Kegagalan rumah tangga orang tua tentunya bukan keinginan semua anak broken home. Namun kita sebagai manusia tidak bisa menolak takdir yang diberikan Sang Maha Kuasa. Sebagai anak broken home, apakah kamu merasa hidupmu sudah tak bermakna lagi? Kamu jangan sedih jangan putus asa, karena setiap hal pasti ada sisi positifnya. Seperti 6 sisi positif di bawah ini:

1. Lebih mandiri dibanding yang lain

Kamu tidak perlu terus meratapi dirimu yang tidak sepenuhnya mendapat kasih sayang orang tua. Karena dengan begitu kamu bisa menjadi anak yang jauh lebih mandiri dibanding anak-anak diluar sana. Hidup mengajarkanmu untuk berdiri sendiri karena tidak selamanya bergantung kepada orang lain itu baik. Termasuk bergantung kepada orang tua.

2. Termasuk yang jujur dan benci kebohongan

Photo by Mark Rz from Pexels

Photo by Mark Rz from Pexels via https://www.pexels.com

Advertisement

Kegagalan rumah tangga orang tua membuat anak broken home cenderung benci akan suatu kebohongan. Mereka trauma akan kegagalan dan berusaha tidak ingin menjadi pencipta suatu kegagalan dalam hidupnya. Untuk itu mereka tumbuh menjadi anak yang lebih jujur ketimbang yang lain. Anak broken home tidak ingin membohongi apalagi dibohongi orang lain. Sebisa mungkin mereka selalu jujur.

3. Terlalu setia namun takut menjalin hubungan

Orang yang setia

Orang yang setia via https://www.pexels.com

Hidup dan tumbuh dilingkungan keluarga dan rumah tangga yang hancur membuat anak broken home berpikir bahwa setia itu sangat penting. Mereka cenderung orang yang punya prinsip kuat akan kesetiaan dalam diri. Namun karena masih sedikit trauma, mereka takut dan sulit menjalin hubungan dengan lawan jenisnya.

4. Lebih kuat dalam menghadapi masalah

Photo by Dominika Roseclay from Pexels

Photo by Dominika Roseclay from Pexels via https://www.pexels.com

Sulitnya hidup memaksa anak broken home untuk tetap kuat melawan kejamnya dunia. Meski segalanya terasa hampa dan tak bermakna, namun secara tidak langsung mereka mampu menguatkan diri sendiri. Ikut terlibat dalam masalah orang tua membuat mereka terbiasa menghadapi masalah sendirian. Akhirnya lambat laun mereka tumbuh menjadi sosok yang kuat dalam mengadapi setiap permasalahan.

5. Mudah memahami perasaan orang lain

Memahami perasaan orang lain

Memahami perasaan orang lain via https://www.pexels.com

Advertisement

Anak broken home adalah sosok yang selalu kuat dalam menghadapi kejamnya kehidupan. Mereka paham betul bagaimana rasanya terluka batin dan menyembuhkannya seorang diri. Jadi ketika orang lain dihadapkan pada permasalahan, dia paham apa yang dirasakan orang tersebut, bahwasanya itu memang tidak mudah namun pasti akan segera terlewati.

6. Tumbuh menjadi sosok yang penyabar

Photo by João Jesus from Pexels

Photo by João Jesus from Pexels via https://www.pexels.com

Sudah sejak lama, permasalahan keluarga yang hacur selalu merwanai hari-harinya. Merasa tak berdaya namun terus berusaha untuk menguatkan diri. Masih ada harapan dan bersabar menunggu kebahagiaan. Permasalahan hancurnya keluarga membuat anak broken home tumbuh menjadi sosok yang penyabar, dia selalu mengharapkan kebahagiaan akan hadir dalam hidupnya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya