Depresi merupakan gangguan yang seringkali tidak disadari baik oleh penderita maupun orang-orang di sekitarnya, oleh karena itu depresi disebut juga sebagai gangguan yang tak terlihat atau invisible disease. Berbeda dengan gangguan lain seprti flue, penderita pasti sadar bahwa ia terkena flue, penderita depresi sering kali tidak sadar ada masalah. Faktor ini mendukung terjadinya 80% dari penderita depresi tidak mendapatkan penanganan yang semestinya.

Depresi atau gangguan suasana hati yang menyebabkan terganggunya aktifitas sehari-hari ini ditetapkan oleh WHO sebagai krisis global. Lebih dari 350 juta jiwa penduduk dunia mengalami depresi sehingga WHO menetapkan depresi sebagai salah satu prioritas untuk ditangani.

Advertisement

Di Indonesia sendiri, pada tahun 2007 menurut ketua IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Fachmi Idris, 94% masyarakat Indonesia mengalami depresi dari tingkat tertinggi sampai tingkat terendah. Bahkan menurut WHO, angka bunuh diri di Indonesia terus meningkat. Pada tahun 2010 angka bunuh diri di Indonesia adalah 1,8 jiwa per 100.000 penduduk atau 5.000 kasus per tahun. Pada tahun 2012 angka tersebut meningkat menjadi 4,3 jiwa per 100.000 penduduk atau setara dengan 10.000 kasus pertahun.

Pada tahun 2012 angka bunuh diri di Indonesia meningkat menjadi 10.000 kasus pertahun.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk waspada terhadap gangguan yang satu ini. Deteksi awal untuk mengetahui apakah kita sedang mengalami depresi atau tidak, salah satunya dengan melakukan tes Beck Depression Inventory (BDI) 2.

Advertisement

BDI 2 adalah sebuah alat untuk mengukur status tingkat depresi yang berupa 21 butir penyataan. Hasil yang mungkin keluar dari alat ini antara lain adalah: Normal, Gangguan Mood Ringan, Depresi Klinis Ringan, Depresi Klinis Sedang, dan Depresi Klinis Berat. Untuk yang hasilnya normal dan gangguan mood ringan, tidak diperlukan penanganan khusus, sedangkan untuk penderita depresi klinis di tingkat apapun, disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog terdekat.

Tes BDI 2 kini dapat dilakukan di depresimeter.org. Dengan melakukan tes BDI 2 di depresimeter.org, kamu bukan saja dapat mengetahui status tingkat depresimu, tapi juga telah berpartisipasi dalam pembuatan mesin yang dapat mengestimasi status tingkat depresi berdasarkan perilaku di sosial media.

kamu bukan saja dapat mengetahui status tingkat depresimu, tapi juga telah berpartisipasi dalam pembuatan mesin yang dapat mengurangi sifat invisible disease pada depresi

Mesin ini juga diharapkan di kemudian hari dapat membantu pemerintah ataupun pihak-pihak yang berwenang dalam memberikan penanganan yang tepat dengan cara yang tepat pula bagi para penderita depresi. Sehingga kerugian yang ditimbulkan oleh depresi, termasuk juga angka bunuh diri di Indonesia dapat berkurang seiring dengan berkurangnya sifat invisible disease dari gangguan ini.

Tunggu apalagi? Segera cek status tingkat depresimu di http://depresimeter.org/tes-bdi2/ dan sebarkan kepedulian ini pada teman-temanmu!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya