Pertama saya akan membuka artikel ini dengan topik dari artikel ini yang berelasi dengan Lingkungan hidup dan aspek lingkungan hidup yang saya gunakan untuk artikel ini berupa tentang  Pencemaran Tanah dan efeknya terhadap lingkungan hidup.

Di dalam artikel ini yang saya akan membahaskan terhadap para  pembaca berupa tentang apa itu yang dimaksud dengan pencemaran tanah serta efek yang dapat disebabkanya oleh karena fenomena alam ini yang berpengaruh terhadap lingkungan, serta saya akan juga membahaskan  penyebabnya terjadi pencemaran tanah, jenis-jenis polutan yang ada dan solusi-solusi yang dapat digunakan untuk mengurangi pencemaran tanah.

Pencemaran Tanah merupakan kondisi di mana di dalam tanah terdapat bahan-bahan beracun (Polutan dan  kontaminan) yang memiliki konsentarsi yang cukup tinggi sehingga memilki potensi yang dapat mengefek gangguan terhadap kesehatan baik itu manusia atau ekosistem di sekitarnya, namun juga terdapat beberapa peristiwa dimana polutanya berasal dari tanah itu sendiri (alami) bahkan juga ketika mereka masih kurang tingkat polusinya, polusi di dalam tanh juga dikatakan sebab tingkat kontaminan yang berada di tanah melebihi tingkat yang alaminya, jadi pencemaran tanah juga bisa dikatakan sebgai polusi tanah dimana terjadi proses pengendapan limbah-limbah pabrik baik padat atau cair di luar atau di dalam tanah yang menyebabkan resiko terjadinya gangguan kesehatan yang kurang bagus di dalam area yang terkena polusinya.

Penyebab terjadinya pencemaran tanah terdapt dua sumber yaitu seperti yang udah telah disebutkan di atas yang berupa secara alami dan non-alami (perbuatan manusia):

Polutan yang secara alami berupa proses akumulasi bahan kimia yang beracun yang terjadi di dalam tanah itu sendiri, namun terdapat contoh dimana proses ini terjadi yaitu  bila terdapat akumulasi peklorat yang lebih tinggi dari biasanya, sedangkan dalam proses perbuatan manusia terjadi dengan polutan/kontamina yang dibuat oleh manusia sendiri yang juga merupakan sumber utama terjadinya pencemaran tanah. Polutan ini  terdiri dari  berbagai macam bahan-bahan kimia baik secara organic atau anorganik, dan bila mereka bisa mencemari tanah dengan dirinya sendiri atau dengan mengkombinasikan diri mereka dengan kontaminan yang suda ada di dalam tanah, dan biasanya kontaminan ini bisa mencemar terhadap tanah oleh pembuangan limbah-limbah pabrik secara asal dan juga dari sumber industry dan perkotaan, kegiataan industri dan pestisida yang digunakan dalam pertanian.

Polusi tanah terjadi karena pengaruh dari kontamina dan polutan, polutan utamanya berasal dari agen biologi dan akitivitas manusia. Pencemaran tanah berupa hasil dari polutan/kontaminan yang telah mencemarkan tanah dan aktivitas manusia yang dapat mencemarkan tanah dapat berjangkau dari pertanian yang menggunakan pestisida untuk menanam tanamanya sampai dengan limbah-limbah kotoran industri dan juga emisi radioaktif dari berbagai zat-zat beracun. Secara singkatnya jenis-jenis polutan dapat dikategorikan menjadi lima macam yaitu: Agen Biologi (kotoran hewan, burung dan manusia), Praktik Pertanian(menggunakan pestisida, herbisida, pupuk kandang), Pola Radiaktif(Radium. Theorium, Uranium, Nitrogen dapat menyusup ke dalam tanah), Limbah perkotaan(limbah rumah tangga dan komersial) dan Limbah Industri (Baja,Pestisida,Tekstil,kaca, semen, kilang minyak, pabrik gula dan industry minyak bumi)

Contoh-contoh polutan tanah yang paling sering bermasalah ( mengefek pada tanah berupa): lead, arsenik, merkuri, tembaga, seng, nikel, hidrokarbon polioromatik, heribsida/insektisida. Namun semua tanah baik bila mereka tercemar atau tidak mengandung berbagai kontaminan yang secara alami yang berupa logam,ion anaorganik dan garam, juga termasuk senyawa yang organic seperti lipid, DNA, asam lemak, hidrokarbon, PAH, alkohol dan lain-lain, yang terbentuk melalui aktivitas dari mikroba tanah dan dekomposisi organisme organic seperti tumbuhan dan hewan. Selain dari contoh-contoh di atas senyawa juga dapat masuk ke dalam tanah melalui atmosfer seperti dengan air hujan, aktivitas dari angin/ gangguan tanah yang lain bahkan juga dapat masuk dari badan permukaan air dan air tanah yang dangkal mengalir melalui tanah.

Akibat yang ditumbulkan dari polusi tanah seperti yang dikatakan di atas mengefek kesehatan manusia yang terkena di dalam area pencemaranya, namun akibatnya dapat berjangka melalui usia, status kesehatan dan jenis polutan dan kontamina yang terhirup atau tertelan, tetapi biasanya anak-anak lebih mudah terinfeksi oleh polutanya sebab terlalu sering mereka main di tanah dan juga mereka memiliki daya tahan tubuh yang sanagt rendah sehingga prioritasny abila terdapat daerah dimana tanah terpolusi berupa anak-anak namun juga polusi juga menyerang eksosistem seperti dengan efek dari pencemaran udara. Akibat utama dari pencemaran udara merupakan penyakit-penyakit yang dapat ditumbulkan dari pencemaran tanah (Polusi tanah) yang dapat tertular melalui penghirupan gas yang berasal dari tanah yang tercemar oleh polutan yang dapat menyebabkan penyakit yang mulai dari sakit kepala, mual, kelelelahan, ruam kulit, iritasi mata dan juga berpotensi menimbulkan kondisi yang lebih parah seperti Penyumbatan neuromuskular, kerusakan ginjal dan hati serta beragam macam bentuk kanker.

Namun cara untuk menangani dan menguranginya dapat dilakukan dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang berorientasi ramah lingkungan dan juga bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti mengurangkan penggunaan pestisida dalam pertanian, pastikan tidak membuang sampah secara sembarangan, mengolah samaph organic menjadi kompos, Bioremediasi, menngunakan dan membeli produk yang dapat dengan mudah diolah/ secara alami dapat terurai di dalam tanah, hindari membeli barang-barang kemasan, menyediakan tempat organic dan anorganik di berbagai tempat.

Sekian ini adalah kontribusi artikel saya terhadap kelompok saya  namun  saya juga berharap bahwa artikel ini juga dapat memberikan pandangan yang jelas terhadap masalah yang dapat ditumbulkan pencemaran tanah  terhadap lingkungan hidup

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya