Liburan atau traveling adalah hal yang paling digemari semua orang. Keseruan demi keseruan terus ada, tak ada habisnya. Bayangkan saja jika kalian sedang stress, banyak pikiran, lalu tiba-tiba kata liburan masuk ke dalam kuping anda, diproses ke otak, lalu merilis dopamin ke tubuh anda. Bayangkan kesenangan yang anda rasakan saat itu juga.

Kata liburan seperti mempunyai suasana yang menyenangkan, suasana yang indah, suasana yang hangat, dan suana yang sejuk. Liburan adalah hal yang sangat menyenangkan karena kita bisa melihat berbagai keindahan dunia, berbagai keindahan tempat-tempat yang mempunyai sejarah yang sangat menarik.

Advertisement

Pergi liburan juga bisa membuat kita mencicipi makanan-makanan baru dan kuliner yang menarik di berbagai tempat di dalam dunia yang indah dan luas ini. Liburan juga membiarkan kita untuk mencoba hal-hal baru di dalam hidup kita. Karena, masing-masing negara mempunyai ketertarikan dan wisata kunjungan masing-masing yang unik.

Masing-masing orang di dunia ini pasti memiliki momen paling menyenangkan dan paling mengesankan dalam hidupnya. Momen liburan yang paling berkesan bagi saya adalah saat saya mengelilingi Eropa, mengunjungi 5 negara, termasuk Abu Dhabi.

Pertama, saya mengunjungi Abu Dhabi. Kota yang dulunya gurun pasir namun sekarang berubah menjadi salah satu kota terindah di dalam dunia. Kedua, saya mengunjungi kota London yang mempunyai jam raksasa bernama Big Ben dan juga, jembatan yang indah bernama London Bridge. Ketiga, saya mengunjungi kota yang diberi nama kota cinta, yaitu kota Paris. Keempat, saya mengunjungi kota swiss. Kota yang membuat orang-orang terpelongo dengan keindahannya. Kelima, saya mengunjungi kota Amsterdam di Belanda. Kota ini dinamakan kota tenggelam karena area peraiannya lebih tinggi daripada daratannya. Walaupun begitu, kotanya tidak tenggelam ke dasar laut. Sangat menarik bukan?

Advertisement

Namun dari seluruh negara tersebut, yang benar-benar berkesan adalah saat saya ke Paris. Kota Paris merupakan kota favorit saya. Mengapa begitu? Sebab kota Paris adalah kota cinta. Ada sesuatu dengan kota tersebut yang saya sangat sukai. Saya ingin berkunjung kesana, menikmati keindahannya bersama kekasih saya nanti. Saat saya berkunjung ke Paris, saya menetap selama 4 hari.

Di Paris, saya pergi mengunjungi Disney Land Paris, dimana balon adik saya terlepas dari genggamannya karena angin yang sangat kuat meniup udara. Lalu, saya mengejar balon tersebut menyebrangi parkiran yang sangat luas. Apakah alasannya saya mengejar balon tersebut? Tentu bukan karena tidak ingin mendengar adik saya menangis tetapi balon tersebut sangatlah mahal.

Setelah saya susah payah mengejar balon tersebut, saya memutuskan untuk berhenti dan menyerah karena sudah sangat tidak mungkin saya akan dapat balonnya dengan kekuatan angin yang segitu kuatnya.

Keesokan harinya, saya pergi ke menara Eiffel. Saya sangat terkagum saat saya melihat menara Eiffel secara langsung. Karena, saya biasanya hanya melihatnya di internet dan majalah. Saat saya melihatnya secara langsung saya sangat terkagum dan sangat senang. Para pengunjung juga dapat naik keatas menara dengan lift dan menikmati pemandangan di sana.

Hal yang membuat saya terkagum oleh menara Eiffel bukan hanya karena keindahannya dan kebesarannya. Saya terkagum dengan sejarahnya juga. Nama menara Eiffel dinamai sesuai perancangnya, Gustave Eiffel. Monumen ini dibangun antara 1887 dan 1889 sebagai pintu masuk Exposition Universelle, Pameran Dunia yang merayakan seabad Revolusi Perancis. Gustave Eiffel berencana membangun menara tersebut di Barcelona untuk Pameran Universal 1888, tapi para pihak yang bertanggung jawab di balai kota Barcelona menganggap menara tersebut tidak cocok dan aneh dengan kota itu.

Setelah penolakan rencana Barcelona, Eiffel mengirim drafnya kepada pihak yang bertanggung jawab untuk Pameran Universal di Paris, dimana ia membangun menaranya setahun kemudian, yaitu 1889. Menara ini diresmikan pada tanggal 31 Maret 1889, dan dibuka tanggal 6 Mei. Menara ini dibangun dengan tiga ratus pekerja bersama dengan 18.083 bagian besi benam, menggunakan dua setengah juta paku. Saat menara ini jadi, menara ini menerima banyak kritik dari masyarakat. Kritik seperti menganggu mata dan sebagainya. Namun, masyarakat mulai menerima menara tersebut dan sadar akan keindahannya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya