Akhir-akhir ini kamu selalu memenuhi pikiranku. Bukan hanya di saat aku sedang senggang atau tidak ada kegiatan. Kamu memenuhi pikiran bahkan disaat aku sedang sibuk. Bayang wajahmu yang sedang terseyum sering kali melintas. Kamu membuatku terhenti sejenak dari semua kegiatanku hanya untuk sekedar mengingat kembali senyum dan sapamu.


Aku seperti orang gila yang tersenyum sendiri saat wajahmu melintas dibenakku. Memikirkan kamu ditengah rasa sibukku justru membuat aku tenang.


Advertisement

Bukan hanya itu aku sering kali berandai-andai kamu dan aku di masa depan. Aku berandai-andai menjadi seseorang di masa depanmu bukan hanya sebatas teman seperti sekarang ini. Aku berandai-andai kita bisa berbagi cerita suka dan duka bersama. Aku berandai-andai aku akan jadi tempatmu bersadar disaat kamu butuh tempat bersandar. Aku berandai-andai akulah yang kelak akan menjadi rumahmu, tempat dimana kamu akan selalu kembali dan beristirahat. Aku berandai-andai kamu dan aku akan menjadi satu dimasa depan.


Harapku semoga apa yang hanya sebatas angan saat ini dapat menjadi nyata dimasa yang akan datang. Semoga.


Aku bukan orang yang suka bercerita tentang orang yang sedang kusukai ketemanku. Aku lebih suka mendengarkan mereka bercerita. Tapi sungguh kali ini rasanya hampir sesak. Aku butuh teman untuk menceritakan semuanya. Tentang bagaimana perasaaanku yang semakin hari justru semakin bertambah besar kepadamu. Bahkan untuk mulai menceritakannya pun aku agak sedikit bingung darimana harus memulai. Karena semua perasaan ini tumbuh begitu saja.

Advertisement

Aku rasa awalnya aku hanya kagum akan dirimu, sehingga aku tak begitu terlalu peduli. Aku tak peduli kamu berbicara dengan siapa, aku tak peduli kau sedang apa, aku tak peduli apa yang membuatmu tertawa atau tersenyum. Tapi kini semua berubah, seperti yang kubilang semakin hari justru aku semakin menyukai. Bukan hanya sekedar rasa suka, kurasa ini yang disebut cinta.

Aku ingin selalu tahu tentang kamu, aku ingin tau bagaimana kabarmu, aku ingin tau kamu sedang apa, aku ingin tau apa sedang kau inginkan, aku ingin tau apa hal yang dapat membuat senyum dibibirmu, dan aku ingin tau apa yang dapat membuatmu tertawa. Agak sedikit tidak normal kata mereka tapi kurasa itu normal untuk seseorang yang sedang jatuh cinta.


Pernahkah kamu merasakan hanya menyebut namanya saja hatimu terasa berbunga-bunga?! Kurang lebih itulah yang aku rasakan saat ini


Sedikit demi sedikit aku mempelajarinya satu-persatu. Cukup lama aku menghabiskan waktu untuk mengenal dirimu. Sebenarnya aku bisa saja menghemat waktu dengan bertanya langsung tapi tidak aku lakukan. Aku takut untuk mengambil resiko, aku takut kamu justru menjauh. Kurasa akan lebih baik jika aku mengenal dirimu dari cerita mereka yang begitu mengenal kamu.

Beruntungnya aku, kita berada di lingkungan yang sama. sehingga tidak begitu sulit untuk tahu tentang kamu. Satu-persatu semua tanyaku akan kamu terjawab. Satu-persatu semua rasa penasaranku menemukan jawabnya. Aku menikmati proses ini. Justru aku rasa semua proses ini yang membuat aku semakin hari semakin mencintaimu.

Kamu tahu betapa senangnya aku ketika tahu di mana tempat kamu tinggal, di mana tempat kamu berkerja, apa saja kegiatanmu sehari-hari, apa yang kamu sukai, bahkan aku mulai mempelajari hal-hal apa saja yang bisa membuat kamu tersenyum dan tertawa. Kini di setiap tiba saat kita bertemu justru semakin mudah untukku dapat berbicara dengan kamu. Aku rela mencari tahu dan mempelajari semuanya agar aku dapat berbincang denganmu sedikit lebih lama dari biasanya. Aku ingin lebih dari hanya sekedar melempar senyum atau sekedar sapa.

Beberapa teman yang menjadi tempat aku bercerita memberi tanggapan yang berbeda-beda. Sebagian dari mereka mendukung semua perjuanganku. Mereka memberikan aku semangat untuk mencapai cita dan cintaku. Tapi ada juga mereka yang menyuruh aku untuk menyerah sampai kadang aku terkadang suka bertanya apa aku memang seharusnya mundur. Karena mereka tahu disini hanya aku yang punya rasa dan kamu tidak. Karena hanya aku yang berusaha untuk mengenal kamu lebih. mereka bilang kalau mereka khawatir kelak aku akan terluka.

Tapi aku menepis semua pertentangan di batinku. Aku justru memilih untuk maju. Aku memilih untuk mempertahakan perasaanku. Entah nanti aku akan bahagia bersamamu atau justru benar kata mereka aku akan kecewa karena cintaku bertepuk sebelah tangan.

Kamu tahu, usahaku tak hanya samapi disitu. Kamu orang yang akhir-akhir ini selalu ada dalam setiap doaku. Di setiap saat aku meminta kepada Tuhan aku juga tak lupa untuk memintamu kepada Tuhan. Aku berdoa agar kamu selalu baik di sana disaat aku tak bisa menatapmu. Aku berdoa agar kamu selalu bahagia dan kelak kita akan bahagia bersama. Aku berdoa agar kamu selalu didekatkan dengan orang-orang yang menyayangimu dan aku berharap akulah orang itu. Aku berdoa agar kamu nama dan orang yang akan ada dimasa depan bersamaku. Aku berdoa agar kelak kamu akan membalas segenap rasaku. Aku berdoa kelak kita akan saling mencintai. Aku berdoa kamu orangnya, kamu satu-satunya orang yang akan bersama-sama denganku dimasa depan. Aku berdoa kita akan menjadi satu selamanya sampai kita menua nanti.


Aku percaya tidak ada doa yang tidak dijawab oleh Tuhan. Setiap orang yang meminta kepada-Nya pasti akan mendapatkan. Selalu meminta dan berdoa karna kamu tidak akan pernah tahu doamu yang mana yang akan Tuhan jawab.


Begitulah kira-kira isi doaku aku berharap dari semua doaku ini akan dijawab oleh Tuhan. Mungkin tidak untuk saat ini. tapi aku tahu Tuhan sedang berkerja. Tuhan sedang menyediakan jawaban untuk semua doaku. Kali ini aku cukup untuk berusaha dan berdoa. Karena entah kenapa semakin hari aku semakin yakin kamu adalah orangnya.

Aku percaya semua akan menjadi indah tepat pada waktunya. Dan kelak suatu saat nanti, ketika kita telah bersama aku ingin sekali dapat menceritakan bagaimana aku dapat memenangkan hatimu. Ini akan menjadi cerita cinta yang indah, dan aku bangga aku orang yang ada di cerita cinta itu.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya