Di zaman sekarang ini uang adalah sebagai prioritas utama, namun dari sekian banyak orang hanya beberapa yang dapat mengatur keuangannya dengan baik dan tepat. Dan tidak sedikit juga orang yang tidak bisa mengatur dan mengelola keuangannya dengan baik, banyak orang yang tidak bisa menghemat uangnya dan menghambur-hamburkan uangnya dengan membeli barang yang tidak ia butuhkan.

Namun di zaman sekarang ini kita harus pintar-pintar mengatur dan menghemat uang kita, karena semakin naiknya harga pangan dipasaran dan besarnya kebutuhan pokok yang harus kita penuhi. Karena itulah kita harus hemat dan lebih bijak dalam menggunakan uang kita, dengan keuangan kita yang teratur, baik, dan tepat kita dapat mengetahui berapa pengeluaran kita setiap bulannya. Lantas bagaimana cara menghemat uang dengan bijak dan tepat? Dan langsung saja berikut sedikit rangkumannya buat kamu tentang 5 tips hemat ala miliarder dunia.

1. Membuat daftar kebutuhan

Daftar kebutuhan

Daftar kebutuhan via http://Pixabay.com

Ternyata miliarder dunia selalu membuat daftar kebutuhan agar pengeluaran bulanan itu bisa terpantau dan terkontrol. Kamu juga bisa meniru cara hemat ala miliarder dunia ini agar pengeluaran perbulan kamu dapat terpantau dan dengan membuat daftar kebutuhan, kamu dapat membuat anggaran untuk kebutuhan pokok kamu perbulannya, sehingga kamu dapat menggunakan uang kamu dengan bijak. Guna menghemat uang dan lebih bijak dalam menggunakannya, saya menyarankan dan merekomendasikan untuk membuat daftar kebutuhan.

2. Menyiapkan anggaran perbulan

Buat anggaran

Buat anggaran via http://Pixabay.com

Advertisement

Nah untuk bisa menghemat uang kamu, kamu harus menyiapkan anggaran perbulan untuk memenuhi daftar kebutuhan kamu. Dengan begitu kamu bisa menggunakan uang kamu dengan bijak. Bukan hanya hanya itu, dengan membuat anggaran untuk daftar kebutuhan, kamu juga dapat mengontrol pengeluaran perbulan kamu. Dan menyiapkan anggaran untuk daftar kebutuhan kamu, kamu bukan hanya bisa mengontrol pengeluaran perbulan kamu, kamu juga bisa memprediksi dan mentargetkan sisa uang di luar daftar kebutuhan kamu untuk hal-hal lain seperti ditabungkan dan lain sebagainya.

3. Membeli barang sesuai kebutuhan

Hemat pembelian

Hemat pembelian via http://Pixabay.com

Biasanya di indonesia banyak orang yang membeli barang yang tidak dibutuhkan, mereka membelinya karena mereka hanya ingin terlihat keren dan kekinian. Nah buat kamu yang ingin menghemat dan menggunakan uang kamu dengan bijak hindari pembelian barang yang tidak kamu butuhkan, beli lah barang yang benar-benar kamu butuhkan. Contoh sang miliarder dunia pendiri Facebook, dia membeli barang sesuai kebutuhan dan bukan untuk bergaya semata. Bila kita lihat pendiri Facebook yang biasa disapa Mark Zuckerberg itu, selalu berpenampilan simpel dan sederhana, meski memiliki kekayaan melimpah yang mencapai US$48,4 miliar, Mark selalu memilih pakaian sederhana berupa celana jeans dan kaos saja.

4. Selalu membawa bekal makan siang dari rumah

Bekal makan siang

Bekal makan siang via http://Pixabay.com

Kebanyakan orang di Indonesia gengsi membawa bekal makan siang dari rumah, padahal jika kita membawa bekal makan siang dari rumah itu lebih praktis. Jadi pas waktunya makan siang kamu tidak perlu pergi keluar untuk mencari makan siang. Dan dengan membawa bekal makan siang dari rumah juga kamu bisa memasak makanan kesukaan kamu sendiri dan tentunya lebih hemat kurang lebih 10% dari pengeluaran bulanan kamu. Bahkan miliarder dunia juga sering dan lebih suka membawa bekal makan siangnya sendiri dari rumah. Contohnya sang pendiri IKEA yaitu Ingvar Kamprad, meskipun memiliki kekayaan yang berlimpah sekitar US$ 42,5 miliar, namun dia lebih suka membawa bekal makan siangnya sendiri. Bahkan tak jarang, ia terlihat tengah menyantap makan siangnya di kafetaria perusahaannya.

5. Berorientasi ke masa depan

Beroirentasi masa depan

Beroirentasi masa depan via http://Pixabay.com

Advertisement

Kebanyakan orang menghemat uangnya tidak tahu untuk apa mereka berhemat, kamu harus mempunyai tujuan untuk apa kamu berhemat. Kamu harus berorientasi ke masa depan dan harus bisa beradaptasi dengan keadaan. Bisa saja kamu mentargetkan sisa uang kamu untuk membuat dan membangun bisnis atau untuk investasi dan sebagainya. Berorientasi ke masa depan itu sangat penting dan itu menjadi pondasi utama dan alasan untuk apa kita berhemat.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya