Kuliah adalah masa paling potensial yang ada di hidupmu. Pada masa itu, kamu bisa melakukan banyak hal untuk mengembangkan diri dan menciptakan banyak prestasi. Kesempatan terbuka begitu lebar dan datang padamu secara tidak terbatas. Untuk itu, kamu tak boleh membiarkan kesempatan ini lewat begitu saja.

Buang jauh-jauh rasa malasmu. Tinggalkanlah zona nyaman yang selama ini kamu huni. Manfaatkan kesempatan-kesempatan yang ada dan jadikan itu sebagai target yang harus kamu penuhi sebelum status mahasiswamu berakhir. Tidak hanya untuk memenuhi ambisi; ini soal pengayaan diri. Dan inilah beberapa target yang harus kamu penuhi sebelum menyandang gelar sarjana nanti!

1. Belajar Makna Kerjasama, Ketangguhan Tekad, dan Perjuangan Mencari Uang Dengan Bergabung di Organisasi

Belajar bekerja dalam tim dengan organisasi

Belajar bekerja dalam tim dengan organisasi via farismind.wordpress.com

Advertisement

Bergabung dengan organisasi sudah tidak diragukan lagi akan memberikan keuntungan yang banyak untukmu. Dari mulai melatihmu dalam bekerja secara tim, menumbuhkan jiwa kepempinan, mengasahmu untuk menjadi lebih peka dan kritis dengan keadaan, hingga memperluas jaringan pertemanan. Begitu bermanfaatnya, pengalaman dan kemampuan berorganisasi menjadi salah satu poin penting yang diperhatikan oleh banyak perusahaan dari para calon pekerjanya.

Organisasi tidak hanya berkutat di BEM atau himpunan mahasiswa jurusan saja. Di luar itu pun masih banyak kesempatan organisasi yang bisa kamu ikuti. Misalnya, organisasi sosial yang bergerak di dunia pendidikan atau sekadar menjadi pengurus unit kegiatan mahasiswa. Apapun bentuknya, organisasi tetap menjadi tempat yang tepat untuk menempa dirimu. Organisasi membuat dirimu menjadi sosok yang bertanggung jawab dan mampu menguasai diri dengan baik.

2. Fasih Berbahasa Asing di Luar Bahasa Inggris. Lebih Bagus Lagi Jika Kefasihan Itu Bermula dari Ketertarikan Pada Negara Asal Bahasa Tersebut.

Komunitas Polyglot Indonesia yang menemukan jiwanya dari belajar bahasa asing

Komunitas Polyglot Indonesia yang menemukan jiwanya dari belajar bahasa asing via agungbekka.wordpress.com

Mampu berbahasa Inggris dengan baik sudah tidak lagi menjadi hal yang mengagumkan saat ini. Hampir seluruh orang mempelajarinya. Walaupun kemampuanmu nyaris menyamai sang pemiliki bahasa, tidak ada yang membuatmu berbeda. Bahasa Inggris sudah  dipelajari semenjak duduk di bangku sekolah dasar. Jadi, tidaklah heran jika kamu mampu berkomunikasi dengan apik dengan bahasa universal ini.

Advertisement

Saat ini, sudah banyak orang yang menambah kemampuan berbahasanya dengan mempelajari bahasa lain selain Inggris. Kamu juga jangan sampai ketinggalan. Pelajari bahasa asing lain yang dapat memperkaya kemampuan dirimu. Pilihlah bahasa asing yang kamu minati, mungkin Korea atau bahkan Rusia. Dengan begitu, kamu tidak akan merasa kesulitan atau jenuh dalam mempelajarinya.

3. Membaca Tidak Lagi Hanya Kewajiban yang Harus Dijalani, Melainkan Juga Hobi Pribadi

Jadikan membaca sebagai hobimu

Jadikan membaca sebagai hobimu via huffingtonpost.com

Saat kuliah, kamu dipaksa untuk membaca puluhan diktat dan jurnal kuliah. Mau tidak mau kamu harus membacanya karena kalau tidak, bisa jadi kamu tidak akan paham materi yang sedang dipelajari. Awalnya memang memuakkan, membaca materi kuliah yang begitu banyak dan menumpuk. Tapi jika dilakukan dengan perasaan yang berat dan terpaksa, membaca akan semakin sulit untuk dilakukan.

Jadikanlah membaca sebagai sebuah hobi, bukan keterpaksaan demi memahami materi. Buku yang kamu baca pun tidak harus melulu diktat dan jurnal kuliah; buku bergenre fiksi, motivasi, hingga biografi juga tidak kalah bermanfaat kamu nikmati di waktu luangmu. Membaca tidak hanya membentukmu menjadi pribadi yang lebih cerdas tetapi juga memberikan sudut pandang baru bagimu untuk melihat dunia dan kehidupan. Pokoknya, tidak ada kerugian apapun yang kamu dapat dari membaca. Jadi, jangan ragu ya untuk memulai hobi membacamu sejak saat ini, selagi masih muda dan kapasitas otakmu masih mampu menampung banyak informasi.

4. Kamu Mengasah Kemampuan Lain di Luar Bidang Kuliahmu

Miliki kemampuan lain

Miliki kemampuan lain via andijadmiko.blogspot.com

Berkuliah di jurusan Teknik Elektro, tentulah kamu ahli tentang konsep sirkuit. Kamu yang berkuliah di jurusan Ekonomi, sudah pasti kamu cermat dan pandai dalam urusan keuangan. Berkuliah di jurusan yang kamu tekuni memang memberikan keahlian khusus tersendiri, yang pastinya berhubungan dengan bidang peminantanmu. Tapi kalau hanya keahlian itu saja yang kamu miliki, tidak ada ciri khas yang akan membuatmu menjadi berbeda di antara teman-teman satu jurusanmu.

Untuk itu, keahlian lain di luar bidang peminatan kuliahmu perlu untuk kamu miliki, yang tentu saja bisa kamu aplikasikan pada bidangmu. Misalnya, kamu yang mempelajari marketing perlu untuk menambah kemampuan public speaking demi melancarkan proses negosiasi. Kamu yang berkutat di bidang pertanian juga perlu untuk mempelajari manajemen supaya bisa memiliki strategi pengelolaan dan pemasaran hasil pertanian dengan baik. Dengan memiliki keahlian pendukung ini, kamu akan punya nilai diri yang lebih dibandingkan dengan teman-teman jurusanmu yang lain. Di sisi lain, memiliki keahlian lebih ini juga akan memperluas bidang pekerjaan yang bisa kamu masuki nantinya.

5. Walaupun Hanya Sekali, Jejakkanlah Kakimu di Pulau Lain!

Pulau seberang mengajarkan kehidupan

Pulau seberang mengajarkan kehidupan via newsgallusia.wordpress.com

Memang benar rasanya kalau masa muda adalah waktu yang tepat untuk traveling, terutama saat kamu masih berstatus sebagai mahasiswa. Di masa ini, kamu memiliki waktu luang yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan para remaja, apalagi dengan para pekerja. Untuk itu, jangan ragu memanfaatkan waktu luang ini untuk berpergian, entah berkeliling kota, Indonesia, atau bahkan dunia.

Buatlah perjanjian dengan dirimu sendiri bahwa kamu harus menjejakkan langkahmu di pulau lain, sebelum status mahasiswamu berakhir begitu saja. Hidup sekian hari di pulau lain selain tempat tinggalmu akan memberikan pelajaran yang begitu banyak, mengenai budaya, tenggang rasa, dan juga kehidupan. Perjalanan itu seperti menapakkan langkah pada kata-kata yang selama ini hanya kamu baca dalam buku. Perjalanan akan banyak mengubah sudut pandangmu dalam melihat dunia, juga kehidupan. Dan sepulangnya kamu dari perjalanan, kamu akan menemukan dirimu telah menjadi satu tingkat lebih bijaksana.

6. Jangan Malas Datang ke Seminar atau Kuliah Umum

Belajar lebih banyak hal dari seminar

Belajar lebih banyak hal dari seminar via himaster.mipa.uns.ac.id

Pelajaran, baik mengenai bidang kuliah maupun bidang umum, tidak hanya bisa kamu dapatkan di dalam kelas saja. Bahkan seringnya, belajar di dalam kelas tidaklah cukup. Kamu perlu untuk mencari wadah lain untuk menggali banyak pengetahuan, salah satunya dengan mengikuti seminar atau kuliah umum dari para praktisi.

Mencari tahu mengenai informasi adanya seminar atau kuliah umum tidaklah sulit, bahkan hampir selalu ada info semacam ini di papan pengumuman kampusmu. Harga pendaftarannya pun cukup terjangkau, melihat dari fasilitas dan ilmu yang akan kamu dapatkan. Kalau malas membayar, masih banyak juga kok seminar atau kuliah umum yang diselenggarakan secara gratis untuk siapapun. Jadi, tidak ada lagi alasan buatmu untuk tidak mengikuti ajang berbagi ilmu dan pengalaman ini. Walaupun terkadang acara akan berlangsung membosankan, tapi dengan hasil yang kamu dapat, rasa bosan bisa terbalaskan dengan sempurna, kok!

7. Menjajal Pengalaman dari Bekerja Paruh Waktu

Jadi guru les privat juga bsia jadi pilihan

Jadi guru les privat juga bsia jadi pilihan via lesprivat99.com

Langsung mendapat pekerjaan setelah lulus kuliah memang dambaan semua orang. Kamu tidak perlu lagi pergi ke sana-ke mari membawa berlembar-lembar CV demi mendapatkan pekerjaan. Tapi urusan pekerjaan bukan hanya sekadar IPK tinggi atau keahlian dasar yang dimiliki semua orang. Pengalaman, mental, dan kemampuan mengorganisir yang baik juga memegang peranan yang besar untuk kamu bisa mendapatkan pekerjaan impian.

Pengalaman, mental, dan kemampuan mengorganisir tidak bisa didapat dengan instan. Salah satu cara supaya kamu bisa mendapatkan keahlian ini adalah dengan menjajal pekerjaan paruh waktu selama masih menjadi mahasiswa. Memang tidak harus berhubungan dengan bidangmu, tapi jika mendapatkan yang sesuai pasti akan lebih baik lagi. Melalui pekerjaan paruh waktu kamu tidak akan hanya menambah pundi uang dalam tabungan, pengalaman, dan keahlian pendukung lainnya. Kamu juga dapat merasakan bagaimana susahnya orangtuamu dalam mencari nafkah dan akan semakin bijak dalam menggunakan uang bulanan yang dikirimkan oleh mereka.

8. Tidak Lagi Meragukan Apa yang Menjadi Renjanamu

Tahu apa renjanamu

Tahu apa renjanamu via eimeydaud.blogspot.com

Selagi masih muda, janganlah berhenti mencari apa yang kamu suka dan apa yang menjadi passion atau renjanamu. Renjana akan menjadi hal yang krusial dan penting saat kamu menentukan pilihan karirmu ke depan. Bagaimana bisa tahu kalau itu renjanamu? Ketika kamu melakukan sesuatu seberat apapun tapi tidak merasa terbebani dan justru semakin menyukai, mungkin hal tersebut adalah renjananu.

Cara menemukannya ada banyak, salah satunya adalah dengan mengikuti unit kegiatan mahasiswa. Cobalah ikuti beberapa unit, jangan hanya 1 saja. Temukan bidang yang paling membuatmu nyaman dan tidak ingin berhenti sekalipun. Eksplor kemampuanmu pada bidang itu sebanyak mungkin, karena setelah lulus nanti waktu untuk mencari jati diri bagimu sudah semakin susah untuk dicari. Jadi, temukan rencanamu segera supaya kamu tahu akan berkarir di bidang apa.

9. Apa yang Akan Dilakukan Setelah Lulus Sudah Kamu Ketahui dan Rencanakan Dengan Baik

Ketahui bucket list-mu

Ketahui bucket list-mu via otherwiseresources.wordpress.com

Tidak hanya renjana yang perlu untuk kamu temukan sebelum masa kuliahmu berakhir, ke mana arah tujuan hidupmu setelahnya pun juga perlu untuk kamu susun dan rencanakan dengan baik. Kamu akan bekerja di mana, akan menapakki karir yang seperti apa, hingga apa saja pencapaianmu untuk 5 tahun ke depan sudah harus kamu ketahui. Dengan begitu, selepas kuliah, hidupmu tidak hanya menjadi sarjana yang terluntang-lantung hidupnya; tidak tahu harus ke mana dan tidak tahu harus berbuat apa.

Menyusun daftar rencana hidupmu setelah lulus akan membuat hidupmu menjadi lebih tertata, tetapi tidak lantas membuatnya menjadi monoton. Di sela-sela rencana, kamu tetap bisa memasukkan spontanitas yang membuat hidupmu lebih berwarna. Lagipula, daftar rencana ini berfungsi sebagai panduan supaya hidupmu tidak kehilangan arah, bukan sebagai patokan bagaimana hidupmu harus berjalan.

10. Jika Berwirausaha Adalah Impianmu, Pastikan Bisnis Tersebut Sudah Kamu Mulai Sejak Masih Berstatus Mahasiswa

Yasa Singgih, memulai bisnis fashion sejak masih remaja

Yasa Singgih, memulai bisnis fashion sejak masih remaja via kaskus.co.id

Saat ini, semakin banyak anak muda yang berlomba-lomba merintis usaha demi impiannya untuk berwirausaha. Mungkin saja, kamu menjadi salah satu anak muda yang bermimpi untuk jadi wirausahawan dan menapakki tangga kesuksesan karena bisnisnya. Anak muda sebagai wirausahawan memang memiliki keunggulan tersendiri dengan ide-idenya yang segar dan unik. Jadi, tidak heran mengapa bidang ini semakin hari semakin diminati.

Jika berwirausaha memang menjadi karir pilihanmu, maka jangan biarkan masa mahasiswamu ini lewat tanpa ada bisnis yang kamu rintis. Dengan merintis usaha sejak dini, setelah lulus nanti kamu sudah bisa mendapatkan keuntungan yang bisa menghidupi dirimu. Sebagai awal, kamu bisa mempelajari terlebih dahulu berbagai tips untuk memulai usaha bagi pemula. Setelah itu, ketahui bisnis apa yang akan kamu jalankan dengan modal yang kamu punya dari hasil menabung.  Terakhir, ajukan niat berbisnismu ini kepada orangtua, siapa tahu mereka bisa membantu memberi sedikit modal awal untukmu. Lumayan ‘kan sebagai tambahan?

11. Tambahkan “Nilai Jual” Dirimu Dengan Memiliki Kemampuan Praktis

Bekali diri dengan kemampuan praktis

Bekali diri dengan kemampuan praktis via www.unj.ac.id

Untuk bisa sukses dalam karir, kamu dituntut untuk tidak hanya cemerlang dalam hal akademis tetapi juga hal praktis. Kemampuan praktis atau soft skill seperti public speaking, menulis, desain grafis, hingga analisis ini bisa menjadi poin penting yang bisa menambah nilai jual dirimu di bursa pekerja nantinya.

Kemampuan praktis tidak bisa didapat dengan begitu saja, kamu perlu untuk mengikuti berbagai kegiatan untuk mengasah kemampuanmu secara bertahap. Dengan begitu, kamu tidak hanya sekadar mampu tetapi juga handal dalam melakukannya. Dan kehandalan inilah yang selalu dicari oleh para penyedia kerja.

12. Bukan Hanya Kehidupan Kampusmu yang Cerlang. Kehidupanmu di Luar Kampus Pun Tidak Kalah Bermanfaat.

Ikuti kegiatan di luar kampus

Ikuti kegiatan di luar kampus via sangkanparan.wordpress.com

Sebagai mahasiswa, jangan sampai kehidupanmu hanya berkutat di dalam kampus saja. Selain kemampuanmu tidak dapat berkembang, jaringan pertemanamu pun hanya itu-itu saja. Padahal, masa kuliah ini adalah waktu yang tepat lho untuk memperluas jaringan pertemananmu.

Maka dari itu, milikilah kehidupan lain di luar kampus yang tentunya tidak kalah bermanfaat. Kamu bisa ikut bergabung di berbagai organisasi sosial atau bahkan mencoba menjadi panitia festival acara besar di kota tempatmu belajar. Jangan malu atau takut untuk bertemu orang baru karena mereka adalah orang-orang hebat yang akan dengan senang hati bersedia membagi ilmu dan pengalaman berharganya untukmu.

13. Memanfaatkan Berbagai Peluang Beasiswa dan Menjajal Pendidikan di Negeri Orang

Kejar ilmu sampai ke negeri orang

Kejar ilmu sampai ke negeri orang via suitcaseticketandsailorhat.blogspot.com

Pada saat kuliah, kesempatan untuk mengikuti program pertukaran pelajar sangatlah banyak dan terbuka lebar. Program ini memungkinkanmu pergi ke negara yang sebelumnya tidak kamu bayangkan bisa ke sana, melihat dunia lebih luas, dan menjalin pertemanan dalam lingkup internasional. Melalui program ini juga kamu dilatih untuk menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan mudah untuk beradaptasi.

Jangan sampai rasa takut hidup di negeri orang menjadi penghalang terbesarmu. Tidak perlu juga kamu mengkhawatirkan biaya untuk pergi dan hidup di sana, karena saat ini sudah banyak universitas yang menyediakan program beasiswa dan menanggung biaya hidupmu selama masa pertukaran pelajar. Cobalah kesempatan ini selagi kamu miliki. Tinggalkan zona nyamanmu dan pergilah mengelana untuk mencari ilmu selagi mampu. Karena setelah bekerja nanti, kesempatan seperti ini belum tentu kamu dapatkan lagi.

14. Mulai Mempersiapkan CV dan Memperbaharuinya Secara Rutin

Buat cv sekarang juga

Buat cv sekarang juga via www.bbc.com

Curricullum Vitae atau CV adalah sebuah rekaman riwayat hidupmu yang akan menjadi kunci pertama dalam membuka kesempatan kerja. Melalui CV, pihak penyedia kerja bisa tahu riwayat pendidikanmu, bagaimana nilaimu selama kuliah, hingga apa saja kegiatan dan organisasi yang pernah kamu ikuti. Secara tidak langsung, mereka telah mengenal dirimu 1 tingkat lebih dalam.

Membuat CV tidak harus setelah lulus kuliah, justru semakin cepat akan semakin baik. Sebagai awal, cari tahu dan pahami terlebih dahulu bagaimana membuat CV yang baik. Setelah itu, teruslah perbaharui CV-mu setiap selesai masa jabatan atau sukses mengadakan kegiatan. Ingatlah bahwa kemampuan mengingatmu terbatas; jangan sampai ada kegiatan yang luput dimasukkan karena kamu malas atau menunda pembaharuan CV-mu.

15. Tidak Lagi Galau Hanya Karena Cinta

Cinta tidak untuk digalaukan

Cinta tidak untuk digalaukan via quotesforlifelessons.com

Masa-masa kuliah adalah saat yang tepat untuk mengembangkan diri. Jangan sampai masa ini lewat begitu saja hanya karena kamu sibuk menggalaukan cinta. Memang, dengan adanya rasa jatuh cinta dan kekasih hati, hidup kita akan lebih berwarna setiap hari. Untuk ke kampus pun akan lebih semangat karena tahu akan berjumpa dengannya. Akan menjadi keuntungan tersendiri bila kehidupan akademis, pribadi, dan cintamu dapat berjalan seiring juga harmonis. Yang tidak baik adalah jika kamu terlalu mengkhawatirkan jalan cintamu tanpa memikirikan prioritas dan tujuan hidupmu sendiri.

Tetaplah tempatkan dirimu sebagai prioritas utama yang harus diperhatikan. Jangan dulu jatuh cinta terlalu dalam hingga menghancurkan, padahal belum ada jalinan yang menghubungkan. Selagi masih ada kewajiban yang harus dilunasi, jatuh cintalah yang sewajarnya saja. Karena jatuh cinta seharusnya ada untuk memberi semangat dan menguatkan, bukan menjadi penghalang untuk masa depan.

16. Mulai Membuat Hidupmu Sederhana — Karena Kamu Akan Lepas Sepenuhnya Dari Tanggungan Orangtua

Gunakan uang dengan bijak

Gunakan uang dengan bijak via huffingtonpost.com

Setelah lulus dan bekerja nanti, hidupmu akan kamu tanggung sendiri. Bukan berarti orangtua akan lepas begitu saja, tetapi seharusnya kamu memiliki sedikit rasa segan dan malu jika masih meminta. Supaya hidupmu nanti tidak serba kekurangan, mulailah melatih dirimu untuk hidup dengan sederhana sedari masih mahasiswa.

Mulailah dengan lebih hemat dalam menggunakan uang bulanan yang dikirimkan oleh orangtua. Gunakan uang tersebut sesuai keperluan yang utama dan tabunglah jika memiliki sisa. Nah, kalau ada barang yang selama ini kamu incar, tabungan itulah yang dapat kamu gunakan untuk membelinya. Catat juga riwayat pemasukan dan pengeluaran yang terjadi dalam bulan tersebut. Dengan begitu kamu akan tahu digunakan untuk apa saja uang bulananmu itu.

Menyederhanakan hidup bukan hanya sekadar menghemat, tapi bagaimana kamu menjadi lebih bijak dalam menggunakan uangmu. Saat bekerja nanti, kamulah yang akan mengatur uangmu sendiri. Akan lebih mudah kalau sudah memulainya sejak mahasiswa, ‘kan?

Apakah hal-hal tersebut sudah kamu lakukan sebelum lulus kuliah? Kalau belum, ayo mulai lakukan dari sekarang. Jangan sampai terlambat dan menyesal nantinya, ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya