Buat kamu yang pelajar atau mahasiswa,  pasti punya cita-cita untuk berprofesi menjadi apa kelaknya dan dengan gaji berapa,  terus pengen punya properti apa dan seterusnya. Tahapan untuk bisa kerja yang enak dan gaji yang tinggi ditambah fasilitas yang mumpuni kamu pasti harus punya pendidikan yang memadai juga.  Karena tidak mungkin pula suatu perusahaan mau ngeluarin gaji kamu yang terbilang "lumayan" tapi kamu tidak kasih feedback apapun,  iya kan?  Itu bukan rahasia umum lagi lho.

Nah dimulai dari playgroup dan masuk taman kanak-kanak, terus ke sekolah dasar, sekolah menengah pertama,  naik lagi ke sekolah menengah atas,  lanjut kuliah,  diploma,  srata satu sampai srata tiga harus kamu tempuh.  Belum lagi ditambah softskill lainnya yang harus kamu kuasai. Biasanya kamu dituntut harus jago menghitung,  main komputer,  olah data, punya jiwa kepemimpinan tinggi, berlogika,  beretika,  dan menguasai  bahasa inggris juga.  Kalau semuanya udah kamu kuasain,  dijamin deh kamu pasti dapat kerja dengan mudah. 

Advertisement

Tapi apa kamu akan benar-benar puas?

Ketika kamu masih jadi mahasiswa pasti keinginan kamu bisa dapat kerja segera dengan gaji besar,  syukur – syukur kerjaannya enak hehehe.



Nah ketika gaji kamu besar apa lagi yang ingin kamu tuju?  Gaji hanya sekadar angka. Nggak akan ada habisnya deh. Sekarang mungkin kamu kepengen dapet gaji diangka tertentu,  ketika angka itu kamu sudai capai, angka lebih tingginya akan muncul tuh buat kamu capai lagi. Jadi nggak kan ada beresnya,  kan angka itu berlanjut terus dan tak terkira.

Nah kalau kamu ada di posisi dimana kamu sudah punya pendidikan tinggi dengan gaji besar tapi kamu masih saja merasa kurang,  berarti jiwa kamu kosong. 

Advertisement

Pada dasarnya kenikmatan dunia tidak akan ada habisnya kan?  Ditambah lagi sebagai manusia kita yang berkodrat makhluk sosial tidak akan pernah merasa puas. Jadi kalau kamu mengejar dunia terus tanpa kamu imbangi dengan ibadah, jiwamu akan terus merasa kosong. Seperti perut kamu yang butuh makan dan asupan,  jiwa kamu juga sama. 

Coba deh ikut kajian dan mendekati diri kamu kepada Tuhan. Kamu juga perlu berada di sekeliling orang-orang yang punya pikiran positif, jadi ketika kamu mulai lemah,  kamu terus bisa bangkit.  Biar apa yang udah kamu capai benar-benar bisa kamu nikmati lahir dan batin. Kita sama-sama punya waktu 24 jam dari Tuhan, jadi coba manage waktumu untuk bisa bekerja,  beribadah, me time juga kumpul sama orang- orang yang kamu sayang di sekeliling kamu.

Sedihkan kalau udah berjuang jauh tapi kamu merasa ada yang kosong di diri kamu? 

Boleh kok kamu berambisi,  tapi ingat ya ambisi akan terus kuasai diri kamu ketika kamu tidak bisa menyukuri. Ayo perbaiki diri!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya