#HipweeDaebak-Annyeong! Kenalin Aku K-popers Angkatan Pandemi, Jalur Benci Jadi Cinta

Teruntuk gebetanku, maaf ya kisah cintaku dengan oppa Korea lebih daebak daripada kisah cinta kita~

Semua berawal dari mas-mas warnet yang muter lagu K-pop keraaaas banget setiap hari. Saking easy listeningnya aku bisa hafal beberapa lagu tapi belum tertarik untuk cari tau lebih lanjut. Sampai suatu hari aku beli kartu memori dan minta masnya isiin lagu karena males kalau download di warnet, keburu layarnya berubah jadi gambar lumba-lumba. Nah waktu aku denger lagu-lagunya ternyata ada lagu yang diputer mas-mas warnet. Dari situ aku tau Super Junior, SNSD, 2NE1, dan grup K-pop generasi 2 yang lain.

Advertisement

Besoknya aku penasaran dong sama wajah-wajah mereka, aku tonton lah musik videonya di Youtube.


Wah, ganteeeeng banget! Tapi kok laki-laki badannya lentur dan pake make-up?


Kurang lebih itu yang ada dipikiranku sebagai anak SMP. Aku belum bisa melihat apa yang menarik dari grup K-pop selain lagunya yang easy listening. Waktu itu oppa Korea belum bisa menggantikan posisi laki-laki 2 dimensi di dalam komik yang ku baca.

Advertisement

Selang beberapa tahun, aku nggak pernah main ke warnet lagi karena semua sudah terfasilitasi di rumah. Aku memutuskan untuk membuat akun-akun media sosial salah satunya akun Twitter. Berita-berita dari seluruh dunia menyebar cepat di Twitter, muncul di kolom trending dan ya.. war antar fandom pun bertebaran disitu. Aku sempat ngerasa bersyukur karena nggak jadi bagian dari mereka dan aku makin nggak mau terpapar demam Korea.

Sejak saat itu aku pikir semua K-popers dan K-Drama Lovers pasti suka ribut dan terlalu berlebihan. Walaupun begitu aku nggak pernah bilang ataupun ngehina mereka karena aku takut diajak ribut, serius. Aku berusaha untuk nggak mau tau sampai corona datang menyerang. Nggak ada angin, nggak ada hujan, teman dekatku kasih rekomendasi K-Drama dan dengan jaimnya aku tolak. Tapi tiba-tiba Lee Min Ho lewat di FYP Tiktokku nggak pake permisi,

Advertisement


Ganteng juga, like ahh hehe


Niat hati cuma like sekali tapi malah muncul berkali-kali 🙁 Disusul sama Hyun Bin si ahjussi rasa oppa, GANTENG BANGET WOY NGGAK BISA AKU TUH!

Akhirnya aku yang mumet karena kelamaan di rumah aja memutuskan untuk ngalah. Temanku sampai kasih list aktor-aktor tampan Korea dan aku jatuh cinta sama Gong Yoo, entah kenapa aura ahjussi lebih berkarisma HAHA. Kamu pasti bisa tebak dong apa drama Korea pertama yang aku tonton? YAAAAA "Guardian: The Lonely and Great God (Goblin)". Disitu aku sadar kenapa orang-orang cinta banget sama K-Drama, mulai dari pemain, alur cerita, pengambilan gambar, sampai ke soundtrack SEMUANYA DAEBAK. Aku nangis di tiap episode dan sudah pasti oleng ke Lee Dong Wook, kayaknya nggak bisa kalau nggak oleng di dunia perkoreaan.

Beres nonton aku denger soundtrack-soundtracknya yang sopan banget di telinga. Ada satu soundtrack khas dari drakor Goblin judulnya Stay With Me, lagu itu dinyanyiin sama Chanyeol EXO feat. Punch. Teman sekaligus mentorku di dunia perkoreaan ini (yaelah mentor HAHA) cinta banget sama EXO, mulai lah ada celah untuk dia ngeracun tapi aku masih capek habis marathon Goblin 16 episode 5 hari. Bagi pendatang baru itu cukup berlebihan ditambah aku langsung lanjut nonton Itaewon Class.

Disela-sela bucinku sama Gong Yoo dan Seo Joon tiba-tiba video Sehun EXO lewat di FYP Tiktokku, aku nggak ngerti FYP Tiktok bisa baca situasi kali ya? Seakan-akan semesta mendukung aku untuk jadi fangirl. Aku cerita lah ke temanku itu, ehh dia malah makin ngeracun. Dia kirim rekomendasi lagu EXO, konten-konten EXO, foto-foto member EXO, sampai sejarahnya dia ceritain. Awalnya lagu EXO kurang masuk di telingaku tapi temanku tetap berusaha sampai akhirnya aku jatuh cinta sama salah satu ballad song mereka judulnya "Wait". Di waktu yang sama aku melihat sosok oppa gemas dengan suara emas bernama Do Kyung Soo, dia langsung jadi ultimate biasku.

Hal yang menyedihkan adalah D.O. lagi wajib militer 🙁 Temanku kasih tau salah satu lagu solo D.O. yang dia ciptain sendiri sebagai hadiah untuk fansnya sebelum berangkat wamil, judul lagunya That's Okay. Lagu itu aku denger tiap malem sebelum tidur sambil ngitung hari dia selesai wamil, aku semakin kagum karena makna dibalik lagu itu sangaaat dalam. Kalau dilihat dari usia, member-member EXO akan berangkat wamil berturut-turut dan kemungkinan comeback full member tahun 2025. Aku baru mulai ngestan udah harus nunggu kurang lebih 5 tahun, sedih banget nggak sih? Tapi nggak apa-apa, masih banyak konten-konten lama mereka yang belum aku tonton, lagu-lagu mereka pun udah banyak jadi bisa ku denger setiap hari.

Aku nggak nutup telinga untuk lagu-lagu dari grup K-pop lain, salah satunya SuperM. Memang sih alasan utama stalking SuperM karena ada member EXO disitu tapi lama-lama aku oleng ke Mark dan ya.. aku mulai PDKT sama NCT. Awalnya pusing karena NCT punya banyak member dan sub-unit, tapi lama-lama aku mulai hafal bahkan oleng setiap hari.

Jujur sejauh ini aku bahagia sih 😀 Lagu dan konten-konten mereka bagus, naikin mood, dan bikin semangat nugas. Sempet nyesel juga kenapa ga demam korea sejak dini?! Siapa tau aku ada motivasi untuk jadi trainee terus debut HAHA. Oh iya, kamu harus tau hal-hal yang aku dapet selama kurang lebih 5 bulan terpapar demam Korea :


  • Dance itu seni dan aku sadar kalau seni adalah bentuk ekspresi diri. Seseorang membuat sebuah karya seni untuk mengekspresikan apa yang dia rasa, apa yang dia pikirkan, apa yang dia sukai jadi nggak pandang usia, gender, dan lain sebagainya.

  • Make-up juga seni, ya mungkin laki-laki bermake-up masih tabu disini tapi apa salahnya kalau pelaku seni mau mendalami sebuah karakter dalam musik video atau sekadar untuk terlihat lebih fresh.

  • Halusinasi atau membawa scene-scene drama Korea ke kehidupan nyata menurut aku hak setiap orang, itu kebahagiaan dia yang nggak bisa kita kontrol. Selebihnya banyak pesan-pesan moral juga kok yang bisa kita ambil dan kita terapkan di kehidupan sehari-hari.

  • Terakhir fans-fans yang suka war, temanku bilang itu hanya oknum yang penting kita nggak jadi sama seperti mereka. Lagipula itu hak mereka, kadang tujuan mereka baik tapi penyampaiannya aja yang kurang tepat.

Waaah panjang juga ya kisah cintaku dengan oppa Korea. Semoga ini bisa menjadi hobi baru yang bermanfaat 🙂 Aku sendiri lagi belajar bahasa Korea nih, siapa tau suatu saat bisa jadi translator di konsernya mas bias. Untuk kamu, semangat menjalani hobi yang positif ya! Bias-bias kita pasti bangga kalau karyanya membawa dampak positif.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE