka yang dirasakan?

 

1. Di awal masa perkuliahan, kamu menganggap bahwa materi yang diajarkan tidak penting

Dosen menerangkan materi kuliah

Dosen menerangkan materi kuliah via http://yorkvision.co.uk

Ya, perasaan memang tidak dapat dibohongi. Materi-materi yang diberikan oleh dosen di awal masa perkuliahan kamu anggap tidak begitu penting karena basic dari ilmu komunikasi seperti menyampaikan pesan dengan berinteraksi dengan orang lain adalah sesuatu yang kamu lakukan setiap harinya. Karena hal ini, kamu kurang serius mempelajari materi-materi yang diajarkan dan hanya mencatat sedikit materi yang diajarkan oleh dosen mu.

2. Perasaan menjadi bosan, tetapi banyak yang harus dipelajari

Ada mahasiswa yang kurang bersemangat

Ada mahasiswa yang kurang bersemangat via http://bigthink.com

Karena materi Ilmu Komunikasi sering diulang-ulang dari semester satu ke semester selanjutnya, kamu menjadi bosan dengan suasana belajar didalam perkuliahan. Mungkin kamu akan melihat beberapa temanmu sedang tertidur dibagian kursi belakang kelas, mendengarkan lagu, mengobrol, menggambar, atau hanya melamun memikirkan kapan perkuliahan ini akan selesai.

Tetapi, catatan mu yang hanya sedikit itu selalu dapat terisi oleh teman-teman mu yang memahami materi tersebut. Teman-teman mu itu akhirnya menjadi dosen kedua mu diluar perkuliahan untuk membantu kamu memahami materi perkuliahan.

3. Tugas kuliah bermacam-macam

Research adalah salah satu metode yang dipelajari di Ilmu Komunikasi

Research adalah salah satu metode yang dipelajari di Ilmu Komunikasi via http://researchersite.com

Sebagian besar tugas yang diberikan oleh dosen di jurusan Ilmu Komunikasi adalah merangkum materi sebanyak 1 bab atau menyelesaikan contoh kasus dengan teori komunikasi yang telah dipelajari. Walaupun hal tersebut hampir sama membosankannya seperti mengikuti jam perkuliahan, ada banyak tugas-tugas menarik yang akan kamu kerjakan pada pertengahan semester. Misalnya mengerjakan riset pemasaran dengan turun langsung ke lapangan, membuat event serta mempromosikannya, mengikuti sebuah kampanye, hingga hanya membuat meme untuk melihat kemampuan kamu dalam menciptakan sesuatu yang dapat mempersuasi orang sampai meme tersebut menjadi viral atau popular. Apa kamu pernah mendapat tugas kuliah membuat meme diluar jurusan ini? Salah satu tugas seperti ini yang dapat membuat kamu mencintai jurusan Ilmu Komunikasi.

Tugas-tugas yang dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi mungkin terdengar seru dan menyenangkan. Tetapi, melalui tugas-tugas tersebut, mahasiswa Ilmu Komunikasi mempelajari dengan serius sekaligus merasakan secara langsung dampak teori dan metode komunikasi pada dunia karir.

4. Masa ujian sangat menguji kemampuan memori otakmu

Masa ujian memang membuat kepala menjadi berat

Masa ujian memang membuat kepala menjadi berat via http://itopportunities.in

Ilmu Komunikasi memiliki banyak teori dan metode komunikasi yang perlu dipahami oleh mahasiswa nya. Teori dan metode tersebut harus dapat dipahami serta implikasi nya didalam dunia karir, bukan hanya mengetahui arti dari suatu teori saja. Karena itu, masa ujian merupakan masa yang sangat menguji kemampuan mengingat mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dalam satu semester saja, ada berpuluh-puluh teori dan metode komunikasi yang perlu dipahami oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi agar dapat mengerjakan ujian dengan lancar.

Bagaimana cara memahami semuanya dengan mudah?

Memiliki banyak teman merupakan ciri khas dari mahasiswa Ilmu Komunikasi. Satu mahasiswa Ilmu Komunikasi pasti memiliki beberapa sahabat seperjuangan yang siap membantu disaat masa ujian. Jadi, kamu akan membantu teman mu memahami teori atau metode yang kamu pahami, dan teman mu akan membantu mu memahami teori atau metode lain yang tidak kamu pahami. Seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi selalu mengingat bahwa temannya adalah dosen keduanya diluar jam perkuliahan. Akhirnya kamu dan teman-teman mu berhasil memahami semua materi yang diperlukan untuk ujian, dan sama-sama mengkhawatirkan nilai yang akan keluar setelah ujian nanti.

5. Pandangan orang lain tentang jurusan Ilmu Komunikasi

Ilmu Komunikasi memiliki artian yang bermacam-macam

Ilmu Komunikasi memiliki artian yang bermacam-macam via http://revelationtv.com

Kalau kamu punya teman yang tidak paham tentang Ilmu Komunikasi, dapat dipastikan dia tidak tahu apa yang kamu kerjakan sebagai orang Komunikasi. Teman mu akan berkata bahwa kamu sudah memilih jurusan yang salah karena komunikasi adalah kegiatan sehari-hari yang kamu lakukan bahkan saat berbicara dengan teman mu tersebut sudah termasuk disebut komunikasi. Kemungkinan lain teman kamu akan berkata seperti ini:

A: “Lo kuliah ngambil jurusan apa bro?”

B: “Gue sih ngambil Ilmu Komunikasi, lo jurusan apa?”

A: “Gue ngambil Ilmu Akuntansi biar bisa kerja di bagian perpajakan bro. Lo kayaknya belajar Ilmu Komunikasi supaya lebih pinter minta duit ke emak lo ya?”

B: “…………………………………………….”

 

Well, that is a true story…

 

 

Persepsi sebagian besar orang mengatakan bahwa Ilmu Komunikasi adalah ilmu yang mudah dipelajari dan tidak begitu penting sampai harus mengambil jurusan tersebut. Padahal sebenarnya Ilmu Komunikasi memiliki teori yang sangat luas dan berguna untuk menjalankan perusahaan. Jika kamu bekerja sebagai CEO di suatu perusahaan, bentuk komunikasi seperti apa yang kamu gunakan untuk berkomunikasi dengan karyawan dan partner perusahaan? Bagaimana cara kamu untuk menjaga hubungan baik dengan karyawan dan partner perusahaan mu? Apakah tidak memerlukan Ilmu Komunikasi?

 

Seorang pemilik atau pemimpin perusahaan pasti memahami teori dan metode komunikasi yang mereka gunakan untuk menjalankan perusahaannya dan menciptakan relationship dengan baik agar tidak terjadi masalah operasional yang merugikan perusahaan. Mahasiswa Ilmu Komunikasi selalu mengingat bahwa ilmu yang dipelajarinya merupakan bagian dari kehidupannya sehari-hari dan akan membantunya untuk menjadi pemimpin yang sukes di kemudian hari.

 

“Sometimes it’s little things that matters the most!”

-Khushithrone

 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya