Galau nggak melulu berasal persoalan asmara. Saat kamu memilih jurusan kuliah pun kamu bisa bingung nggak terkira. Hal-hal seputar kesukaan, peluang kerja, pilihan orangtua dan lain-lain sering menjadi pertimbangan sebelum kuliah. Sama halnya memilih pasangan, memilih jurusan kuliah nggak bisa sembarangan. Sebab ini menyangkut hidupmu di masa depan.

Memilih jurusan kuliah mesti hati-hati, sebab ini menyangkut rutinitas yang akan kamu jalani selama 4 tahun ke depan. Maka dari itu alangkah lebih baik jika kamu sendiri yang memutuskan hendak kuliah di jurusan apa. Bukan karena soal kemandirian semata, melainkan ini demi kebaikanmu ke depannya.

1. Memilih jurusan menghindarkanmu dari kebimbangan mahasiswa yang kerap muncul di tengah jalan, seperti salah jurusan

Salah jurusan apa aku, ya? via www.unsplash.com

Advertisement

Kuliah kok begini amat susahnya.. salah jurusan apa, ya?

Keluh kesah semacam itu mungkin pernah kamu dengar dari temanmu, kakakmu, atau kamu temukan di timeline media sosialmu. Curhat singkat semacam itu sering sekali keluar dari mulut mahasiswa. Nah supaya kamu nggak seperti mereka yang bimbang di tengah jalan, maka sudah semestinya kamu memilih sendiri jurusan kuliahmu. Jangan lupa cari tahu dan pelajari pilihanmu terlebih dahulu sebelum memutuskan. Jangan asal pilih, ya.

2. Karena kamu sendiri yang tahu apa dirimu mau di masa depan. Maka sudah sepantasnya kamu yang menentukan

Kamu tahu keinginanmu via www.unsplash.com

Teman, paman, atau papa-mamamu boleh saja menyarankan, tapi sudah semestinya kamu sendiri yang menentukan. Mereka memang mengenalmu, tapi apa yang kamu ingin pelajari dan ingin menjadi apa nanti kamu sendiri yang tahu. Meski alasan yang mereka berikan saat merekomendasikanmu jurusan menarik, namun jika itu jauh dari apa yang kamu inginkan, maka nggak perlu segan untuk menolak. Jangan lupa ucap ‘terima kasih sudah menyarankan’ setelahnya.

3. Memilih sendiri jurusan kuliah membuat semangatmu berkuliah jadi bertambah

Termotivasi untuk membuktikan via www.unsplash.com

Advertisement

Dengan memilih sendiri jurusan kuliah, secara nggak langsung kamu sudah memotivasi dirimu sendiri untuk semangat berkuliah. Kamu menjadi terpacu untuk membuktikan kepada orang tua yang membiayaimu bahwa pilihanmu tepat. Kamu yang memilih sendiri kuliahmu akan malu apabila nggak bisa menyelesaikannya. Mau nggak mau kamu sudah memotivasi dirimu sendiri untuk bertanggung jawab.

4. Orangtuamu memang memikirkan yang terbaik saat merekomendasikan. Tapi apa gunanya jika kamu sendiri nggak menginginkan

Daripada beban via www.unsplash.com

Dari semua saran yang masuk, yang paling kamu perhatikan tentu saran dari orangtua sendiri. Tapi di sini kamu akan dibuat bimbang, sebab terkadang saran yang diberikan orangtua nggak sesuai dengan keinginan hatimu. Orangtuamu mungkin menginginkan kamu masuk kedokteran atau manajemen, tapi kalau kamu nggak hatimu nggak di sana maka nggak baik untuk memaksakannya.

Lebih baik turuti hatimu, daripada memaksakan mengikuti orangtua tapi kamu malah beban dalam menjalaninya. Sayang kan kalau kuliahmu berhenti di tengah jalan.

5. Pilihlah jurusan yang benar-benar kamu suka. Karena kalau sudah suka pasti akan mudah dan bahagia dalam menjalaninya

Yang penting bahagia via www.pexels.com

Nggak mengikuti saran orangtua bukan berarti kamu nggak patuh kepadanya. Asalkan kamu menyampaikan alasan menolak pilihan orangtua dengan baik dan benar, mereka pasti akan mengerti. Sampaikan bahwa pilihan mereka nggak sesuai dengan keinginan hatimu.

Selain itu, pertimbangan lain kamu mesti mengikuti apa kata hati adalah kebahagiaan. Saat kamu menjalani sesuatunya dengan bahagia, jalanmu menuju kesuksesan di masa depan akan terbuka lebar.

6. Masa depan kamu sendiri yang harus memperjuangkan, maka sudah sepatutnya dirimu pula yang memilih apa yang ingin dijalankan

Berjuang via www.pexels.com

Kuliah sejatinya adalah masa transisi sebalum kamu benar-benar dilepas (nggak dikasih uang jajan lagi) oleh orang tuamu saat sudah bekerja nanti. Nah karena nantinya bakal berjuang hidup sendiri maka sudah sepantasnya kamu memilih sendiri apa yang akan kamu perjuangkan.

Supaya saat lulus nanti gelarmu nggak mubazir karena kamu nggak bekerja sesuai jurusan kuliahmu sekarang. Maka memang sebaiknya kamu selaraskan keinginanmu dengan jurusan kuliah yang kamu pilih sekarang. Biar pengetahuan dan keahlianmu makin terasah.

Memang sih kalau salah jurusan kuliah, kamu masih bisa pindah jurusan. Tapi pertanyaannya apa nggak sayang uang dan waktu yang sudah kamu habiskan selama kuliah? Alangkah lebih baik jika sedari awal kamu memilih jurusan kuliah yang benar-benar kamu inginkan. Biar nggak ribet saja gitu.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya