Bukan Sekedar Fangirling-an Saja, Toh Aku Banyak Belajar dari Mereka

Perjalananku sebagai ARMY

Industri hiburan Korea semakin hari semakin berkembang di Indonesia. Baik itu drama, musik, fashion, kebudayaan bahkan hingga makanan. Salah satu yang semakin lama semakin berkembang pesat yaitu penyuka musik K-Pop. Tidak hanya dikalangan remaja tapi juga sudah mewabah ke orang dewasa. Aliran musik yang easy listening dipadu dengan gerakan dance yang energik plus rata-rata semua good looking membuat K-Pop mudah diterima. Aku pribadi mulai menyukai K-Pop pada tahun 2009, namun pada masa itu hanya sebatas menikmati saja. Namun pandangaku terhadap dunia perK-Pop-an berubah saat mulai menyukai BTS. Dimana aku mempelajari satu hal baru yang tidak aku dapatkan pada grup idol kesukaanku dulu yaitu makna dari sebuah KERJA KERAS.

Advertisement

14 Februari 2014, hari dimana aku secara resmi menobatkan diri sebagai seorang “ARMY” (fans BTS), dimana MV pertama yang membuat aku langsung jatuh hati pada BTS adalah Boy in Luv. “Pertemuan” kami bisa dibilang tidak sengaja, dimana pada saat itu MV tersebut tiba-tiba muncul dilaman rekomendasi Youtube-ku. Karena tertarik dengan konsepnya yang mengusung tema anak sekolahan tanpa pikir panjang aku langsung mendownloadnya. Sepulangnya dari warnet (maklum karena gak punya akses internet di rumah) aku langsung menonton MV tersebut, and BOOM..!!            

Musik dengan genre hip-hop yang easy listening, dancenya yang powerful dan energik, ditambah dengan membernya yang ganteng-ganteng (bonus) membuat aku otomastis penasaran dengan boyband ini. Bias pertamaku di BTS adalah J-Hope, dimana gerakan dancenya begitu lihai dan sangat rapi. Sangking sukanya, aku berkali-kali menonton dance practice mereka. Dihari berikutnya aku pergi lagi ke warnet untuk mencari biodata, video dan lagu-lagu mereka sebelumnya.              

Dan ternyata aku baru sadar, sebelumnya aku sudah pernah menonton MV mereka kalo tidak salah judulnya “We are Bulletproof” yang videonya aku dapat dari teman satu geng yang pada saat itu kami sama-sama menyukai salah satu boyband yang namanya sedang booming ditahun 2014. Dan salah satu membernya mirip dengan personil BTS yaitu V. Aku juga tidak lupa merekomendasikan lagu-lagu BTS ke teman-teman satu geng ku, tapi tanggapan mereka malah berbeda. Mereka menyebutku “pengkhianat” karena tidak setia dengan boyband sebelumnya HAHAHA..            

Advertisement

Tapi bagaimanapun aku sudah terlanjur suka dengan mereka, ke-7 personil dengan keunikan masing-masing, RM seorang leader yang punya IQ tinggi, pintar berbahasa Inggris, namun cendrung ceroboh, Jin “fake maknae”nya BTS yang tingkahnya selalu bikin ngakak padahal yang paling tua, Suga cuek-cuek namun perhatian yang kalo lagi nge-rap kecepatannya naudzubillah, J-Hope yang ternyata main-dancernya BTS (pantesan doi jago ngedance), Jimin si”angel”nya BTS yang super-duper perhatian, Taehyung “alien”nya BTS karena punya sikap aneh tapi bikin sayang *eitsss dan kalo lgi ngedance facial expressionnya bisa bikin anak perawan jejeritan wkwkwk (termasuk aku yang sejak era “Fire” jadi ngebiasin dia sampe sekarang) dan terakhir si Golden maknae Jungkookie yang serba bisa. Tak lupa aku juga membeli majalah Gaul hanya untuk mencari info atau poster mereka (penggemar K-pop zaman old pasti kenal majalah ini haha)            

Sejak menyukai K-pop ditahun 2009, BTS merupakan satu-satunya boyband yang menurutku apa adanya. Ini tergambar melalui video kekonyolan mereka di Bangtan Bomb yang jadi moodbooster banget. Tidak hanya itu mereka juga aktif menyapa para fansnya melalui media sosial. Dan inilah yang menurutku tidak berubah dari BTS, selalu humble dan perhatian kepada para ARMY. Disetiap konser atau lagi speech tidak pernah lupa menyebut terima kasih untuk ARMY. Dan memang nama besar BTS tidak bisa dilepaskan dari peran ARMY yang solid. Aku menyaksikan bagaimana boyband yang debut ditahun 2013 ini berkembang dan menjadi terkenal dimasa sekarang.            

Advertisement

Satu hal yang benar-benar aku pelajari dari perjalanan karier BTS adalah usaha dan kerja keras tidak akan pernah mengkhianati. Boyband yang bernaung dilabel yang tidak terkenal dan tidak kaya telah sukses membuktikan bahwa dengan kerja keras semua impian bisa tercapai. Boyband yang dulunya hanya berpakaian biasa, makan direstoran kecil bahkan sampai memberian tiket konsernya secara cuma-cuma (variety show AHL) sekarang sudah menjadi boyband terkenal yang namanya sudah diperhitungkan dan tidak dianggap sebelah mata lagi. Tampil dengan pakaian branded dan bermerk, sampai-sampai bisa Go International.            

BTS boyband yang selalu menampilan perform dengan tarian yang energik, membuat lagu dengan lirik menyentuh dan memberikan makna yang dalam sekarang sudah banyak mendapatkan penghargaan tidak hanya di Korea tapi juga dunia. Dimulai dari penghargaan pendatang baru, boyband terbaik, hingga mendapatkan daesang dan terakhir mendapatkan piala di BBMAs. Tidak hanya itu, mereka juga diundang ke acara bergengsi dunia permusikan dunia yaitu Grammy Award. BTS benar-benar telah membuktikan bahwa kesuksesan itu milik semua orang yang mau berusaha tidak peduli apa latar belakang kita ataupun tanggapan orang lain terhadap kita, asalkan kita tetap mau berusaha dengan keras tidak ada yang tidak mungkin didunia ini.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE