Pernah dengar istilah "Daddy Issues" ?

Atau ada yang ingat dengan kalimat Barney Stinson ini?

Advertisement

"You know who is confused? Bimbos. They’re easily confused. It’s one of the thousand little things I love about them. I love their vacant, trusting stares; their sluggish, unencumbered minds; their unresolved daddy issues. I love them Lily, and they love me. Bimbos have always been there for me, through thick and thin-mostly thin. B-man don’t do thick crust, what up!"

Well, Barney tidak salah. Perempuan dengan Daddy Issues adalah wanita paling rentan, paling rapuh, dan paling bingung. Meskipun sebagian besar justru terlihat pura-pura kuat dan tidak sadar dengan kerapuhan mereka.

Tidak ada definisi mutlak yang bisa menjelaskan tentang Daddy Issues pada wanita dengan tepat. Tapi, ketika seorang perempuan tumbuh with the lack of father figure, mereka tumbuh dengan ruang kosong dalam jiwanya. Percayalah, setiap perempuan butuh figur ayah lebih dari seorang laki-laki membutuhkan kasih sayang ayahnya.

Advertisement

But Why?

That feeling when you know there is someone out there who would kill a man if they hurt you. Perasaan ketika mengetahui ada orang di dunia ini yang rela melakukan apapun demi kebahagiaannya, yang rela jungkir balik demi melihat tawanya, yang rela menukar keringat dan darah mereka demi perasaan aman dan nyamannya.

Bagaimana mungkin perasaan seperti itu akan dirasakan oleh perempuan yang tidak "puas" dengan figur seorang ayah?

Pada umumnya, mereka (perempuan) yang tumbuh tanpa figur ideal seorang ayah akan tumbuh menjadi perempuan yang rentan tertarik pada pria yang jauh lebih berumur darinya. Dengan alasan "pria dewasa lebih matang", atau "pria dewasa selalu lebih penyayang dan romantis", mereka sulit atau bahkan tidak tertarik sama sekali dengan pria-pria seumuran. Padahal, orientasi ketertarikan mereka ini adalah bentuk pemuasan jiwa mereka terhadap father figure yang hilang selama masa tumbuhnya.

"I don’t like boys, I love men!"

Dikarenakan lebih menyukai pria dewasa ketimbang yang seumuran, perempuan dengan daddy issues menjadi lebih sulit untuk didekati oleh pria seumuran. Apalagi oleh pria yang tidak bisa memenuhi kriteria ideal mereka terhadap "lost father figure" yang mereka cari.

Jadi gimana dong cara menangin hati cewek dengan daddy issues?

Tidak ada ikan yang tidak butuh air. Begitu sederhananya. Meskipun mereka tertarik dengan pria dewasa (secara umur), bukan tidak mungkin pria seumuran tidak bisa memenangkan hati para perempuan dengan daddy issues ini.

Masih ingat dengan teori 3 langkah membuat perempuan tidak bisa lepas darimu? Biar saya ingatkan lagi.

Jadi, pada dasarnya semua wanita, perempuan, cewek, atau apapun cara Anda menyebutnya adalah sama; butuh untuk disayangi.

Lantas bagaimana cara menyayangi yang benar jika doi sama sekali tidak betah dekat denganmu?

Ingat, semua wanita hanya butuh merasa nyaman. Jadi buat mereka tertawa untuk menciptakan rasa nyaman itu. Buat ia betah dan tergantung dengan kehadiranmu. Dan jadilah dewasa dengan bijak mengambil keputusan ketika sedang bersamanya. Memilih tempat makan misalnya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya