Banyak situs peninggalan masa kolonial yang ada di Kota Pekalongan. Situs-situs tersebut tentunya sarata dengan sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Salah satunya adalah Eks Rumah Dinas Residen Pekalongan yang memiliki corak bangunan bergaya khas Eropa. Bentuk bangunan ini memiliki luas lebih dari 5000 m2, simetris dan sangat kokoh.

Hal ini dapat dilihat dari corak bangunan yang bertembok tebal dengan langit-langit tinggi, memiliki pilar-pilar di bagian depan, beratap datar, dan dan memiliki warna dominan putih. Bangunan ini dikelilingi oleh halaman yang sangat luas dan hijau sehingga menimbulkan kesan asri.

Advertisement

Rumah Dinas Residen Pekalongan dulunya merupakan pusat pemerintahan Pekalongan yang membawahi Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Batang, Tegal, dan Brebes. Pembangunan gedung ini dimulai sekitar tahun 1950, ketika Residen J. Van Der Eb mejabat pada tahun 1849-1852. Pengerjaan bangunan ini selesai dalam kurun waktu 3 tahun sehingga membuat Residen selanjutnya, yaitu Georige Johan Peter van de Poel menjadi orang pertama yang menempati gedung ini.

Hingga tahun 2000 atau sebelum pelaksanaan otonomi daerah, gedung ini masih digunakan sebagai Rumah Dinas Residen Pekalongan. Hingga kemudian, bangunan tua tersebut beralih fungsi menjadi Gedung Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) III Jawa Tengah hingga tahun 2016. Fungsi Bakorwil ini sebenarnya hampir sama dengan Residen, yaitu membantu gubernur mengawasi sejumlah kabupaten, hanya saja dengan kekuasaan yang jauh lebih terbatas.

Karena fungsinya yang terbatas itu, keberadaan Bakorwil seperti antara ada dan tiada. Hal ini terlihat dari keadaan bangunan yang tak berpenghuni, pos jaga yang kosong, serta kondisi gedung terlihat kurang terawat sehingga menimbulkan kesan angker. Bahkan, gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar gedung itu dimanfaatkan untuk kegiatan publik untuk menghilangkan kesan angker tersebut.

Advertisement

Saat ini, gedung tersebut kembali beralih fungsi sebagai Kantor badan Penyelenggara Pendidikan Menengah. Namun, berbagai kegiatan publik juga sering diselenggarakan disitu seperti pameran buku, pameran kuliner, dan fashion show.

Jika ingin berkunjung ke Eks Rumah Dinas Karesidenan Pekalongan, pengunjung dapat datang setiap saat karena tidak ada jam buka-tutup. Harga tiketnya pun masuknya gratis. Gedung ini terletak di Jl Diponegoro No 1, Pekalongan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya