Kedewasaan memang tidak selalu tentang usia. Tapi usia selalu menuntutmu untuk bersikap lebih dewasa. Usia 21 tahun jadi fase awal kamu belajar mendewasakan diri, baik dari perilaku ataupun  cara berfikir. Sudah seharusnya dewasa pula dalam mengambil keputusan akan sesuatu dalam hidup ini. Tidak ada lagi sikap merajuk dan menghindari ataupun lari dari masalah khas remaja. Oleh karena itu, usia 21 tahun menjadi saat yang tepat untuk kamu mengucapkan 'Selamat tinggal' pada beberapa hal ini, biar kehidupanmu pun lebih maju lagi.

1. Ucapakan selamat tinggal pada kebiasaan buruk membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Syukuri apapun yang ada di dirimu

Syukuri apapun yang ada di dirimu via https://unsplash.com

Usia 21 tahun di jaman 2019? Masih tetap membandingkan dirimu dengan kehidupan orang lain? Stop guys, di tahun yang sudah menginjak 2019 jangan lagi kamu membandingkan dirimu sendiri dengan orang lain atau mungkin dengan temanmu.

Advertisement

Kamu, mereka ataupun dia masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kamu memiliki kelebihan tersendiri, kamu memiliki keunikan tersendiri yang belum tentu orang lain dapat melakukannya. jangan merasa rendah diri hanya karena orang lain lebih unggul satu bidang darimu.

2. Katakan cukup untuk selalu menyenangkan orang lain, sebab dirimu sendiri pun perlu diutamakan

Menyenangkan orang lain

Menyenangkan orang lain via https://unsplash.com

Jika dulu semua yang kamu lakukan demi menyenangkan orang lain, kini belajar katakan tidak untuk itu. Tidak perlu melakukan sesuatu yang tidak kamu inginkan dan tidak kamu sukai hanya demi memuasakan keinginan orang. Tidak perlu juga demi mencari perhatian.

Katakan pada diri kalian sendiri bahwa kita sanggup dan mampu memperhatikan diri kita sendiri sehingga kita tidak perlu perhatian berlebihan dari orang lain. Saat ini dan sekarang, kamu merupakan pribadi yang mandiri. Kamu akan mengganggap bahwa menyenangkan diri sendiri itu yang paling penting ketimbang menyenangkan orang lain.

3. Bukan meninggalkan, tapi memberi jarak kepada teman-temanmu yang hanya memberi dampak negatif pada dirimu ini

Memilih teman yang baik

Memilih teman yang baik via https://unsplash.com

Advertisement

Percaya atau tidak, bahwa dalam kehidupan ini tidak ada yang abadi. Termasuk dalam hal pertemanan. Tidak ada teman yang abadi. Dan tidak juga kita perlu bunuh diri jikalau salah satu dari teman kita berperilaku tidak baik atau bahkan merusak moodmu. Tidak perlu kamu pedulikan mereka. Kamu tidak butuh teman yang tidak baik. Kamu tidak butuh teman yang hanya mengambil keuntungan darimu kemudian pergi meninggalkanmu. Jangan lagi menempatkan hatimu terlalu dalam pada orang-orang yang tidak pantas menerimanya.

4. Tinggalkan pemikiran, harus punya pacar dulu agar bisa bahagia, karena itu salah besar

Bahagia meski sendiri

Bahagia meski sendiri via https://unsplash.com

Beberapa dari kamu pasti masih ada yang berpikir kalau memiliki pacar itu sumber kebahagiaan. Bahkan ada yang bilang bahwa “usia muda gak punya pacar apa kata dunia?!”. Padahal semua itu salah. Ini saatnya untuk kamu meninggalkan pemikiran tersebut.  Jangan lagi berpikir bahwa untuk bahagia harus memiliki pacar. Sekalipun tidak memiliki pacar, kamu masih bisa bahagia dan wajib untuk bahagia. Ada banyak hal sederhana di dunia ini yang bisa membuatmu bahagia.

Toh, bahagia sejatinya tidak bergantung pada orang lain atau suatu hal lain. Sekalipun orang-orang di sekelilingmu menyebalkkan, sekalipun kamu dicap jelek karena penampilanmu yang bedagulan semisalnya, sekalipun segala hal buruk menimpamu secara bersamaan di satu waktu, jika kamu ingin bahagia maka kamu bahagia.

5. Hubungan yang tak memberi kebaikan memang lebih baik disudahi, daripada menyesal nanti

relationship

relationship via https://unsplash.com

Di usia 21 kamu bukan lagi Anak Baru Gede, setidaknya kamu bisa katakan bahwa kini tidak ada lagi pacaran yang menyek-menyek. Tidak ada juga pacar yang hanya akan membuatmu mengalami kemunduruan diri sendiri. Apalagi kalau kehidupan hubungan kalian hanya seputar keluar bersama, main bersama, chating sudah makan malam/siang, ditambah dengan segala drama dalam hubungan, silahkan kalian ucapkan selamat tinggal pada itu semua.

Kamu tidak membutuhkannya, dirimu hanya perlu berani menjalani kenyataan indah di hidupmu. Semisal tetap ingin memiliki sebuah hubungan, jalanilah sebuah hubungan yang saling mendewasakan, dan membawa kalian terus maju menggapai masa depan. 

6. Jalani hidup sesuai dengan kenyataan dan tak perlu berlebihan, biar tak ada lagi drama-drama tak mendewasakan

Nah, ini untuk poin terakhir. Jangan lagi ada drama yang tidak penting atau bahkan teramat tidak penting  dalam hidup kita. Hidup ini tidak pernah main-main, hidup ini selalu nyata dan semuanya berjalan sungguhan, jadi kita tidak perlu bersikap drama seperti sinetron.

Jadilah dirimu sendiri, buatlah kesalahan sebanyak banyaknya, belajarlah sebanyak-banyaknya. Isi masa mudamu dengan hal-hal bermanfaat agar kamu menjadi pribadi yang semakin maju. Pergilah ke tempat – tempat yang kamu inginkan, cari tahu tentang dunia ini dan bersenang-senanglah.

Karena masa muda hanya akan datang sekali seumur hidup, dan tidak akan ada revisi waktu untuk memperbaiki masa mudamu. karena untuk membuatmu bahagia yang tahu hanyalah dirimu sendiri. Jika bukan kamu yang memperjuangkan kebahagianmu, lantas siapa lagi?

Toh, pada akhirnya semua orang akan sibuk meraih mimpinya masing-masing. jika kamu tidak berusaha untuk meraih mimpimu, maka orang lain yang akan menunggangimu untuk meraih mimpi mereka. jangan biarkan itu terjadi ya! 

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya