Terima kasih sudah datang, tapi aku belum siap melepas kesedihan…

Rasanya baru kemarin aku merasakan patah hati, dan mulai malas untuk jatuh cinta lagi. Rasanya baru kemarin aku menangis dengan begitu sedih, saat dia yang begitu aku sayangi meninggalkanku dalam sepi. Lalu kau datang dan mulai memberiku perhatian, aku masih begitu bebal dan menolak untuk kau perhatikan. Aku masih ingin sendiri, kataku.

Advertisement

Tak usah berjanji apa-apa, cukup buktikan saja lewat laku nyata..

Kamu seakan tak mau menyerah untuk memilikiku, kamu begitu gigih ingin berjuang agar bisa bersamaku. Mungkin suatu hari nanti aku akan membuka hati untukmu, tapi tidak untuk saat ini. Aku selalu bilang bahwa aku tak suka laki-laki pemberi janji, karena begitu banyak janji yang tak bisa mereka tepati. Kalau pada akhirnya hanya membuatku berekspektasi, lebih baik tak usah berjanji apa-apa dan buktikan saja lewat laku diri.

Aku memang belum siap membuka hati..

Advertisement

Maaf tapi aku belum merasakan apa-apa, hatiku seakan masih belum ingin terbuka untuk siapa-siapa. Tak kusangka luka yang dulu masih membekas begitu nyata. Semoga kau masih bisa menerima, atau aku akan biarkan kamu mencari seseorang yang akan lebih baik cintanya.

Aku tak akan memaksakan agar kau tetap tinggal, itu hakmu apakah ingin bertahan atau menyerah pada keadaan. Yang pasti aku belum mendapatkan reaksi kimia dari rasa jatuh cinta padamu. Semua ini masih tak begitu nyata. Mereka bilang cinta itu akan tumbuh karena sudah terbiasa, tapi bagaimana cinta itu bisa tumbuh saat tak ada debar dalam dada saat berjumpa.

Mungkin orang-orang akan mengatakan aku tak pandai bersyukur karena sudah dicintai tapi tak mampu membalas mencintai, tapi mereka tak merasakan apa yang aku rasakan. Aku tak ingin mencintai karena belas kasihan, biarkan rasa itu tumbuh secara perlahan tanpa paksaan.

Mencintaiku memang tak mudah..

Mencintaiku memang tak mudah, kamu harus kuat menghadapi egoku yang dominan. Kamu harus sabar menghadapi sifatku yang kadang menyebalkan dan kekanakan. Kamu akan sering mengalah karena aku yang tak mau kalah. Emosiku pun kadang tak tentu arah, sungguh ini akan sulit kalau kau tak benar-benar menyayangiku. Aku tak suka mendengar janji palsu, karena bagiku kejujuranlah yang nomor satu.

Mungkin nanti hari-harimu akan sulit saat aku yang mulai manja, karena pada dasarnya aku hanya ingin dicinta. Silahkan pikirkan lagi jika ingin bersamaku, dan berusahalah mencuri perhatianku. Karena pada dasarnya cinta itu bisa diusahakan, tergantung caramu meyakinkan. Karena mustahil aku tidak membuka hati, kalau kamu memang layak untuk aku sayangi.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya