#HipweeDaebak-Kebahagiaan Kecil yang Sangat Berharga

Sebuah cerita mendapatkan kebahagiaan

Jika kalian ditanya, jenis musik apa sih yang sedang digemari oleh anak muda zaman sekarang? Sebagian besar dari kalian pasti akan menjawab musik K-Pop. Siapa sih yang gak tahu K-Pop? Jika kalian bukan K-Popers pun kalian pasti tahu Blackpink atau BTS, atau minimal tahu lagu-lagu K-Pop yang popular seperti  Ddu-Du-Ddu-Du , Gangnam Style,  Love Scenario, Kokobop, dan lain-lain.  Hayoo ngaku yang bukan K-Popers pasti tahu kan salah satu dari lagu yang disebutkan tadi. Trending di berbagai media sosial media pun hampir semua dikuasai oleh K-Pop, sebut saja trending Twitter dan Yotube yang setiap harinya selalu ada hal yang berkaitan dengan K-Pop

Advertisement

Musik K-Pop sebenarnya sudah dikenal sejak tahun 2000-an. Namun,  pada saat itu pengaruh media sosial belum terlalu kuat  jadi euphoria yang dirasakan terhadap K-Pop tidak sebesar sekarang.  Seperti aku yang sudah suka K-Pop dari tahun 2011, pertama kali dikenalkan K-Pop oleh teman aku yang kebetulan baru pindah dari kota.  Dia ngenalin K-Pop ke aku lewat lagu SNSD yang judulnya "The Boys". Lagu itu bagus banget sampai sekarang aja aku masih sering mutar lagunya. Temen aku berusaha banget biar aku suka sama K-Pop, dia ngenalin anggota SNSD satu persatu sambil megang posternya.  Terus juga dia nulis di buku sambil dihias-hias indah gitu bukunya . Nah, isi bukunya itu biodata member SNSD dan fakta tiap membernya, lengkap banget pokonya. 

Niat banget kan teman aku, hehe. Sampai aku berhasil hafal anggota SNSD dan suka K-Pop karena dia. Karena udah suka K-Pop, tiap hari aku diajakin ke warnet sama teman aku buat nyari foto, berita, sama lagu-lagu terbaru K-Pop. Saat itu, buat ngehype idol aja harus ke warnet. Maklum, ponsel masih sesuatu yang mahal untuk didapat. Hampir setiap hari ke warnet buat ngehype  idol.  Sampai-sampai nama facebook sama potingan-postingannya berhubungan sama K-Pop semua, contohnya nama facebook aku,  “Vira Yeppeo Yeoja EXO-L” . Duhh  alay banget ya, hehe.

Mesikipun alay tapi itu bagian dari masa pertama kali suka K-Pop yang gak bisa dilupain dan berkesan banget  tentunya. Seiring bertambahnya tahun  kira-kira di tahun 2013, aku ngestan grup yang hebat banget, yaitu EXO. Setiap hari minggu, aku sama  temanku naik angkot keliling kota buat cari salah satu merek majalah yang memuat  tentang K-Pop.  Aku nyari yang isi sama poster majalahnya itu EXO. Tiap ada artikel yang ngebahas tentang EXO, aku gunting artikel sama foto di artikelnya buat ditempel di dinding kamar. Zaman-zaman itu tuh seru banget, ngehype EXO ataupun K-Pop bareng teman, bisa dibilang masa beranjak ke remaja aku bahagia sekali.

Advertisement

Di tahun selanjutnya, pas aku naik kelas 9, keadaan semua berubah. Teman  aku yang biasa ngehype K-Pop bareng  aku pulang lagi ke kota asalnya buat ngelanjutin SMA. Memang dia  lebih tua dari aku jadi dia udah mau  masuk SMA sementara aku masih SMP. Dari situ aku kesepian banget, setiap pulang sekolah gak ada yang ngajak main. Di lingkungan sekitar tempat aku tinggal gak ada yang seumuran jadi aku gak punya teman bermain. Akhirnya, aku berhenti menyukai K-Pop. Selain tidak ada teman, aku harus menghadapi Ujian Nasional dan masuk ke SMA favorit demi masa depanku. Akhirnya, aku berhasil masuk SMA favorit dengan nilai UN yang memuaskan. Namun, kenyataan pahit aku dapatkan saat kelas 10 semester akhir. Aku didiagnosa mengalami gangguan kecemasan oleh dokter.

Sebuah gangguan mental yang aku sendiri belum pernah tahu sebelumnya. Aku didiagnosa ini setelah beberapa bulan tidak bisa tidur dan mengalami ciri-ciri yang mengarah kepada gangguan kecemasan. Aku menduga aku mempunyai gangguan seperti ini dikarenakan aku tertekan bersekolah di sekolah favorit. Setiap harinya terjadi persaingan dalam hal pelajaran maupun harta, siswa-siswi di kelasku juga cenderung berkelompok dan bisa dibilang yang  anggota kelompoknya orang-orang kaya adalah yang berkuasa  di kelas. Akibatnya, aku sangat tertekan bersekolah disana, kondisi lingkunagn kelas sangat tidak sehat.

Advertisement

Akibatnya, aku  jadi takut berada di tempat yang ramai dan kehilangan kepercayaan diri. Saat-saat seperti itu aku rindu masa remajaku yang watunya diisi dengan hal-hal menyenangkan yang berhubungan dengan K-Pop. Karena aku rindu K-Pop, aku mencoba mendengarkan lagu K-Pop kembali. Saat itu, BTS merilis lagu baru yang berjudul “ Spring Day”. Aku mendengarkan lagu itu sebelum tidur dan ternyata memang lagu itu bisa membuatku tenang dan dapat membuatku tidur. Aku memang tidak pernah meminum obat tidur selama hidupku karena aku tidak mau ketergantungan kepada obat.

Jadi,  aku berusaha mencari hal yang bisa membuatku tidur dan kebetulan lagu ini bisa membuat diriku dengan pulas. Lagunya sangat indah, liriknya pun sangat indah. Setelah membaca lirik dari lagu itu, aku berlinang air mata karena artinya sangat dalam dan mengisahkan kerinduan. Aku jadi  rindu pada teman-temanku dulu di kampung. Setelah menyukai lagu Spring Day akhirnya aku memutuskan menjadi fans BTS. Beberapa bulan menyukai BTS, aku juga menyukai grup baru keluaran dari ajang Produce 101, yaitu Wanna One. Aku sangat suka Wanna One karena lagu debut mereka yang membuat hari menjadi bersemangat. Jika aku mendengarkan lagu Spring Day dari BTS sebelum tidur,  aku akan mendengarkan lagu Energetic dari Wanna One ketika aku dalam perjalanan menuju sekolah.

Aku sangat menyukai  kedua grup itu, yaitu BTS dan Wanna One.  Ditambah saat aku menonton reality show yang memperlihatkan tingkah konyol dan lucu mereka, itu dapat membuat mood kembali naik. Setelah kembali mendapatkan kesenangan dan kebahagiaan kembali berkat K-Pop, aku jarang mengalami kecemasan. Selain karena sering berkonsultasi ke psikiater,  hal yang membuat rasa cemasku hilang salah satunya adalah ketika aku merasa cemas aku akan melihat tingkah konyol  para biasku di Youtube dan itu dapat membuat rasa cemasku hilang. Puncakya pada saat 2018, aku mendapatkan kepercayaan diriku kembali berkat BTS yang sering mempromosikan “Love Myself”.

Bahkan lagu BTS yang berjudul “Answer : Love Myself” adalah lagu yang berhasil mengembalikan kepercayaan diriku. Aku sangat berterima kasih kepada K-Pop yang membuat hariku menyenangkan. Tidak peduli seberapa pandangan orang yang menganggap K-Pop itu negatif, tapi menurutku K-Pop adalah hal yang membuat diriku kembali bangkit dari segala ketertekanan. Mungkin jika aku tidak mendengarkan kembali lagu K-Pop, hingga saat ini aku akan hidup dalam keterpurukan. Namun, Tuhan masih memberiku kebahagiaan melalui K-Pop.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement

“Artikel ini merupakan kiriman dari pembaca hipwee, isi artikel sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.”

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE